Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Vitamin Daya Tahan Tubuh

Vitamin Daya Tahan Tubuh

Senin, 30/07/2018 | 13:56 WIB

General

Share this article

Vitamin Daya Tahan Tubuh

Vitamin adalah salah satu nutrisi yang diperlukan tubuh. Asupan vitamin yang sesuai berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari berbagai macam penyakit.

Vitamin A
Vitamin A memiliki fungsi penting dalam menjaga kesehatan mata. Selain itu, vitamin A juga penting untuk ketahanan lapisan mukosa pada kulit. Vitamin ini juga berguna untuk mencegah peradangan. Anda direkomendasikan untuk menerima viramin A sekitar 900 mcg/hari.
Buah-buahan dan sayur-sayuran, terutama pepaya  dan wortel merupakan sumber alami utama bagi vitamin A. Selain itu, vitamin A juga dapat ditemukan dalam hati dan kuning telur.

Vitamin C  Selain bekerja sebagai antioksidan, vitamin C juga membantu produksi hormon, transmisi saraf, pembentukan kolagen, dan pembuangan zat buruk dari dalam tubuh. Anda sebaiknya mendapat vitamin C sekitar 90 mg/hari.Vitamin C dapat ditemukan dalam sayuran seperti tomat dan paprika, serta di dalam buah  seperti lemon dan jeruk.

Vitamin D Vitamin D berguna untuk mengatur produksi daya tahan tubuh dan memperkuat tulang dan gigi. Apabila anda berusia dibawah 70 tahun, anda memerlukan 600 IU vitamin D setiap hari, sementara orang yang berusia diatas 70 tahun membutuhkan 800 IU/hari.
Vitamin D hanya dapat diproduksi oleh tubuh melalui paparan dari sinar matahari.

Vitamin E Vitamin E adalah vitamin yang berfungsi sebaagi antioksidan utama di dalam tubuh. Rekomendasi kadar vitamin E adalah 15 mg/hari.
Makanan yang mengandung vitamin E adalah kacang-kacangan dan minyak nabati.

Vitamin B kompleks

Vitamin B kompleks merupakan golongan vitamin yang beberapa jenis antara lain.

  • Vitamin B1 yang juga dikenal sebagai tiamin membantu penyerapan gula dan asam amino oleh tubuh. Orang dewasa sebaiknya mengkonsumsi 1.1 hingga 1.2 mg vitamin B1 setiap hari.Vitamin B1 ini dapat ditemukan pada ragi, gandum utuh, beras merah, daging ayam, daging babi, dan kacang kedelai.
  • Vitamin B2 atau riboflavin membantu penyerapan protein, lemak dan karbohidrat sehingga tubuh dapat memiliki energi yang cukup. Orang dewasa sebaiknya menerima 1.3 mg/hari. Vitamin B2 dapat ditemukan dalam telur, ginjal, hati, susu, dan sayuran hijau seperti bayam.
  • Vitamin B3 atau niasin membantu fungsi sistem pencernaan, kulit, dan sistem persarafan. Anda sebaiknya mengkonsumsi setidaknya 16 mg/hari. Vitamin B3 ini dapat ditemukan pada ayam, turkey, dan kacang tanah.
  • Vitamin B5 atau asam pantotenik diperlukan untuk membuat sel darah dan mengubah makanan menjadi energi.
  • Vitamin B6 atau pirodixin berguna untuk menjaga kesehatan saraf, kulit, dan sel darah merah. Orang dewasa sebaiknya mendapat 1.3 mg/hari, semetara orang yang berusia diatas tahun sebaiknya mendapat 1.7 mg/hari. Vitamin B6 dapat ditemukan dalam sereal, kacang-kacangan, berbagai jenis sayuran, serta daging, hati, dan telur.
  • Vitamin B7 atau biotin bekerja untuk menjaga kadar gula darah agar tetap seimbang. Selain itu, vitamin ini juga dapat menguatkan rambut dan kuku. Tubuh memerlukan setidaknya 300 mikrogram setiap hari. Vitamin B7 berasal dari sayuran hijau, kacang, dan kuning telur.
  • Vitamin B9 atau asam folat sangat diperlukan oleh ibu yang hamil untuk menjaga kesehatan diri dan janinnya, terutama untuk mencegah kecacatan otak dan tulang belakang bayi. Vitamin ini sebaiknya dikonsumsi 400 mikrogram/hari oleh ibu hamil. Vitamin B9 dapat ditemukan dalam berbagai macam sayuran hijau.
  • Vitamin B12 atau hidroxykobalamin memiliki banyak fungsi, salah satunya untuk menjaga kesehatan jaringan saraf otak, serta membantu pembentukan sel darah merah. Orang dewasa sebaiknya mendapat 2.4 mikrogram/hari. B12 dapat dtemukan dalam berbagai produk hewan, seperti telur, ikan, daging, ayam, dan susu.

Daftar Pustaka:

  • Traber MG, Stevens JF. Vitamin C and E: Beneficial effects from a mechanistic perspective. In: PubMed Central: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3156342/. 2011.
  • Rall LC. Vitamin E, Vitamin C, and Immune Response: Recent Advances. In: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK230984/. 1999
  • Mora JR, Iwata M, von Andrian. Vitamin effects on the immune system: vitamins A and D take centre stage. In: PubMed Central: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2906676/#S6title. 2010.
  • Tamura J, Kubota K, Murakami H, Sawamura M, Matsushima T, Tamura T, Saitoh T, Kurabayshi H, Naruse T. Immunomodulation by vitamin B12: augmentation of CD8+ T lymphocytes and natural killer (NK) cell activity in vitamin B12-deficient patients by methyl-B12 treatment. In: PubMed Central: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1905232/. 1999.
  • García-Closas R, Berenguer A, José Tormo M, José Sánchez M, Quirós JR, Navarro C, Arnaud R, Dorronsoro M, Dolores Chirlaque M, Barricarte A, Ardanaz E, Amiano P, Martinez C, Agudo A, González CA. Dietary sources of vitamin C, vitamin E and specific carotenoids in Spain. In: PubMed: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15182404. 2004.
  • Gilbert C. What is vitamin A and why do we need it? In: PubMed Central: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3936685/. 2013.
  • Watanabe F, Yabuta Y, Bito T, Teng F. Vitamin B12-containing plant food sources for vegetarians. In: PubMed: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24803097. 2014.
  • Nair R, Maseeh A. Vitamin D: The “sunshine” vitamin. In: PubMed Central: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3356951/. 2012.
  • Dr. Aaron Gardner. Meet your B vitamins. In: GeneFood.
  • Martel JL, Franklin DS. Vitamin B1 (Thiamine). In: PubMed Bookshelf – NBK482360.
  • Melinda Ratini, DO, MS. Vitamins and Minerals: How Much Should You Take? In: WebMD.
  • Riboflavin. In: National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements.
  • Pyridoxine (Vitamin B6). In: WebMD.
  • Minesh Khatri, MD. Vitamin B12 Deficiency: Causes, Symptoms, and Treatment. In: WebMD.

POST A COMMENT

0 Comments