Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Fungsi Hati (Liver)

Fungsi Hati (Liver)

Senin, 25/06/2018 | 14:31 WIB

General

Share this article

Pengertian Hati


Hati merupakan organ paling besar dalam tubuh manusia yang terletak di sebelah kanan atas perut. Hati memiliki berat kira-kira 3kg, dengan warna coklat kemerahan dan terasa kenyal saat disentuh. Hati memiliki dua bagian besar yaitu lobus kanan dan kiri. sedangkan dibagian bawah hati terdapat kandung empedu untuk menampung cairan empedu yang dihasilkan oleh hati.


Fungsi Hati

Fungsi utama hati adalah untuk menyaring darah yang berasal dari saluran pencernaan sebelum membawa darah ke bagian tubuh lainya. Selain fungsi utama diatas, hati juga memiliki banyak fungsi untuk tubuh antara lain :

1. Mengubah nutrisi makanan menjadi zat yang dapat dicerna.

2. Memecah racun.

3. Menghasilkan protein yang berguna bagi pembekuan darah.

4. Metabolisme lemak, protein dan karbohidrat.

5. Menyimpan dan melepas glukosa sesuai dengan  b12 dan mineral.

6. Mengontrol asam amino dalam tubuh.

7. Mempertahankan suhu tubuh agar tetap stabil dengan menaikkan suhu darah yang mengalir melalui hati.

8. Mengendalikan sirkulasi hormon.

9. Mengasilkan zat imun atau kekebalan tubuh.

Gangguan pada hati akan berakibat pada kenaikan enzim antara lain: sgot atau serum glutamic oxaloaetic transaminase dan sgpt atau serum glutamic pyruvate aminotransferase. Nilai normal dari sgot dan sgpt adalah: sgpt : 7-41U/L dan sgot : 12-38U/L.


Penyakit Yang Menggangu Fungsi Hati

Ada beberap penyakit yang selalu siap menyerang setiap organ dalam tubuh termasuk hati. Beberapa penyakit yang bisa menggangu fungsi hati adalah:

1. Hepatitis

Hepatitis adalah peradangan hati. Biasanya, hepatitis disebabkan oleh virus sperti hepatitis A,B dan C. Selain itu, hepatitis juga bisa disebabkan oleh minuman beralkohol yang berlebih, obesitas, reaksi alergi atau tertular dari orang lain.

2. Sirosis

Hati yang mengalami sirosis akan menjadi keras dan mengecil tanpa bisa kembali normal lagi. Akibatnya, hati menjadi tidak dapat berfungsi dengan baik secara permanen.

3. Kanker hati

Jenis kanker hati yang paling umum adalah karsinoma hepatoselular. Kondisi ini hampir selalu terjadi setelah seseorang terserang penyakit sirosis.

4. Gagal hati

Gagal hati merupakan gangguan fungsi hati secara menyeluruh. Penyebab dari gagal hati termasuk infeksi, penyakit genetik dan konsumsi alkohol dengan berlebihan.

5. Batu empedu

Jika batu empedu bertahan disaluran empedu dan menimbulkan perdangan hati, maka penyakit seperti hepatitis dan kolangitis (infeksi saluran empedu) dapat terjadi.

6. Hemochromatosis

Hemochromatosis adalah penyakit yang terjadi akibat penyerapan zat besi secara berlebihan yang disimpan didalam hati, sehingga dapat merusak fungsi hati.

7.Primary sclerosing cholangitis

 Penyakit ini menyebabkan peradangan dan pengerasan saluran empedu yang menyalurkan empedu dari hati ke usus sehingga akan menjurus pada gagal hati atau sirosis hati.

Pemeriksaan Kesehatan Fungsi Hati

Untuk menilai kesehatan fungsi hati ada beberapa pemeriksaan yang perlu diketahui:

1.ALT (alanine aminotransferase). Kadar ALT yang meningkat menunjukkan kerusakan pada sel hati.

2. AST (aspartate aminotransferase). Seiring ALT yang meningkat maka AST akan meningkat juga. Hal ini mengindikasikan adanya kelainan pada fungsi hati.

3. Bilirubin. Kadar bilirubuin yang tinggi menunjukkan adanya masalah pada fungsi hati.

4. Albumin. Jika fungsi hati terganggu dalam waktu panjang, maka kadar albumin akan turun.

5. Amoni. Kadar ammonia dalam darah yang meningkat akan menyebabkan gangguan pada kerja fungsi hati.

6. Pemerikssaan tes hepatitis A, hepatitis B dan hepatitis C.

7. Waktu prothrombin, atau PT biasanya dilakukan untuk melihat apakah seseorang terganggu pembekuan darahnya akibat penyakit hati. 

Daftar Pustaka :

1.Anonymous, how does there liver work.avaailable from.www.ncbi.nlm.nih.gow/pubmedhealth/PMH0072577/.institute of quality and effiency inhelath care diunduh tanggal 2 maret 2018.

2. Watson, Roger.2002. anatomi dan fisiologi untuk perawat eds 10. Jakarta:EGC.

Penulis : Liengji S.Tr.Keb


POST A COMMENT

0 Comments