Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Fibroid : Definisi, Penyebab dan Diagnosis

Fibroid : Definisi, Penyebab dan Diagnosis

Senin, 5/11/2018 | 15:24 WIB

Penyakit F

Share this article

FIBROID

Definisi

Fibroid merupakan pertumbuhan sel yang tidak normal yang terjadi di atas atau di dalam otot rahim. Fibroid merupakan tumor jinak yang sangat kecil kemungkinannya berpotensi menjadi kanker. Namun kondisi ini menimbulkan banyak masalah seperti pembengkakan perut, nyeri pada saat datang bulan, masalah kantung kemih dan bisa menyebabkan masalah kelahiran normal.

Fibroid

Jenis-jenis fibroid, antara lain :

1.  Fibroid subserosa, yaitu fibroid yang tumbuh di luar dinding rahim

2.  Fibroid submukosa, yaitu fibroid yang tumbuh di permukaan rahim namun dapat tumbuh menjalar hingga ke rahim

3.  Fibroid miometrial, yaitu fibroid yang ditemukan pada dinding otot rahim

4.  Fibroid pedunkulata, yaitu fibroid yang tumbuh di luar rahim namun menempel pada tangkai atau dasar rahim

Penyebab

Penyebab pasti fibroid belum ditemukan. Namun beberapa faktor bisa menyebabkan fibroid, diantaranya :

1.  Faktor genetik. Jika ibu atau saudara perempuan memiliki fibroid, maka Anda memiliki risiko tinggi terhadap kemungkinan terserang penyakit ini.

2.  Ras: wanita berkulit hitam memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit ini di usia muda dengan ukuran tumor atau fibroid yang lebih besar

3.  Wanita yang berusia lebih dari 40-50 tahun umumnya memiliki fibrosis. Setelah menopause, tumor akan menyusut

4.  Menstruasi dini

5.  Kurang makan sayuran, buah, serta sering meminum bir.

Tanda dan gejala

Gejala yang paling umum ditemukan adalah :

1.  Pendarahan yang hebat saat datang bulan

2.  Sulit buang air kecil

3.  Tekanan pada dubur

4.  Sulit buang air besar

5.  Perut kembung

Fibroid juga mengganggu kehamilan. Fibroid merupakan salah satu penyebab ketidaksuburan. Ketika wanita mengalami fibroid pada masa kehamilan, maka fibroid dapat menyebabkan keguguran.

Apabila fibroid memiliki ukuran yang terlalu besar, maka sangat mengganggu kehamilan sehingga operasi cesar akan sangat dianjurkan daripada melahirkan normal.

Diagnosis

Untuk mendiagnosis fibroid, dokter akan melakukan beberap tes, diantaranya :

1.  USG untuk mengonfirmasi diagnosis serta mencari dan mengetahui ukuran fibroid

2.  Tes darah jika memiliki perdarahan vagina yang tidak normal, dokter akan memeriksa kemungkinan penyebabnya

3.  Magnetic resonance imaging (MRI) untuk menunjukkan ukuran, lokasi fibroid, mengenali jenis tumor yang berbeda

4.  Biopsi uterus yaitupengambilan contoh jaringan rahim (biopsi uterus) untuk memastika apakah fibroid berpotensi kanker atau tidak

5.  Histeroskopi, tindakan ini menggunakan tabung yang dipasangi kamera, yang bernama endoskop. Endoskop dimasukkan ke dalam vagina untuk mengambil gambar bagian dalam dari rahim

Pengobatan

Fibroid dapat diatasi menggunakan beberapa jenis pengobatan atau pembedahan.

  1. Obat-obatan untuk meredakan peradangan dan membantu mengecilkan fibroid
  2. Pembedahan yang umum dilakukan adalah

a.  Miomektomi, yaitu untuk menghilangkan fibroid namun menjaga rahim tetap utuh

b.  Histerektomi, yaitu operasi pengangkatan rahim

c.  Ablasi endometrial yaitu penghilangan lapisan pada rahim dan hanya disarankan pada wanita yang memiliki fibroid pada lapisan dalam rahim

Daftar pustaka :

  1. Fibroids. Fibroids: Symptoms, Treatment, Diagnosis. http://obgyn.ucla.edu/fibroids
  2. Wilson, Debra Rose PhD. Fibroids. https://www.healthline.com/health/uterine-fibroids

POST A COMMENT

0 Comments