Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Perawatan Vagina

Perawatan Vagina

Jumat, 13/07/2018 | 12:22 WIB

General

Share this article

Perawatan Vagina

Vagina merupakan  alat kelamin wanita yang merupakan salah satu bagian dari sistem reproduksi seorang wanita. Saluran lentur vagina terhubung dengan rahim sebagai tempat mulainya pembuahan atau sebagai jalur keluarnya darah menstruasi. Ketika menjalani proses persalinan normal, bayi juga dilahirkan melalui vagina.

Di dalam vagina terdapat banyak bakteri. 95% dari bakteri tersebut adalah Lactobacillus yang menjaga kesehatan vagina secara alami. Selebihnya, bakteri yang dapat ditemukan pada vagina adalah bakteri patogen yang menyebabkan penyakit. Pada dasarnya, vagina mmiliki pH normal yaitu sekitar 4,5. PH normal ini berfungsi untuk menghambat pertumbuhan mikro organisme vaginalis penyebab viniginitis, suatu peradangan pada vagina.

Cara Merawat Vagina

Perawatan Vagina

Vagina milik wanita sangatlah rentan terhadap infeksi. Banyak wanita yang sering mengalami gangguan kesehatan pada vagina seperti keputihan, atau aroma bau, merasa gatal hingga merasa sakit. Untuk menghindari hal-hal tersebut, anda perlu mengetahui metode perawatan vagina yang tepat.

  • Mencuci vagina
    Gunakan air yang bersih untuk membersihkan daerah kewanitaan, terutama setelah buang air kecil dan setelah buang air besar. Cara membasuh yang benar sebaiknya dilakukan dari arah vagina depan ke arah lubang anus di belakang.
  • Hindari sabun antiseptik
    Vagina sebaiknya tidak dibasuh dengan sembarang sabun cuci atau sabun mandi. Gunakanlah sabun pembersih daerah kewanitaan yang sudah diproses secara spesial atau hanya gunakan air hangat untuk membersihkannya.
  • Hindari pantyliner
    Jangan terlalu sering menggunakan pantyliner atau pembalut karena vagina juga memerlukan udara yang cukup. Sebaiknya, hanya gunakan lapisan pantyliner ketika memang dibutuhkan.
  • Sering ganti celana dalam
    Celana dalam yang digunakan terlalu lama akan menjadi tempat menumpuknya bakteri berbahaya. Sebaiknya, celana dalam diganti minimal 2 kali sehari untuk menjaga kesehatan dan kebersihan vagina.
  • Bahan celana dalam
    Pilihlah celana dalam yang dibuat dari bahan penyerap keringat. Selain itu, celana dalam juga sebaiknya tidak terlalu ketat.
  • Pembalut
    Ketika sedang menstruasi, pembalut yang digunakan sebaiknya sering diganti, dari 4 hingga 5 kali sehari.
  • Check-up teratur
    Untuk memastikan tubuh tetap sehat diperlukan pengecekan berkala ke dokter. Begitu juga untuk menjaga kesehatan vagina. Kunjungi dokter untuk memastikan bahwa vagina anda tidak menderita dari masalah atau penyakit apa pun.

Daftar Pustaka:

  • Ocviyanti C, et al., 2009. Profil Flora Vagina dan Tingkat Keasaman Vagina perempuan Indonesia. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Vol. 33 No. 2.
  • Winerungan, Ester Maria, et al., 2013. Hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dengan Kejadian Iritasi Vagina Saat Menstruasi pada Remaja di SMP Negeri 8 Manado. Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Vol 1 No 1.
  • Hoffman M. The Vagina (Human Anatomy): Picture, Parts, Function & Problems. In: WebMD.

POST A COMMENT

0 Comments