Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / MASKER

MASKER

Minggu, 11/03/2018 | 16:24 WIB

General

Share this article

Masker

Masker merupakan salah satu alat kesehatan yang digunakan untuk mencegah dampak polusi bagi kesehatan. Ada 2 jenis masker yang biasa digunakan, yaitu masker bedah (masker wajah  (face masker)) dan masker N95.

Masker bedah merupakan masker yang umum digunakan karena murah dan mudah didapat. Masker ini juga disebut sebagai masker wajah (face mask) karena saat digunakan hampir menutupi seluruh bagian wajah. Masker bedah biasa digunakan sebagai alat pelindung diri oleh petugas kesehatan ketika melakukan tindakan medis. Masker ini merupakan salah satu alat kesehatan yang dapat digunakan untuk mencegah penyebaran penyakit seperti influenza, dan penyakit menular lainya melalui udara.

Masker ini dapat digunakan oleh orang sehat untuk menghindari polusi saat beraktivitas di luar ruangan, `dan dianjurkan digunakan pada orang yang sakit dengan gejala batuk dan pilek agar tidak menularan penyakitnya kepada orang lain.

Masker bedah cukup efektif untuk menyaring partikel besar seperti debu, namun desain masker ini memiliki kekurangan karena ada kemungkinan polutan melewati celah pada bagian atas, bawah maupun samping masker ketika digunakan. Selain itu material dari masker bedah tidak ditujukan untuk meyaring polusi dalam bentuk gas atau asap. Masker jenis ini bersifat sekali pakai. Umumnya masker jenis ini digunakan dalam waktu 3-4 jam atau maksimal selama satu hari.

Masker

Cara Menggunakan Master Bedah

Tahapan pemasangan masker bedah yang benar adalah sebagai berikut:

  1. Mencuci tangan anda terlebih dahulu  dengan sabun sebelum memegang masker.
  2. Pastikan masker masih dalam kondisi baik, tidak ada robekan di dalam masker.
  3. Letakkan  bagian atas masker yang ditandai dengan adanya kawat hidung di batang hidung.
  4. Letakkan lapisan dalam dan lapisan luar benar saat memakai masker, lapisan bagian dalam umumnya  berwarna putih dengan permukaan yang halus, sementara lapisan luar biasanya memiliki warna  dan bertekstur  agak kasar.
  5. Masker dengan karet kemudian dipakai dengan  memasang  karet pada setiap telinga.
  6. Masker dengan tali pengikat digunakan dengan dengan mengaitkan  tali ke belakang kepala.
  7. Sesuaikan bagian atas masker  dengan  mengikuti lekuk batang hidung.
  8. posisikan  permukaan masker hingga  menutupi bagian hidung sampai dagu.

Selain masker bedah, ada juga masker Respirator N95. Masker respirator N95 merupakan alat penutup hidung yang dirancang menutupi bagian hidung dan mulut secara rapat dan sangat efisien menyaring partikel di udara termasuk mikroorganisme.

Masker N95 efektif menyaring partikel kecil berukuran kurang dari 0,3 mikron hingga 95% dan untuk partikel lebih dari 0,75 mikron efektif hingga 99,5 %. Selain itu masker jenis ini juga baik digunakan untuk mencegah penularan penyakit, karena kemampuannya menyaring miroorganisme seperti virus yang berukuran 0,2 mikron. Jadi masker N95 baik digunakan oleh tenaga medis yang berhubungan dengan pasien pengidap penyakit menular melalui saluran napas, termasuk penderita TBC disarankan menggunakan masker ini jika memungkinkan.

Ciri fisik dari masker N95 yaitu bentuknya yang bulat atau setengah bulat, dengan material kaku dimana bagian masker yang kontak dengan wajah dibuat membentuk kontur wajah sehingga tidak ada celah ketika digunakan.

Kekurangan dari maker ini adalah mengurangi kenyamanan bernapas karena material penyusun masker yang begitu rapat sehingga tidak direkomendasikan untuk penderita gangguan pernapasan, penyakit jantung, lansia dan wanita hamil karena dikhawatirkan suplai oksigen tidak optimal. Masker N95 umumnya dijual dengan harga yang relatif lebih mahal dari masker bedah.

Cara Menggunakan Masker N95

Tahapan menggunakan masker N95 yang baik dan benar adalah sebagai berikut:

  1. Mencuci tangan terlebih dahulu dengan menggunakan sabun dan pembersih tangan
  2. Pakai  masker N95 dengan ukuran yang cocok  dengan wajah anda
  3. Pegang masker dengan telapak tangan dan letakkan pada wajah Anda sampai menutupi hidung, mulut dan dagu.
  4. Ikatkan  karet pengikat bagian bawah ke leher bagian belakang dan kaitkan karet pengikat bagian atas ke belakang kepala.
  5. Sesuaikan dengan permukaan hidung dan wajah
  6. Hembuskan nafas untuk memeriksa ulang  tidak ada celah dari sisi masker, jika terasa hembusan napas pada celah masker, perbaiki posisi masker.

Daftar Pustaka:

  1. Anonim. Jenis Masker yang Tepat dan Cara Penggunaan yang Benar Untuk Pencegahan Dampak Kabut Asap. Diakses dari www.dinkes.inhukab.go.id/?p=2736. Tanggal 4 Juli 2018.
  2. Mac IntyreCR, Cauchemez S, Dwyer SE, Seale H. Face Mask Use and Control of Respiratory Virus in Houshold/EMerg Infect Dis. 2009 February.

POST A COMMENT

0 Comments