Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Bayi Kuning

Bayi Kuning

Kamis, 19/07/2018 | 12:30 WIB

Penyakit B

Share this article

Bayi Kuning

Pernahkah Anda menemui bayi kuning? Bayi kuning memiliki  warna kuning pada kulit dan warna putih pada mata. Bayi kuning merupakan hal yang wajar atau normal pada bayi yang baru lahir. Hal ini biasanya tidak menimbulkan masalah dan pada umumnya, penyakit kuning semakin pudar menjelang akhir minggu pertama setelah lahir. Jika penyakit kuning  tidak pudar setelah satu atau dua minggu, itu berarti ada masalah pada bayi tersebut. Jika Anda menemukan bayi yang menderita penyakit kuning lebih dari 1 minggu, Anda sebaiknya menghubungi dokter atau rumah sakit setempat.

Penyebab Bayi Kuning

Darah baru terbentuk sepanjang waktu pada orang dewasa, sedangkan darah yang lama dirombak atau dihancurkan di dalam hati. Darah yang dihancurkan akan menghasilkan bilirubin. Bilirubin ini kemudian akan dikeluarkan oleh tubuh melalui urin dan tinja. Bilirubin merupakan pewarna pada tinja dan juga urin kita.

Sedangkan hati pada bayi yang baru lahir belum berfungsi dengan baik. Fungsi hati bayi akan meningkat seiring bertambahnya waktu. Biasanya hati bayi yang dilahirkan baruakan berfungsi normal dalam satu minggu. Hal inimenyebabkan peningkatan bilirubin dalam darah sehingga mengakibatkan warna kuning pada kulit dan putih mata.

Bayi yang mungkinlebih sering menderita  penyakit kuning adalah:

  • Bayi yang prematur
  • Bayi yang terkena infeksi
  • Bayi rhesus atau rh babies – bayi yang mempunyai golongan darah yang berbeda dengan ibunya. Akibatnya, terjadi suatu reaksidimana seldarah bayimusnah dengan lebih cepat.
  • Bayi yang menderita atresia bilier
  • atresia bilier merupakan suatu keadaan dimana hati tidak memiliki lubang saluran sehingga menyebabkan hambatan aliran empedu (kolestasis). Atresia bilier terjadi karena proses peradangan berkepanjangan yang menyebabkan kerusakan parah pada saluranhati. Hal ini mengakibatkan penumpukan garam empedu dan peningkatan bilirubin di dalam hati dan darah.

Penyebab atresia bilier belum dapat dipastikan. Atresia bilier akan mengakibatkan fibrosis dan sirosis hati pada usia yang sangat dini, bila  tidak ditangani segera. Jika operasi tidak dilakukan, maka angka keberhasilan hidup selama 3 tahun hanya berkisar 10% dan rata - rata meninggal pada usia 12 bulan.

Jika jumlah bilirubin meningkat terlalu tinggi bay imungkin mengantuk. Tingkat bilirubin yang sangat tinggi dapat mengakibatkan masalah pendengaran dan kerusakan otak. Di rumah sakit, diperhatikan agar tingkat bilirubin tidak terlalu tinggi. Penyakit kuning juga mungkin disebabkan oleh penyakit hati. Oleh karena ini, penting agar Anda menghubungi dokter setempat. Salah satu tanda penyakit hati adalah warna tinja bayi yang pucat dan bukannya kuning tua.

Perawatan Pada Bayi Kuning

Bayi yang baru lahir harus terpenuhi kebutuhan minumnya. Penyakit kuning sering lebih parah karena sedikit dehidrasi. Penyakit kuning yang kurang parah pada minggu pertama tidak memerlukan perawatan kecuali minuman. Penyakit kuning yang sedang dirawat dengan meletakkan bayi telanjang (dengan masker perlindungan untuk menutup mata) di bawah lampu cerah atau cahaya yang berwarna biru. Ini dikenal sebagai fototerapi.

Cahaya memecahkan bilirubin dalamkulit dan menjadikan penyakit kuning semakin pudar. Perawatan cahaya ini mungkin mengakibatkan bayi membuang tinja yang cair. Hal ini ditangani dengan meningkatkan jumlah minuman. Terkena cahaya matahari tanpa perhatian mungkin berbahaya dan mengakibatkan kulit terbakar. Dengan penyakit kuning yang parah, bayi mungkin perlu menjalani transfusi darah khusus dimana darah bayi diganti (ditukar) dengan darah yang bersih untuk membuang bilirubin dari tubuh.

Jika penyakit kuning tidak mulai pudar setelah seminggu, atau berkelanjutan setelah dua minggu, silakan hubungi dokter Anda atau rumah sakit setempat.

Masalah Jangka Panjang Penyakit Kuning

Biasanya tidak ada masalah jangka panjang setelah  bayi menderita penyakit kuning. Bayi yang menderita penyakit kuning yang parah harus diperiksa pendengarannya secara berkala. Hal ini sebaiknya dibicarakan dengan dokter Anda atau perawatan kecil. Sekarang ini kerusakan otak akibat penyakit kuning yang parah jarang sekali ditemui karena tingkat penyakit kuning dipantau dengan teliti pada beberap hari pertama kehidupan di rumah sakit atau di rumah dengan program dimana bayi pulang kerumah secara dini.

Daftar Pustaka

Anonim. Penyakit kuning di kalangan bayi yang baru lahir. Journal of Fact Sheet. Randwick: NSW Multicultural Health Communication Service. 2003

Julinar, Jurnalis YD, Sayoeti Y. ATRESIA BILIER. Journal of Majalah Kedokteran  Andalas. Padang: Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. 2009; 33(2): 129-30


POST A COMMENT

0 Comments