Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Fungsi Paru-Paru

Fungsi Paru-Paru

Jumat, 13/07/2018 | 12:04 WIB

General

Share this article

Fungsi Paru-paru

Semua orang perlu bernapas dalam kehidupan sehari-hari. Tubuh manusia memiliki sistem pernapasan yang tersusun dari berbagai anggota tubuh yang rumit, salah satunya adalah paru-paru.

Paru-paru adalah salah satu organ yang berukuran besar dan memiliki tekstur yang mirip seperti spons. Paru-paru ini bekerja sama dengan anggota sistem pernapasan lainnya sehingga anda dapat menghirup udara, menghela napas, atau bahkan untuk berbicara.

Manusia memiliki satu pasang paru-paru yang terletak di depan tulang belakang, mengapit jantung pada bagian tengahnya. Paru-paru dilindungi oleh tulang rusuk di dalam dada. Ketika bernapas, otot diafragma di dalam dada akan berkontraksi, menandakan bahwa paru-paru anda bekerja dengan baik.

Bagian Organ Paru-paru

Fungsi Paru-paru

Fungsi utama dari paru-paru yaitu memproses oksigen yang dihirup hidung untuk ditukar dengan karbon dioksida yang perlu dibuang dari tubuh. Untuk mencapai tujuan ini, paru-paru terdiri dari beberapa bagian yang memiliki fungsinya masing-masing.

  • Bronkus: Udara yang anda hirup dengan hidung masuk melalui saluran pernapasan trakea. Trakea ini terhubung dengan 2 tabung besar yang menuju ke paru-paru kiri dan paru-paru kanan. Kedua tabung inilah yang dikenal sebagai bronkus. Udara dari trakea disalurkan melalui bronkus ini untuk mencapai kedua sisi paru-paru.
  • Bronkiolus: 2 saluran bronkus tersebut kemudian bercabang menjadi tabung-tabung yang lebih kecil, seperti dahan pohon. Cabang-cabang kecil inilah yang disebut sebagai bronkiolus. Bronkiolus ini berfungsi untuk menyebarkan udara ke seluruh paru-paru secara merata.
  • Alveolus: Di ujung setiap cabang bronkiolus, terdapat gelembung-gelembung udara kecil yang disebut alveolus. Pada gelembung-gelembung inilah oksigen akan bertukar tempat dengan karbon dioksida. Melalui alveolus, oksigen yang dibutuhkan tubuh akan menjadi satu dengan sel darah merah dan mengalir melalui pembuluh darah menuju jantung. Jantung kemudian akan memompa darah penuh oksigen ke seluruh tubuh. Sebaliknya, karbon dioksida yang sekarang terkumpul di dalam tubuh akan dikirim balik keluar melalui paru-paru dan saluran pernapasan lainnya.
  • Pleura: Bagian utama lainnya dari paru-paru adalah pleura, yang merupakan selaput pelindung. Paru-paru juga dapat berkontraksi dengan aman karena adanya selaput pleura ini.

Risiko Gangguan Paru-paru

Apabila bagian paru-paru anda ada yang mengalami masalah, anda berisiko untuk mengalami berbagai macam gangguan, antara lain:

  • Asma. Penyakit ini timbul ketika terjadi peradangan pada saluran bronkus, sehingga menyebabkan sesak napas dan suara mengi. Asma biasa terjadi akibat paparan alergi, infeksi virus, atau paparan polusi.
  • Pneumonia. Pneumonia merupakan infeksi pada satu sisi paru-paru, maupun pada kedua sisinya. Infeksi ini biasa disebabkan oleh bakteri, terutama Streptococcus penumoniae.
  • Tuberkulosis. Tuberkulosis, atau yang sering disebut sebagai TB, adalah infeksi serius yang menjangkit paru-paru. Bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyebabkan penyakit dapat menyebar melalui percikan. Penderita tuberkulosis umumnya menunjukkan gejala berupa batuk berat, demam, serta mengalami penurunan berat badan.
  • Bronkitis. Penyakit ini timbul apabila terjadi peradangan pada saluran bronkus yang dibutuhkan untuk mengalirkan udara ke paru-paru. Bronkitis ditandai dengan batuk yang biasa disertai lendir. Bronkitis juga dapat menyebabkan kesulitan bernapas, suara mengi, serta rasa sesak di dalam dada.

Apabila anda mencurigai atau mengalami gangguan pada paru-paru, anda sebaiknya segera mengunjungi dokter untuk menerima pemeriksaan, diagnosa, serta penanganan yang tepat.

Daftar Pustaka:

POST A COMMENT

0 Comments