Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Down Syndrome

Down Syndrome

Selasa, 19/06/2018 | 13:29 WIB

General

Share this article

Down Syndrome

Down syndrome merupakan suatu kondisi kelainan genetik yang menjadi penyebab keterlambatan perkembangan fisik dan mental nomor 1 di dunia. Setiap tahun, terdapat 3000 hingga 5000 kelahiran bayi dengan sindrom down. Sindrom Down disebabkan karena kelainan kromosom.

Kromosom merupakan serat-serat khusus yang terdapat didalam setiap sel didalam badan manusia dimana terdapat bahan-bahan genetik yang mengatur sifat-sifat yang muncul pada manusia. Dalam setiap sel tubuh manusia terdapat 46 kromosom atau 23 pasang kromosom. Kromosom dapat diurutkan berdasarkan ukurannya mulai dari kromosom nomor 1 sampai nomor 23.  

Penyebab Down Syndrome

Down Syndrome

Down syndrome disebabkan karena adanya gangguan saat pembentukan kromosom. Penderita Down Syndrome ditandai dengan terdapatnya 3 kromosom pada pasangan kromosom ke 21. Wanita yang memiliki anak di atas usia 35 tahun juga memiliki potensi besar mendapatkan keturunan dengan down syndrome.

Gejala dan Tanda Down Syndrome

Gejala yang muncul akibat sindrom down mudah dikenali pada penderita dengan adanya tanda khas penampilan fisik yang menonjol, antara lain:

  1. Kepala biasanya lebih kecil dan agak lebar dari bagian depan ke belakang, lehernya agak pendek dan telinga lebih rendah.
  2. Ukuran mulut kecil, tetapi ukuran lidah besar, sehigga menyebabkan lidah selalu terjulur.
  3. Mata menjadi sipit dengan sudut bagian tengah membentuk lipatan
  4. Tangan yang pendek, termasuk ruas jari-jarinya. Jarak antara jari pertama dan kedua pada tangan maupun kaki melebar.

Risiko Penyakit pada Down Syndrome

Anak dengan down syndrome lebih mudah terkena penyakit, seperti :

  1. Menderita gangguan jantung
  2. Obesitas
  3. Menderita kanker darah
  4. Menderita masalah pendengaran.

Penanganan Down Syndrome

Sindroma Down sendiri tidak dapat disembuhkan,

Penanganan yang bisa dilakukan untuk anak dengan down syndrome, seperti :

1.  Melibatkan perhatian banyak pihak dari dokter, keluarga dan orang terdekat dari penderita

2.  Penting melakukan screening pada trimester kedua kehamilan untuk mendeteksi jika ada kelainan seperti down syndrome.

Ditinjau oleh: dr. Danny Darmawan

Referensi:

POST A COMMENT

0 Comments