Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Tonsilitis Amandel

Tonsilitis Amandel

Senin, 16/04/2018 | 19:49 WIB

Penyakit A

Share this article

Pengertian Penyakit Amandel 

Amandel atau tonsil adalah dua massa jaringan yang terletak di bagian belakang tenggorokan. Amandel adalah garis depan dari sistem kekebalan tubuh yang biasanya bertindak sebagai saringan pertama terhadap virus atau bakteri yang hendak masuk melalui hidung atau mulut.

Penyakit amandel atau radang dikenal dalam dunia medis dengan istilah tonsilitis atau radang tonsil. Amandel merupakan penyakit tenggorokan yang umumnya menyerang anak-anak usia 3 hingga 15 tahun, namun yang paling sering terjangkit adalah anak berusia usia antara 3 hingga 7 tahun.

Radang amandel terjadi saat amandel mengalami infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus sehingga tonsil membengkak dan terasa panas.. Bila kuman tak bisa diatasi, Amandel akan membesar dan koloni kuman-kuman di Amandel terlihat sebagai bercak putih.


Penyebab Penyakit Amandel

Berikut daftar virus dan bakteri yang bisa menyebabkan penyakit amandel :

  - Bakteri streptococcus pyogenes

  - Adenovirus

  - Virus Influenza

  - Virus Epstein-Barr

  - Virus parainfluenza

Gejala Radang Amandel

Gejala utama radang amandel adalah peradangan dan pembengkakan pada amandel. Pembengkakan kadang-kadang cukup parah hingga menutupi saluran napas. Gejala lainnya adalah:

  - Nyeri pada tenggorokan

  - Warna kemerahan pada amandel

  - Lapisan putih atau kuning pada amandel

  - Luka  yang menyakitkan pada tenggorokan

  - Keparauan (suara serak) atau bahkan kehilangan suara

  - Sakit kepala

  - Kehilangan nafsu makan

  - Nyeri pada telinga

  - Kesulitan menelan

  - Kesulitan bernapas dari mulut

  - Pembengkakan kelenjar getah bening di leher atau daerah rahang

  - Demam, menggigil

  - Bau mulut

Pada anak-anak, gejala radang amandel dapat disertai dengan : Mual, Muntah, Nyeri perut.

Diagnosis Penyakit  Amandel

Amandel

Pengobatan untuk radang amandel tergantung dari apa yang menyebabkannya. Untuk menentukan penyebabnya, dokter mungkin akan melakukan tes swab tenggorokan. Kedua tes dilakukan dengan cara mengambil sampel (apusan) pada bagian belakang tenggorokan/amandel dengan dengan kapas lembut. Selanjutnya laboratorium akan menentukan penyebabnya.

Pengobatan Amandel

Jika tes menunjukkan radang amandel disebabkan oleh bakteri, pengobatannya menggunakan antibiotik. Meskipun gejala amandel kemungkinan akan membaik dalam dua atau tiga hari setelah pengobatan dengan antibiotik, penting untuk menghabiskan semua obat yang diresepkan dokter untuk memastikan bakteri itu benar-benar telah hilang. Bahkan pada beberapa orang harus menebus resep kedua untuk mengobati radang amandel.

Jika radang amandel disebabkan oleh virus, maka antibiotik tidak diperlukan, karena  tubuh Anda yang akan melawan infeksi itu sendiri. Sementara itu, agar merasa lebih baik, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan (terlepas dari penyebabnya virus atau bakteri) yaitu :

  - Istirahat yang cukup

  - Minum cairan hangat untuk meringankan rasa sakit tenggorokan

  - Makan makanan lunak (halus)

  - Gunakan alat cool-mist vaporizer atau humidifier di ruangan Anda

  - Berkumur dengan air garam hangat

  - Mengonsumsi obat penghilang rasa sakit seperti acetaminophen.

Ditinjau oleh: dr. Danny Darmawan

Refrensi:

1.  Adams, George L. 1997.BOISE Buku Ajar Penyakit THT.Jakarta:EGC.

2.  Rahmayulis Saleh, 2011. “Amandel Yang membandel”Health, Hal : 35 Jakarta

3.  Wilkinson, Judith.2000.Buku Saku Diagnosis Keperawatan dengan Intervensi NIC dan Kriteria hasil NOC Edisi 7.Jakarta:EGC.

POST A COMMENT

0 Comments