Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Timbangan

Timbangan

Kamis, 12/07/2018 | 13:09 WIB

General

Share this article

Timbangan

Timbangan merupakan suatu alat untuk menunjukkan berat badan. Alat ini terbagi menjadi beberapa macam tergantung penggunaannya.

  1. Timbangan keseimbangan: merupakan tipe timbangan yang biasanya digunakan di ruangan dokter dan di tempat kebugaran. Timbangan jenis ini memiliki cukup banyak kelebihan diantaranya dapat mengukur berat badan secara tepat dan tidak mebutuhkan banyak biaya.
  2. Timbangan Digital: merupakan tipe timbangan yang mudah digunakan. Timbangan ini akan menampilkan ukuran berat badan pada layar digital. Kelebihan timbangan digital yakni memiliki fitur tambahan seperti tombol reset, sedangkan untuk kekurangannya itu membutuhkan energi baterai dan dapat salah mengukur ketika baterai dalam keadaan rendah.
  3. Timbangan BMI: tampilannya hampir sama dengan timbangan digital hanya saja memiliki beberapa fitur tambahan berupa informasi lebih banyak tentang penurunan berat badan, seperti: Indeks massa tubuh (atau persentase lemak tubuh), massa otot, dan kadar air.
  4. Timbangan Badan Bayi: merupakan jenis timbangan yang biasa digunakan untuk menimbang berat badan bayi ketika baru lahir. Timbangan badan bayi dapat mengukur  berat beban maksimal sampai dengan 20 Kg.
  5. Timbangan Dacin: memiliki fungsi yang sama dengan timbangan badan bayi, hanya saja maksimal berat badan bayi mencapai 25 Kg.

Timbangan


Indeks Massa Tubuh

Dalam dunia kesehatan biasa dikenal istilah timbangan BMI atau yang lebih dikenal dengan Indeks Massa Tubuh. Indeks Massa Tubuh itu sendiri memiliki beberapa kategori, diantaranya:

    • Berat badan kurang (18.5 atau kurang);
    • Berat badan yang ideal (18.6 hingga 24.9);
    • Kelebihan berat badan (25 hingga 29.9); dan
    • Obesitas (30 atau lebih)

Pengelompokan kategori BMI diatas didukung oleh World Health Organization (WHO) dan National Intitues of Health dari Amerika Serikat.

Indeks Massa Tubuh (BMI) dihitung dengan membagi berat dalam kilogram dengan tinggi badan dalam meter kuadrat. Sebagai contoh, untuk menghitung BMI seseorang dengan tinggi 172cm, dengan berat 72Kg.

Pertama-tama tinggi badannya diganti terlebih dahulu menjadi meter (172cm/100 = 1.72 meter), lalu diubah menjadi meter kuadrat (1.72 x 1.72 = 2.95). Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:

BMI individu ini adalah 24.4 atau dengan kata lain berat badan yang dapat diterima menurut kategori yang telah ditetapkan oleh World Health Organization (WHO).

Daftar Pustaka:

  1. Fitday, The Four Beast Types of Sales to Purchase
  2. One Health Beauty. Different Types of Weight Scales
  3. Timbangan Indonesia. Macam-macam Timbangan Badan. 2014
  4. Body Mass Index and Health, In Pubmed: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11965822

POST A COMMENT

0 Comments