Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Pertolongan Pertama Pada Saat Tersedak

Pertolongan Pertama Pada Saat Tersedak

Selasa, 31/07/2018 | 15:56 WIB

General

Share this article

Pertolongan Pertama Pada Saat Tersedak


Tersedak merupakan penyumbatan yang terjadi pada saluran napas atas yang biasanya disebabkan oleh makanan atau benda lain sehingga menghambat aktivitas pernapasan. Tersedak dapat menyebabkan batuk, tetapi pada kasus gawat darurat, tersedak dapat menyebabkan kematian.

Pada kasus gawat darurat, hal utama yang perlu dilakukan untuk mengatasi kondisi tersedak yaitu membuka jalan napas.

Penyebab terjadinya tersedak adalah :

  • Makan makanan yang terlalu besar. Tersedak paling sering terjadi ketika makanan tidak dikunyah dengan benar, atau makan sambil berbicara dan tertawa.
  • Adanya air yang masuk ke rongga pernapasan (tenggorokan)
  • Anak-anak biasanya menaruh benda-benda kecil ke dalam mulut mereka, yang mungkin tersangkut di tenggorokan.

Gejala tersedak antara lain :

  • Pasien dalam keadaan sadar namun mengalami rasa panik
  • Adanya batuk yang kemudian diikuti sesak napas hingga tidak dapat bernapas sama sekali
  • Terdapat bunyi napas tambahan pada orang tersebut
  • Selanjutnya mengalami hilang kesadaran
Bunyi Napas Tambahan :
  • Mengorok
  • Suara Berkumur
  • Stridor
Penyebab :
  • Sumbatan sebagian di laring
  • Cairan
  • Benda Padat
Tindakan :
  • Head tilt chin lift. Ekstensi leher angkat dagu
  • Miringkan pasien
  • Mengeluarkan benda dengan cairan

Pertolongan pertama pada tersedak adalah :

1. Manuver tepuk punggung

Dilakukan pada anak yang berusia lebih muda dari 1 tahun. Apabila bayi tersedak dan susah bernapas, Anda semestinya bertindak cekatan agar menghindari risiko yang mengancam jiwa. Posisikan punggung bayi menghadap diri kita, topang leher dan kepala dengan menggunakan satu tangan. Kemudian arahkan wajah anak ke bawah. Posisikan tubuh bayi pada pose terlungkup dengan kepala lebih rendah dari tubuh. Tepuk punggung diantara bahu dan belikat dengan tumit tangan Anda sebanyak 5 kali. Pada bayi, sanggah bagian kepala dengan menggunakan ibu jari di satu sisi rahang dan pada sisi lain rahang memakai satu atau dua jari tangan yang sama namun tidak melakukan penekanan rahang sebelah bawah.

Apabila manuver tepuk punggungtidak berhasil, lakukan lima hentakan dada (chest thrust) ke bayi. Bayi diposisikan terlentang dengan posisi kepala lebih bawah mengarah ke bawah. Supaya lebih aman, sebaiknya penolong memposisikan bagian punggung bayi pada lengan yang sebalahnya dan menyanggah ubun – ubun dengan menggunakan tangan, kemudian sanggah lengan dengan paha. Tentukan posisi hentakan dada pada  bagian tengah tulang dada, kemudian lakukan hentakan dengan menggunakan dua  jari (jari telunjuk dan jari tengah). Jika masih susah bernapas, segera melakukan tindakan ulang dari pertama.

2. Manuver  heimlich

Pertama kali berikan lima hentakan pada sela tulang belikat dengan bagian tumit tangan anda. Jika masih tersedak dan orang tersebut tidak hamil atau tidak terlalu gemuk, lakukan tekanan pada perut :

  • Berdiri pada bagian belakang korban dan lilitkan tangan Anda pada punggung.
  • Posisikan kepalan tangan Anda tepat di sebelah atas pusar orang tersebut. Kemudian pegang kepalan tangan Anda dengan tangan yang lain
  • Tarik ke dalam dan ke atas dengan cepat dan dalam sehingga seperti mencoba mengangkat orang tersebut.
  • Beri hentakan pada perut sebanyak lima kali. sampai pasien terbatuk dan mulai bernapas.

Daftar pustaka :

  • Becker DE, Rosenberg MB, Phero JC. Essential of airway management, oxygenation and ventilation. Anestg prog. 2014 summer.
  • Rosenberg MB, Phero JC. Essential of airway management supraglotic airway. Anesth prog. 2014 summer.
  • Felson F, MD. Choking Treatment. 2017. In WebMD.
  • Alli RA, MD. Choking in Children. 2017. In WebMD.
  • DR. Dr. Somasetia DH, Sp.A(K). M. Kes. Yang Harus Dilakukan jika Anak Tersedak. 2016. Dalam IDAI.


POST A COMMENT

0 Comments