Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Tetanus

Tetanus

Senin, 30/04/2018 | 17:41 WIB

Penyakit T

Share this article

Tetanus

Tetanus adalah kelainan persyarafan yang ditandai dengan ketegangan dan kekakuan otot. Penyakit ini menyerang orang satu  juta kasus setiap tahunnya. Tetanus adalah penyakit yang dapat menyebabkan kematian apabila penderita tidakmandapat penanganan yang tepat.

Penyebab Tetanus

Penyakit tetanus disebabkan oleh infeksi dari bakteri clostridium tetani. Bakteri yang termasuk basil gram positif ini menghasilkan spora dan menimbulkan toksin atau racun. Bakteri ini banyak hidup di tanah, tempat berdebu, dan tempat kotor. Bakteri ini menyebabkan infeksi dengan cara mengkontaminasi luka pada tubuh seseorang. Bakteri yang masuk ke dalam luka tersebut akan mengeluarkan racun yang menyebabkan gangguan pada sistem persarafan.

Tanda dan Gejala

Racun yang disebabkan oleh infeksi bakteri akan menyebabkan kekejangan dan kekakuan pada otot tubuh. Kekakuan ini banyak terjadi pada daerah leher dan sekitarnya, sehingga rahang menjadi tidak dapat digerakkan. Masalah ini mudah menyebabkan penderita mengalami kesulitan untuk menguyah dan menelan makanan, serta mengalami gangguan dalam berbicara dan mengartikulasikan kata. Tetanus juga ditandai dengan kekakuan pada tubuh, seperti perut yang terasa seperti papan.

Apabila tidak ditangani, tetanus dapat tumbuh menjadi lebih parah sehingga mengakibatkan kesulitan untuk bernapas. Hal ini dapat membahayakan jiwa dan menyebabkan kematian bagi penderitanya.

Pencegahan dan Penanganan

Penyakit tetanus dapat dicegah dengan pemberian vaksin tetanus. Vaksin tetanus ini juga dapat diterima bersamaan dengan imunisasi DPT, yang mencangkup vaksin difteri, pertusis dan tetanus ini. Infeksi bakteri clostridium tetanii yang menyebabkan tetanus sendiri dapat dicegah dengan melindungi bagian tubuh, terutama apabila anda memiliki luka atau sayatan. Luka tersebut juga harus dibersihkan beserta daerah tubuh sekitarnya, untuk mencegah infeksi. Setelah itu, dilakukan pemberian vaksin setelah paparan dapat membantu mencegah terjadi penyakit tersebut.

Apabila anda menderita tetanus, anda sebaiknya segera berkunjung ke dokter untuk menerima penanganan yang sesuai. Pengobatan dapat berupa antibiotik untuk menangani infeksi bakteri Clostridium tetani, serta suntikan antitoksin atau anti racun.

Daftar Pustaka:

  • Ropper AH, Samuels MA, Klein JP. Disorder of the nervous system due to drug, toxin and other chemical agents. Dalam: Adams and Victor’s Principle of Neurology. Edisi ke 10. New York: McGraw Hill. 2014.
  • Rowland LP, Pedley TA. Merritt Neurology. Edisi ke 12. Philadelphia: Lippincott. Williams and Wilkins. 2009.
  • Tetanus: Pathophysiology, Treatment, and the Possibility of Using Botulinum Toxin against Tetanus-Induced Rigidity and Spasms. In: PubMed Central: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3564069/. 2013.

POST A COMMENT

0 Comments