Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Pyoderma Gangrenosum

Pyoderma Gangrenosum

Senin, 3/12/2018 | 17:12 WIB

Penyakit P

Share this article

Pyoderma Gangrenosum

Definisi

Pyoderma gangrenosum merupakan salah satu jenis penyakit kulit inflamasi dan ditandai dengan benjolan kecil berwarna merah atau melepuh (papula atau nodul) yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya luka besar menyakitkan (borok) yang berkembang di sekitar kulit, paling sering terjadi pada sekitar kaki.

Dalam beberapa kasus yang terjadi, penyebab dari pyoderma gangrenosum belum diketahui pasti. Akan tetapi kemungkinan besar merupakan gangguan pada sistem kekebalan tubuh (autoimun). Orang yang memiliki kondisi mendasar tertentu, seperti penyakit radang usus atau rheumatoid arthritis, berisiko lebih tinggi mengalami pyoderma gangrenosum.

Penyebab 

Penyebab pasti pyoderma gangrenosum tidak diketahui (idiopatik) meskipun diduga merupakan penyakit sistem kekebalan tubuh (autoimun). Gangguan autoimun disebabkan ketika pertahanan alami tubuh (antibodi) terhadap organisme asing atau menyerang mulai menyerang jaringan sehat karena alasan yang tidak diketahui.

Gejala 

Gejala yang di timbulkan oleh pyoderma gangrenosum, biasanya ada satu ulkus besar dan terkadang mungkin ada beberapa bisul. Ulkus bisa terinfeksi, mengeluarkan cairan atau nanah. Nyeri atau ketidaknyamanan dari ulkus sering terjadi. Pyoderma gangrenosum bukan kanker kulit dan tidak menyebabkan kanker.

Diagnosis

Tidak ada tes darah khusus untuk pyoderma gangrenosum. Kondisi tertentu seperti ulkus vena, pembuluh darah atau peradangan kulit, infeksi, cedera, dan kanker dapat terlihat seperti pyoderma gangrenosum. Dokter biasanya melakukan pengambilan sampel kulit (biopsi) untuk proses pemeriksaan yang dilakukan di laboratorium dengan melihat menggunakan mikroskop. Selain itu, luka yang terjadi perlu diseka untuk menyingkirkan infeksi. Dokter juga dapat mempertimbangkan tes darah atau tes lain untuk menyingkirkan kondisi apa pun yang mungkin terjadi dengan pyoderma gangrenosum. Penyakit ini bukan merupakan penyakit keturunan dan tidak diwariskan dari orang tua.

Pengobatan

Pengobatan pyoderma gangrenous biasanya.terdiri dari pembalut terbuka pada ulkus dan aplikasi topikal krim dan salep anti-inflamasi seperti kortikosteroid.  Kulit harus dilindungi dari cedera lain yang dapat menyebabkan perkembangan ulkus tambahan. Pengobatan tambahan pyoderma gangrenosum termasuk pemberian obat kortikosteroid seperti methylprednisolone dan prednisone. Kortikosteroid dapat diberikan dengan injeksi intramuskular atau secara oral atau dengan suntikan intralesi langsung ke pyoderma gangrenosum.

Selain itu, terapi imunosupresif (obat yang menekan sistem kekebalan) terkadang digunakan juga untuk mengobati orang dengan pyoderma gangrenosum. Siklosporin efektif untuk banyak pasien. Azathioprine dan cyclophosphamide juga merupakan obat imunosupresif yang telah digunakan untuk mengobati pyoderma gangrenous. Dalam beberapa kasus yang terjadi, jenis obat infliximab dan adalimumab sangat dikenal sebagai penghambat faktor nekrosis tumor dan telah digunakan untuk mengobati pyoderma gangrenosum. 

Daftar Pustaka 

  1. Brooklyn, T., dkk. 2006. Diagnosis and Treatment of Pyoderma Gangrenosum. Cheltenham General Hospital, Cheltenham GL53 7AN
  2. Pyoderma Gangrenosum https://www.mayoclinic.org
  3. Pyoderma Gangrenosum https://www.nhs.uk
  4. Pyoderma Gangrenosum: A Critical Appraisal https://www.nursingcenter.com
  5. Saigal, R., dkk. 2010. Pyoderma Gangrenosum. Department Rheumatology and Medicine. Apex Hospital, Jaipur
  6. Wollina, U. 2002. Clinical Management of Pyoderma Gangrenosum. Department of Dermatology, Hospital Dresden-Friedrichstadt, Dresden, Germany
  7. Yamamoto, T. 2015. Pyoderma Gangrenosum: An Important Dermatologic Condition Occasionally Associated With Rheumatic Diseases. Department of Dermatology, Fukushima Medical University, Fukushima 960-1295, Japan

POST A COMMENT

0 Comments