Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Tanda Tanda Hamil

Tanda Tanda Hamil

Kamis, 22/09/2016 | 17:53 WIB

Penyakit G

Share this article

Kehamilan dimulai dengan tahap awal yang disebut sebagai trimester pertama. Trimester pertama merupakan periode yang mencakup minggu ke 1 hingga minggu ke 12 dalam masa kehamilan. Trimester pertama merupakan waktu dimana tanda-tanda kehamilan mulai timbul, terutama ketika janin menginjak usia 1 bulan di dalam kandungan.

Gejala dan tanda-tanda hamil

Seiring dengan berkembangnya janin, tanda-tanda kehamilan pun akan semakin timbul. Tanda paling utama untuk menunjukkan kehamilan adalah terlambat datang bulan, atau proses menstruasi bulanan yang terhenti karena adanya janin. Ibu hamil akan sering merasa mual, terutama setelah bangun tidur pada pagi hari. Payudara calon ibu akan terasa lebih sensitif

Dengan membesarnya perut, tempat untuk menyimpan makanan yang dikonsumsi ibu pun akan menjadi semakin sempit, sehingga ibu akan lebih sering butuh untuk buang air besar. Stretchmark pun dapat muncul pada bagian perut.  Pada keadaan lanjut, sang ibu dapat merasakan gerakan janin dalam perut

Diagnosis Kehamilan

Tanda-tanda Hamil

Pada masa trimester kehamilan, setelah ibu menerima tanda-tanda kehamilan, ibu sebaiknya mengunjungi dokter spesialis kandungan untuk menerima konsultasi kehamilan dan mengecek kondisi tubuh. Tes-tes yang perlu dilakukan mencakup tes darah untuk melihat kadar hemoglobin, hematokrit, dan leukosit, serta untuk mengecek kadar gula darah agar ibu dapat mencegah diabetes yang terkadang timbul pada masa kehamilan.

Tes lainnya adalah tes urin untuk menghindari infeksi pada saluran kemih yang dapat menyebabkan komplikasi pada masa melahirkan, serta tes feripin untuk memastikan bahwa ibu memiliki cadangan gula besi yang memadai untuk dirinya dan bayinya.

Tes yang paling penting dan paling ditunggu oleh para ibu tentu saja adalah tes ultrasound (USG). Selain memberi ibu kesempatan untuk melihat calon bayinya, USG juga berfungsi untuk memantau pertumbuhan janin dan memeriksa apabila ibu memiliki cairan amnion yang cukup untuk melindungi janin. USG juga digunakan untuk mengecek kondisi plasenta yang diperlukan untuk mengirim nutrisi dan oksigen untuk janin, serta menentukan posisi janin untuk mengetahui apabila bayi dapat dilahirkan secara normal atau apabila ibu memerlukan operasi caesar.

Aktivitas Penting Untuk Ibu Hamil

Bagi ibu yang sudah menerima tanda-tanda kehamilan, terdapat beberapa aktivitas penting yang sebaiknya dilakukan oleh calon ibu, yaitu:

  • Olahraga. Agar tubuh ibu tetap sehat dan bugar dalam masa kandungan, ibu harus olahraga secara teratur. Olahraga yang harus dilakukan adalah olahraga ringan seperti berlari santai atau berenang. Hindari olahraga yang terlalu agar ibu tidak melukai diri sendiri atau janin yang dikandungnya.
  • Istirahat. Memastikan agar tubuh menerima istirahat cukup sangat penting untuk ibu yang hamil. Ibu juga sebaiknya menghnidari stres karena stres dapat menyebabkan gangguan pada hormon kehamilan. Semua ibu, terutama ibu karir yang masih bekerja disarankan untuk mendapatkan istirahat dan tidur yang cukup setiap hari.
  • Yoga. Yoga merupakan suatu aktivitas yang dapat membugarkan tubuh dan membuat tubuh menjadi rileks pada waktu bersamaan. Sama seperti semua aktivitas lainnya, ibu hamil sebaiknya memilih yoga yang ringan dan tidak berisiko.

Pantangan Untuk Ibu Hamil

Apabila calon ibu mulai melihat timbulnya tanda-tanda kelahiran, ibu sebaiknya mengikuti beberapa pantangan agar bayi dapat lahir dengan lancar dan sehat. Beberapa pantangan utama tersebut antara lain:

  • Hindari konsumsi makanan yang belum matang secara sempurna, apalagi makanan yang masih mentah, karena banyaknya bakteri dan kuman yang berkumpul pada bahan-bahan makanan tersebut.
  • Hindari konsumsi kopi dalam jumlah berlebih, karena kopi mengandung zat kafein. Konsentrasi kafein yang tinggi dapat membahayakan tubuh ibu dan janinnya.
  • Hindari susu yang belum dipasteurisasi. Susu tanpa pasteurisasi berarti susu tersebut masih mentah, belum dimasak sejak diperas dari sapi ternak. Susu ini dapat mengandung kuman dan bakteri yang tidak sesuai untuk janin.
  • Hindari alkohol dan rokok karena kedua hal tersebut mengandung zat-zat yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kecacatan pada janin.
  • Hindari konsumsi obat-obatan tanpa anjuan atau tanpa pengawasan dari dokter, karena obat-obatan mengandung banyak zat yang dapat membahayakan jiwa seorang janin.
Ditinjau oleh: dr. Danny Darmawan

Referensi:

POST A COMMENT

0 Comments