Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Mual dan Muntah

Mual dan Muntah

Jumat, 9/09/2016 | 14:07 WIB

Penyakit M

Share this article

Mual dan Muntah

Mual adalah sensasi tidak nyaman disertai keinginan untuk muntah sedangkan muntah adalah pengeluaran isi lambung secara paksa yang tidak dapat dikontrol melalui mulut akibat kontraksi dinding perut.

Mual dan muntah bukanlah penyakit, tetapi merupakan suatu tanda dan gejala tidak spesifik dari respon tubuh yang harus dicari tahu penyebabnya. Banyak faktor yang dapat memicu mual dan muntah, yaitu :

1.  Penyakit pencernaan: maag, luka di lambung, penyakit batu empedu, dan usus buntu.

2.  Penyakit di luar pencernaan: peningkatan tekanan dalam otak akibat stroke atau perdarahan, infeksi penyakit tertentu, vertigo, psikis, obat-obatan tertentu, dan muntah pada kehamilan.

Penyebab Mual dan Muntah

Mual dan Muntah

Sebagian besar muntah diikuti rasa mual terlebih dahulu, namun pada keadaan muntah menyemprot dikhawatirkan terjadi tekanan dalam otak. Penyebab dari muntah perlu diketahui melalui gejala penyerta, antara lain nyeri ulu hati pada sakit lambung, nyeri perut kanan bawah pada penyakit usus buntu, dan penggunaan zat-zat sebelumnya. Pada kasus muntah darah dapat dicurigai adanya luka dalam lambung atau varises di esophagus.

Efek Mual dan Muntah

Efek yang mungkin timbul akibat muntah adalah diare yang memicu dehidrasi dan terganggunnya keseimbangan asam basa tubuh, keadaan ini umumnya ditemui pada anak-anak dan tidak terlalu berbahaya pada orang dewasa.

Cara Penanganan Mual dan Muntah

Penanganan mual dan muntah dapat dilakukan setelah diketahui penyebabnya. Diagnosa yang tepat sangat diperlukan untuk tindakan pengobatan mengingat luasnya faktor pemicu mual dan muntah mulai dari penyakit ringan, penyakit berat dan gangguan psikologis. Umumnya dokter akan memberikan obat untuk mencegah mual dan muntah berkepanjangan, disertai pengobatan penyakit yang menjadi penyebab mual dan muntah.

Mual dan muntah dapat dicegah dengan cara menghindari faktor resiko penyebabnya, dengan cara konsultasi ke dokter sedini mungkin jika dirasa kondisi tubuh tidak sehat, hindari makanan pemicu mual misalnya makanan pedas, asam dan berlemak, minum obat anti mabuk jika menempuh perjalanan jauh, serta hindari pemicu stress.

Ditinjau oleh: dr. Danny Darmawan

Referensi:

  1. Hasler WL, Nausea Vomiting and Indigestion. Dalam Longo DL, Kasper DL, Jameson JL, Fauci AS, Hauser SI. Harrisons Principle of Internal Medicine. 18th edition. New York : McGraw Hill;2014.
  2. Tan Hoan Tjay, Kirana Rahardja. Obat-Obat Penting. Edisi ke-6. Elex Media Komputindo. Jakarta; 2007.

POST A COMMENT

0 Comments