Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Buang Air Besar Berdarah

Buang Air Besar Berdarah

Minggu, 29/04/2018 | 21:00 WIB

General

Share this article

Buang Air Besar Berdarah

Buang Air Besar berdarah merupakan salah satu kejadian yang sering terjadi. Penyebabnya bermacam-macam dari yang ringan maupun berat. Meskipun begitu, BAB terkadang dapat terlihat berwarna merah oleh karena akibat yang berbeda dari terjadinya pendarahan. Hal ini dapat timbul apabila seseorang sudah mengkonsumsi makanan atau minuman yang berwarna merah, terutama buah-buahan seperti buah naga merah atau umbi-umbian seperti buah bit.

Pendarahan yang menyertai proses buang air besar dapat dibedakan menurut dua sumbernya, yaitu:

  • Darah berwarna hitam yang berasal dari organ pencernaan bagian atas atau organ lambung dapat disebabkan oleh beberapa kondisi medis seperti:
    • Gastritis yang merupakan timbulnya iritasi atau peradangan pada lapisan dalam lambung.
    • Varises atau pembengkakan pembuluh darah yang terjadi pada bagian esofagus
  • Darah yang keluar berwarna merah segar yang dapat diakibatkan oleh beberapa alasan seperti:
    • Wasir (ambeien / hemoroid) dimana darah timbul akibat pembengkakan pada pembuluh darah di anus.
    • Fissura ani dimana lapisan pada saluran atau lubang anus terluka atau terobek.
    • Kanker usus

Tanda dan Gejala Buang Air Besar Berdarah

Pendarahan awal mulai terlihat dari BAB yang berwarna merah terang atau berwana merah kehitaman. Kondisi ini akan segera didampingi oleh hilangnya tenaga pada penderita, sehingga tubuh terasa lemah dan wajah terlihat pucat. Apabila kondisi ini berlangsung dalam jangka waktu panjang, maka penderita akan mengalami dehidrasi  dan anemia akibat kurangnya darah  di dalam tubuh.

Cara Mencegah Buang Air Besar Berdarah

Buang Air Besar Berdarah

Agar pendarahan yang diderita dapat sembuh dengan alami, penderita buang air besar berdarah disarankan untuk minum air putih dalam jumlah banyak. Tambahkan pula konsumsi makanan yang mengandung banyak serat, seperti sayuran-sayuran hijau atau buah-buahan segar. Selain itu, makan yang pedas dan makanan yang asam sebaiknya dihindari untuk sementara waktu agar peradangan dalam tubuh tidak menjadi semakin parah. Batasi jumlah konsumsi makanan dengan porsi yang memadai, tidak terlalu sedikit maupun terlalu banyak.

Hal yang paling penting untuk dilakukan penderita buang air besar berdarah tentu saja untuk pergi buang air besar dengan teratur, segera setelah sistem pencernaan terasa penuh, agar tinja masih tetap lunak dan mudah keluar.

Selain itu, hal yang perlu diperhatikan pada saat sedang menderita buang air besar berdarah adalah kontak dengan orang-orang yang menderita penyakit menular.

Cara Mengobati Buang Air besar berdarah

Buang Air besar berdarah harus segera ditangani oleh dokter.

Penanganan harus disesuaikan dengan penyebabnya.

  1. Pada gangguan lambung, sebaiknya diberikan obat penghambat pompa proton atau PPI
  2. Pada gangguan pecahnya varises esofagus, harus dilakukan endoskopi untuk menghentikan pendarahan atau pemberian obat somatostatin
  3. Pada keadaan wasir perlu dipertimbangkan ligasi atau operasi
  4. Pada keadaan tumor usus, sebaiknya dilakukan endoskopi atau operasi.
Ditinjau oleh: dr. Danny Darmawan

Referensi:

  • Tsochatzis EA, Bosch J, Burroughs AK. Liver Cirrhosis. Lacet. 2014.
  • Gines P, Cardenas A, Arroyo V, Rodes J. Management of Cirrhosis and Ascites. NEJM.

POST A COMMENT

0 Comments