Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Antiphospholipid Syndrome (APS)

Antiphospholipid Syndrome (APS)

Jumat, 2/11/2018 | 16:41 WIB

Penyakit A

Share this article

Antiphospholipid Syndrome (APS)

Definisi

Antiphospholipid syndrome (APS) atau dikenal juga dengan sindrom Hughes, adalah gangguan sistem kekebalan tubuh yang terjadi ketika sistem kekebalan secara keliru menciptakan antibodi dan menyebabkan peningkatan risiko pembekuan darah.

Seseorang dengan APS beresiko mengalami :

  • Deep vein thrombosis (DVT), bekuan darah yang biasanya terjadi di kaki
  • Trombosis arteri (gumpalan di arteri), yang dapat menyebabkan stroke atau serangan iskemik transien (TIA) ("mini-stroke").
  • Gumpalan darah di otak, yang menyebabkan masalah dengan keseimbangan, mobilitas, penglihatan, ucapan, dan memori
  • Emboli pulmonal (penyumbatan di salah satu pembuluh darah di paru-paru).
  • Hipertensi dan serangan jantung.
  • Ruam. Beberapa orang terjadi ruam merah dengan pola berenda, seperti jaring.
  • Dan juga pada ibu hamil dapat menyebabkan tekanan darah tinggi yang berbahaya (preeklamsia), persalinan prematur keguguran berulang  dan  lahir mati.

APS tidak selalu menyebabkan masalah yang nyata, tetapi beberapa orang memiliki gejala umum yang mirip dengan sklerosis multipel (kondisi umum yang mempengaruhi sistem saraf pusat). Belum ada obat untuk sindrom antiphospholipid, tetapi obat-obatan dapat mengurangi risiko penggumpalan darah.

Gejala

Pada sindrom antiphospholipid (APS), sistem kekebalan menghasilkan antibodi abnormal yang membuat darah "lebih lengket" dari biasanya. Pembekuan darah di pembuluh darah dan arteri dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius atau mengancam jiwa. Orang dengan APS mungkin juga mengalami salah satu dari gejala berikut:

  • Masalah keseimbangan dan mobilitas
  • Masalah penglihatan, seperti penglihatan ganda
  • Masalah bicara dan memori
  • Kesemutan di lengan atau kaki
  • Kelelahan ekstrim
  • Sakit kepala kronis dan berulang atau migrain
  • Demensia dan kejang
  • Berdarah. Beberapa orang mengalami penurunan sel-sel darah yang dibutuhkan untuk pembekuan. Ini dapat menyebabkan perdarahan, terutama dari hidung dan gusi juga bisa mengeluarkan darah ke kulit yang akan muncul sebagai bercak-bercak merah kecil.

Penyebab

Antibodi biasanya melindungi tubuh terhadap penyerbu, seperti virus dan bakteri namun pada Antiphospholipid syndrome (APS) tubuh menghasilkan antibodi abnormal yang disebut antibodi antiphospholipid, hal inilah yang menyebabkan APS dan meningkatkan risiko pembekuan darah yang terjadi di pembuluh darah. Tidak jelas mengapa antibodi abnormal ini bisa terjadi, atau mengapa banyak orang memiliki antibodi antiphospholipid tetapi tidak terjadi pembekuan darah.

Faktor Resiko

Faktor risiko untuk sindrom antiphospholipid meliputi:

  • APS lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pada pria.
  • Gangguan sistem kekebalan. Memiliki kondisi autoimun lain, seperti lupus atau sindrom Sjogren, meningkatkan risiko sindrom antiphospholipid.
  • Sedang hamil
  • Infeksi. Kondisi ini lebih sering terjadi pada orang yang memiliki infeksi tertentu, seperti sifilis, HIV / AIDS, hepatitis C atau penyakit Lyme.
  • Obat-obatan. Obat-obat tertentu telah dikaitkan dengan sindrom antiphospholipid. Mereka termasuk hydralazine untuk tekanan darah tinggi, ritme jantung yang mengatur obat quinidine, obat anti-seizure phenytoin dan antibiotik amoxicillin.
  • Riwayat keluarga. Kondisi ini kadang terjadi dalam keluarga.

Diagnosa

Diagnosis APS didasarkan pada penilaian medis dan hasil tes darah spesifik untuk mencari antibody yang abnormal, dan untuk menemukannya hanya ketika antibodi menyebabkan masalah kesehatan. Jika antibodi antiphospholipid diidentifikasi selama tes darah pertama, tes lain akan diperlukan di kemudian hari untuk mengkonfirmasi apakah antibodi abnormal masih ada, untuk itulah diagnosis APS hanya dapat dilakukan setelah 2 hasil tes darah abnormal, dengan setidaknya selisih 12 minggu secara terpisah.

Jika dicurigai adanya APS, Anda biasanya akan dirujuk ke rumah sakit untuk menemui :

  • Hematologi (spesialis dalam kondisi yang mempengaruhi darah)
  • Seorang rheumatologist (spesialis dalam kondisi yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh)

Pengobatan

Pengobatan APS bertujuan untuk mengurangi risiko gumpalan darah semakin parah.

•Obat

Jika mengalami pembekuan darah, pengobatan awal standar oleh dokter biasanya melibatkan kombinasi obat pengencer darah. Saat seseorang mengonsumsi obat pengencer darah maka akan berpotensi meningkatkan risiko perdarahan. Dokter akan memantau dosis dengan tes darah.

•Perawatan selama kehamilan

Wanita yang sedang hamil dan didiagnosis dengan APS sangat disarankan untuk merencanakan kehamilan di masa depan. Ini karena beberapa obat yang digunakan untuk mengobati APS juga dapat membahayakan bayi yang belum lahir.

Jika Anda tidak merencanakan kehamilan Anda ini dapat meningkatkan risiko keguguran atau lahir mati pada bayi. Perawatan selama kehamilan akan direkomendasikan oleh ahli kandungan yang tergantung pada apakah Anda memiliki riwayat pembekuan darah dan komplikasi sebelumnya selama kehamilan. 

Penting untuk selalu memeriksakan diri dan berkonsultasi kesehatan dengan dokter.

DAFTAR PUSTAKA

  1. 21/08/2018. Antiphospholipid syndrome (APS). NHS. https://www.nhs.uk/conditions/antiphospholipid-syndrome/treatment/. Accsessed Oct. 16 2018.
  2. Oct. 03, 2018. Antiphospholipid syndrome. MAYO CLINIC. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/antiphospholipid-syndrome/diagnosis-treatment/drc-20355836. Accsessed Oct. 16 2018.

POST A COMMENT

0 Comments