Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Kelenjar Getah Bening

Kelenjar Getah Bening

Jumat, 6/04/2018 | 22:31 WIB

General

Share this article

Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening atau bisa disebut juga limfatik merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh kita untuk melindungi tubuh dari infeksi. Getah bening bergerak di sekitar pembuluh limfa (saluran yang mengalir melalui tubuh Anda seperti pembuluh darah) yang membawa sel darah putih dan cairan limfa.

Di dalam tubuh Anda terdapat ratusan kelenjar getah bening yang berbentuk kecil, bulat seperti kacang. Letak kelenjar getah bening berada di bawah ketiak, leher (kelenjar getah bening terdapat di kedua sisi depan leher dan pada sisi belakang leher berada di bawah), di selangkangan kaki, di perut dan di dada. Anda mungkin dapat merasakan beberapa daerah tubuh seperti gundukan kecil.

Kelenjar getah bening ini memiliki fungsi utama dalam melawan penyakit yang disebabkan infeksi bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh, menghancurkan sel yang tumbuh tidak normal, serta untuk menyaring getah bening sebelum masuk kembali ke pembuluh limfa.

Kelenjar Getah Bening

Cara Kerja Kelenjar Getah Bening bekerja melawan bakteri

Ketika Anda terserang penyakit yang disebabkan oleh kuman baik bakteri maupun virus, kelenjar getah bening akan mengirimkan sel darah putih dan cairan limfosit yang melawan penyakit, dan kelenjar getah bening akan mengalami peradangan dan nyeri. Kondisi seperti ini disebut sebagai limfadentis.

Terdapat dua jenis limfosit, yaitu:

  • Limfosit B (Sel B). Sel B disebut juga sel memori, karena mampu mengingat penyebab infeksi kuman, sehingga apabila tubuh kembali terserang infeksi yang sama, sel B dapat segera memberikan respon perlawanan bila terinfeksi kembali. Sel B memiliki peran dalam memproduksi antibodi untuk menyerang kuman.
  • Limfosit T (Sel T). Sel T juga dapat disebut sel efektor memiliki peran utama dalam menghancurkan dan membunuh kuman.

Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening dapat juga mengalami pembesaran karena beberapa alasan seperti infeksi bakteri, sel ganas atau kanker seperti kanker darah, infeksi parasit misalnya kaki gajah, serta obat-obatan tertentu seperti imunisasi tiroid dan obat kejang. Setiap infeksi baik bakteri maupun virus yang masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan kelenjar getah bening membengkak, ini biasanya hanya terjadi di satu area dalam satu waktu.

Apabila Anda merasakan nyeri di area yang terdapat kelenjar getah bening, umumnya merupakan pertanda bahwa tubuh Anda sedang melawan infeksi. Rasa sakit biasanya hilang dalam beberapa hari, tanpa pengobatan. Limfa akan kembali ke dalam ukuran normal selama beberapa minggu. Apabila dalam beberapa minggu kelenjar getah bening masih membengkak atau dalam kondisi yang lebih parah seperti kelenjar getah bening terus membesar, Anda perlu konsultasi ke dokter untuk penanganan yang lebih baik.

Daftar Pustaka:

  • Anonymous. Diunduh dari hhtp://www.cancerresearchuk.org/what-is-cancer/body-systems-andcancer/the-lymphatic-system-and-cancer. Pada tanggal 17 April 2018.
  • Anonymous. The lymphatic system and cancer. Diunduh dari https:/ncbi.nlm.nih.gov/pubmedhealth/PMCT0022179/. Pada tanggal 17 April 2018.
  • Blake K. Lymph Node Inflammation (Lymphadenitis). 2018. In Healthline.com.
  • Blahd W, MD. What Are Lymph Nodes?. 2017. In WebMD.
  • Anonymous. The Lymphatic System. In PubMed. Diunduh dariĀ  https:/www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmedhealth/PMH0072575/?report=reader pada tanggal 10 Juli 2018, pukul 10.26 WIB.
  • Vorvick LJ, MD. Swollen Lymph Nodes. 2018. In MedlinePlus.

POST A COMMENT

0 Comments