Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Hipertensi Pulmonal

Hipertensi Pulmonal

Senin, 3/12/2018 | 10:09 WIB

Penyakit H

Share this article

Hipertensi Pulmonal

Definisi

Hipertensi pulmonal adalah tekanan darah tinggi yang mempengaruhi arteri di paru-paru dan sisi kanan jantung, sehingga dapat mengancam jiwa yang semakin memburuk dari waktu ke waktu. Hipertensi pulmonal terjadi ketika arteri-arteri kecil di paru-paru yang disebut arteriol pulmonal dan kapilernya menjadi meyempit, tersumbat, atau hancur. Hal ini dapat menyebabkan darah lebih sulit mengalir melalui paru-paru, sehingga dapat meningkatkan tekanan di dalam arteri paru-paru. Ketika tekanan membesar, bilik kanan bawah jantung (ventrikel kanan) harus bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui paru-paru, dan pada akhirnya menyebabkan otot jantung menjadi melemah dan gagal. Akhirnya, itu dapat menyebabkan gagal jantung.

Penyebab

Penyebab terjadinya hipertensi pulmonal yaitu penyempitan, penyumbatan, atau kerusakan pada pembuluh darah kecil dan pembuluh kapiler yang memicu naiknya tekanan darah dalam pembuluh. Dengan adanya tekanan darah yang tinggi, maka dapat  membuat dinding pembuluh darah menjadi tebal, kaku, meradang, tegang, atau memicu tumbuhnya jaringan tambahan yang berujung berkurangnya aliran darah. 

Dalam beberapa kasus lainnya, ada kondisi lain yang menyebabkan masalah, di antaranya :

  • Gagal jantung kongestif
  • Pembekuan darah di paru-paru
  • HIV
  • Penggunaan narkoba 
  • Penyakit hati 
  • Lupus, skleroderma, rheumatoid arthritis, dan penyakit autoimun lainnya
  • Cacat jantung yang dimiliki sejak lahir
  • Penyakit paru-paru seperti emfisema, bronkitis kronis, atau fibrosis paru

Faktor Risiko

Ada beberapa faktor risiko lebih besar seseorang dapat terkena hipertensi pulmonal, jika :

  • Kelebihan berat badan 
  • Memiliki risiko terkena hipertensi pulmonal, seperti riwayat keluarga
  • Menggunakan obat-obatan terlarang (narkoba) 
  • Mengonsumsi obat penekan nafsu makan tertentu
  • Bertempat tinggal di daerah ketinggian 

Tanda dan Gejala

Mungkin tahap awal tanda dan gejala hipertensi pulmonal untuk sementara waktu tidak terlihat. Pada umumnya gejala pada hipertensi pulmonal berupa nafas pendek pada saat melakukan aktifitas. Selain itu, ada beberapa tanda dan gejala lainnya yang di timbulkan, meliputi :

  • Sesak nafas (dyspnea) selama aktivitas rutin
  • Kelelahan
  • Pusing atau pingsan mantra (sinkop)
  • Sakit dada atau nyeri
  • Pembengkakan (edema) di pergelangan kaki 
  • Warna kebiruan pada bibir dan kulit (sianosis)
  • Detak jantung balap atau palpitasi jantung
  • Neyeri di sisi kanan atas perut
  • Nafsu makan menurun

Diagnosis

Biasanya yang dilakukan oleh dokter untuk mendiagnosis hipertensi pulmonal, dokter mungkin bertanya tentang gejala dan faktor risiko, termasuk kondisi medis lainnya dan riwayat keluarga. Memiliki anggota keluarga dengan hipertensi pulmonal meningkatkan risiko terkena penyakit. 

Selain itu, ada beberapa tes penunjang lainnya untuk mendiagnosis hipertensi pulmonal, antara lain : 

  • Tes darah
  • Kateterisasi jantung
  • Penyinaran dengan sinar-X
  • CT scan 
  • Echokardiogram
  • EKG
  • Tes fungsi paru-paru
  • Pemindaian paru
  • Arteriogram paru

Pengobatan 

Pertama yang dilakukan oleh dokter yaitu, mengobati penyebab kondisi pasien. Jika berisiko mengalami pembekuan darah, biasanya dokter akan merekomendasikan pengencer darah. Obat-obatan lain meningkatkan seberapa baik kerja jantung dan menjaga cairan agar tidak menumpuk di dalam tubuh.  Kemudian perlu adanya terapi oksigen, terapi ini akan membantu jika kehabisan napas dan memiliki kadar oksigen rendah dalam darah. Apabila hipertensi pulmonal  sudah mengalami keparahan, maka dokter akan meresepkan obat yang disebut calcium channel blockers. Jenis obat ini bertujuan untuk menurunkan tekanan darah di paru-paru.

Daftar Pustaka 

  1. Connolly, M. J., dkk. 2016. Pulmonary hypertension: a guide for GPs. University Clinic for Internal Medicine, Medical University of Graz, Austria; Ludwig Boltzmann Institute for Lung Vascular Research, Graz, Austria
  2. Dunlap, B., dkk. 2016. Pulmonary Hypertension: Diagnosis and Treatment. Northwestern University, Chicago, Illinois
  3. Galie, N., dkk. 2015. 2015 ESC/ERS Guidelines For The Diagnosis And Treatment of Pulmonary Hypertension – Web Addenda. Department of Experimental, Diagnostic and Specialty Medicine–DIMES, University of Bologna, Via Massarenti 9, 40138 Bologna, Italy
  4. Noordegraaf, A. V., dkk. 2016. Pulmonary hypertension. VU University Medical Center, Dept of Pulmonary Medicine, De Boelelaan 1118, 1081 HV Amsterdam, The Netherlands
  5. Pulmonary Hypertension https://www.mayoclinic.org
  6. Unegbu, C., dkk. 2016. Pulmonary Hypertension Therapy and a Systematic Review of Efficacy and Safety of PDE-5 Inhibitors. Departments of Anesthesiology and Critical Care Medicine, Pediatrics, Medicine, Biomedical Engineering, and Cell

POST A COMMENT

0 Comments