Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Kanker Paru

Kanker Paru

Jumat, 9/09/2016 | 14:25 WIB

Penyakit K

Share this article

Penyakit Kanker Paru

Kanker paru merupakan penyakit modern yang jarang ditemui sebelum 1900-an. Kanker paru menduduki peringkat ke-3 terbanyak setelah kanker payudara. Kanker paru adalah suatu kondisi dimana sel-sel tumbuh secara tidak terkendali di dalam paru-paru.

Kanker paru merupakan salah satu jenis penyakit paru yang memerlukan penanganan dan tindakan yang cepat dan terarah. Penegakan diagnosis penyakit ini membutuhkan ketrampilan dan sarana yang tidak sederhana dan memerlukan pendekatan multidisiplin kedokteran. Penyakit ini membutuhkan kerja sama yang erat dan terpadu antara ahli paru dengan ahli radiologi diagnostik, ahli patologi anatomi, ahli radiologi terapi dan ahli bedah toraks, ahli rehabilitasi medik dan ahli-ahli lainnya.

Penyebab Kanker Paru

Penyebab kanker paru biasanya disebabkan beberapa hal yaitu:

1.  Merokok bisa dikatakan sebagai penyebab utama kanker paru-paru. Orang yang paling berisiko terkena kanker paru-paru adalah perokok aktif.

2.  Menghirup Zat kimia misalnya asbes, aluminium, pewarna, menghirup arsenik, radiasi, dan polusi udara. Kanker paru-paru juga lebih umum terjadi pada orang yang sudah lanjut usia.

3.  Pola makan: Hindari asupan makanan yang diawetkan atau dipanggang.

4.  Gaya hidup: Mengurangi pembakaran dupa.

Tipe-tipe Kanker Paru

Kanker Paru-paru

Kanker paru-paru terbagi atas 2 tipe utama, yaitu:

Kanker Paru-paru Non-Sel Kecil (NSCLC)
NSCLC adalah tipe kanker paru yang paling sering namun tidak seagresif dibandingkan dengan SCLC. NSCLC biasanya  tumbuh dan menyebar lebih lambat. Bila didiagnosa secara dini, pembedahan dan radioterapi atau kemoterapi, dapat memberikan harapan akan kesembuhan.

Kanker Paru-paru sel kecil (SCLC)
SCLC merupakan kanker yang kecepatan pertumbuhan tinggi  dan menyebar cepat ke pembuluh darah menuju anggota tubuh lainnya. Seringkali, kanker ini menimbulkan komplikasi saat dideteksi. Kanker ini biasanya diobati melalui kemoterapi dan bukan melalui prosedur pembedahan.

Gejala Pada Kanker Paru

Pada kanker paru tidak jarang yang pertama terlihat adalah gejala atau keluhan akibat penyebaran kanker  di luar paru, seperti kelainan yang timbul karena kompresi hebat di otak, atau pembesaran hati. Gejala dan keluhan seperti : penurunan berat badan, nyeri tulang, nyeri kepala, batuk, nafsu makan hilang, demam hilang timbul, sindrom paraneoplastik, trombosis vena perifer dan neuropatia.

Cara Mencegah Kanker Paru

Secara epidemiologik kanker paru terlihat juga kaitan kuat antara kebiasaan merokokdengan insiden kanker paru. Tidak dapat disangkal lagi bahwa menghindari asap rokok adalah kuncikeberhasilan pencegahan yang dapat dilakukan.

Keterkaitan rokok dengan kasus kanker paru diperkuatdengan data bahwa risiko seorang perokok pasif akan terkena kanker paru lebih tinggidari pada mereka yang tidak terpajan kepada asap rokok.

Untuk terhindar dari penyakit kanker paru maka harus makan makanan yang bergizi, hindari kebiasaan merokok, serta hindari paparan zat yang menyebabkan kanker.

Cara Mengobati Kanker Paru

Pada pengobatan kanker paru ada beberapa metode yang bisa dilakukan untuk mengatasi kanker paru-paru yaitu: Seberapa parah penyebaran kanker, Kondisi kesehatan pasien, jenis kanker yang diderita.

Pengobatan kanker paru-paru bisa mencakup tindakan operasi, radioterapi eksternal, kemoterapi, dan langkah-langkah pengobatan lainnya, seperti laser, terapi radiasi internal, dan penggunaan obat-obatan. Perawatan modalitas tunggal atau kombinasi bisa digunakan, tergantung pada status kesehatan pasien secara umum.

Ditinjau oleh: dr. Danny Darmawan

Refrensi:

1.  Detterbeck FC, Postmus PE and  Tanoue LT. The stage Classification of lung cancer . Edisi ke 3. American College of chest physician evidence based clinical practice guideline chest, 2013 ; 143

2.  Perhimpunan Dokter paru Indonesia . Kanker paru : pedoman diagnosis dan tatalaksana di Indonesia . PDPI; 2013 

POST A COMMENT

0 Comments