Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Cutaneous Larva Migran

Cutaneous Larva Migran

Kamis, 21/06/2018 | 14:06 WIB

General

Share this article

Infeksi Cutaneous Larva Migran

Penyakit kulit pada manusia disebabkan oleh berbagai macam hal, salah satunya disebabkan infeksi larva cacing. Salah satu penyakit akibat infeksi larva cacing adalah cutaneus larva migran. Cutaneus larva migran adalah kelainan pada kulit yang disebabkan oleh infeksi larva cacing tambang jenis Ancylostoma brazil dan Caninum. Larva tersebut sebenarnya tidak dapat tumbuh dan berkembang di kulit dan sehingga larva tersebut dapat mati dengan sendirinya.

Penyebab Cutaneous Larva Migran

Penularan Cutaneus larva migran umumnya terjadi ketika kulit kita bersentuhan dengan tanah yang terkontaminasi cacing tambang, seperti saat berjalan tanpa alas kaki. Cutaneus larva migran dapat menyerang siapa saja tanpa batasan usia. Kontaminasi cacing biasa berasal dari kotoran hewan.Larva dari cacing masuk melalui kulit dan mulai membuat terowongan dibawah kulit dan membentuks lesi atau tonjolan kulit yang lebih tinggi dari kulit normal, kemerahan dan menimbulkan rasa gatal. Rasa gatal tersebut timbul karena reaksi kekebalan tubuh terhadap adanya larva.

Tanda dan Gejala Cutaneous Larva Migran

Cutaneous Larva Migran

Tanda dan gejala Cutaneus larva migran antara lain adanya lesi atau tonjolan kulit berbentuk memanjang atau berliuk-liuk seperti ular yang disertai rasa gatal dan panas di kulit.

Diagnosa Cutaneous Larva Migran

Diagnosa Cutaneus larva migran dapat dilakukan melalui wawancara medis mengenai gejala yang dirasakan penderita dan pemeriksaan visual pada kulit, tetapi tanda dan gejala Cutaneus larva migran hampir sama dengan gejala penyakit kulit umum seperti dermatitis, kudis dan jamur kulit sehingga diperlukan pemeriksaan pendukung seperti biopsi untuk memastikan peradangan pada kulit.

Pengobatan Cutaneous Larva Migran

Umumnya cutaneus larva migran dapat sembuh dengan sendirinya karena larva cacing tidak dapat berkembang dan akan mati dalam waktu 4-8 Minggu. Pengobatan yang biasa diberikan pada infeksi cutaneus larva migran adalah albendazole sehari 400 mg, diberikan selama 3 hari berturut-turut. Jika setelah pemberian obat kondisi tidak membaik, konsultasikan dengan dokter.

Pencegahan Cutaneous Larva Migran

Cutaneus larva migran dapat dicegah dengan cara selalu menjaga kebersihan tubuh, menggunakan alas kaki diluar rumah, hindari kontak langsung dengan tanah pada saat melakukan kegiatan diluar ruangan.

Ditinjau oleh: dr. Danny Darmawan

Referensi:

  1. Sterry W, Paus R, Burgdorf. Thieme Clinic Companions Dermatology. Thieme. Stuggart; 2011
  2. Albendazol Untuk Terapi Cutaneus Larva Migran. Diunduh dari www.perdoski.or.id. Pada tanggal 22 Mei 2018.

POST A COMMENT

0 Comments