Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Susah Tidur

Susah Tidur

Jumat, 10/03/2017 | 15:58 WIB

Penyakit S

Share this article

Susah Tidur atau Insomnia

Insomnia merupakan suatu gangguan yang dirasakan masyarakat terutama yang berhubungan dengan kuantitas dan kualitas tidur. Gejala yang dialami penderita insomnia sebenarnya bervariasi. Ada yang mengeluhkan gangguan saat mulai tidur atau kurangnya jam tidur juga menjadi salah satu gejala insomnia.  Insomnia dirasakan 10-30% orang dewasa di dunia. Jika anda mengalami gangguan tidur lebih dari 3 kali seminggu dan belangsung lebih dari satu bulan, maka anda masuk dalam kategori insomnia kronik.

Faktor Risiko Insomnia

1. Wanita lebih berisiko mengalami insomnia daripada pria

2.  Orang lanjut usia

3. Orang dengan riwayat penyakit kronik sebelumnya

4. Orang yang sering bekerja malam hari.

5. Konsumsi zat yang menganggu tidur misalnya kopi.

Insomnia juga sering dialami oleh penderita penyakit tertentu, misalnya, hipertiroid, sesak nafas, orang yang mengalami nyeri hebat. Untuk mengetahui diagnosis pasti dari Insomnia dapat diberikan Athens insomnia scale.  Penilaian ini digunakan untuk mengevaluasi kualitas tidur yang hendak dialami oleh pasien.

Penanganan Insomnia

1. Konsumsi segelas susu hangat

Pemberian susu hangat dapat membantu penderita insomnia yang ringan, hal ini bertujuan untuk mereleksasi tubuh.

2. Pemberian terapi relaksasi

Terapi relaksasi seperti yoga dan taichi dapat membantu meredakan stres dan menurunkan tekanan dalam tubuh. Hal ini dapat membantu anda mempercepat proses tidut

3. Menghindari kopi

Kopi mengandung nikotin yang dapat meningkatkan kesegaran tubuh. Meskipun begitu, konsumsi kopi yang  berlebihan dapat menganggu jam tidur yang biasa dialami

4.  Memperbaiki kebiasaan tidur.

Beberapa kebiasaan untuk tidur perlu dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas tidur. Misalnya jangan mengonsumsi kopi malam hari, hindari tidur-tiduran  kamar tidur kecuali saat hendak mau tidur, serta menghindari menonton tv saat hendak tidur

5. Mengonsumsi pil untuk membantu tidur.

Sebelum mengonsumsi pil yang membantu tidur harap segera konsultasi dengan dokter anda terlebih dahulu.

Daftar Pustaka:

POST A COMMENT

0 Comments