Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Alasan Yang Menyebabkan Rendahnya Energi Pada Pria

Alasan Yang Menyebabkan Rendahnya Energi Pada Pria

Jumat, 2/11/2018 | 16:27 WIB

General

Share this article

APA YANG MENYEBABKAN RENDAHNYA ENERGI PADA PRIA?

Penyebab rendahnya energi pada pria

Ada beberapa alasan mengapa seorang pria mungkin memiliki energi rendah atau kelelahan kronis. Di bawah ini, alasan mengapa seorang pria mungkin mengalami tingkat energi yang rendah.

1. Diet

Diet yang buruk atau defisiensi nutrisi dapat menyebabkan orang memiliki tingkat energi yang rendah. Diet sehat yang mengandung banyak sayuran, biji-bijian, dan protein dapat meningkatkan tingkat energi pria. Makan makanan yang kurang nutrisi utama, atau yang tidak mengandung cukup kalori dapat menyebabkan kelelahan atau energi rendah. Memiliki kekurangan kalori sangat umum pada pria yang lebih muda yang mungkin berolahraga banyak atau angkat berat, atau pada pria yang lebih tua yang tidak cukup makan atau mengalami masalah kekurangan gizi.

2. Pola latihan

Orang mungkin memperhatikan bahwa tingkat energi mereka menurun setelah mereka menghabiskan waktu yang lama tanpa berolahraga. Olahraga meningkatkan kadar adrenalin dan energi. Seiring waktu, kurangnya olahraga dapat menyebabkan otot menjadi lebih lemah, yang dapat menyebabkan kelelahan setelah melakukan kegiatan dasar. Namun terlalu banyak melakukan olahraga juga bisa menyebabkan kelelahan. Sangat penting menemukan keseimbangan yang tepat untuk tingkat energi yang optimal untuk menghindari rasa lelah yang berlebihan.

3. Testosteron rendah

Testosteron adalah hormon seks pria primer. Ini memainkan peran penting dalam tingkat energi mental dan fisik. Seiring bertambahnya usia, jumlah testosteron yang diproduksi tubuh mereka menurun secara alami. Kadar testosteron yang rendah, juga disebut hipogonadisme pria, dapat menyebabkan tingkat energi yang rendah, kelelahan, dan depresi pada pria. Hipogonadisme pria menjadi lebih umum ketika seorang pria bertambah tua. Gejala lain dari testosteron rendah antara lain mengurangi energi dan stamina, depresi, memiliki sifat lekas marah, kesulitan berkonsentrasi, anemia, muka memerah, disfungsi ereksi, infertilitas, penurunan pertumbuhan janggut dan rambut, penurunan massa otot, perkembangan jaringan payudara yang disebut ginekomastia serta hilangnya massa tulang yang disebut osteoporosis.

4. Sleep apnea

Sleep apnea adalah gangguan tidur di mana pernapasan seseorang terganggu selama tidur. Sleep apnea lebih sering terjadi pada pria daripada wanita dan pada orang yang kelebihan berat badan. Gejala utama sleep apnea adalah kantuk yang berlebihan pada siang hari. Selain itu sleep apnea menunujkan tanda berikut yaitu : tidur gelisah, mendengkur keras, sakit kepala pagi hari, kesulitan berkonsentrasi, sifat lekas marah serta kecemasan atau depresi. Gejala-gejala ini tidak selalu menandakan sleep apnea. Jika anda  mencurigai bahwa anda mengalami sleep apnea, bicarakanlah dengan dokter karena kondisi ini dapat mengancam jiwa.

5. Insomnia

Insomnia dan masalah tidur lainnya dapat menyebabkan rendahnya energi pada pria. Meskipun lebih umum pada orang dewasa yang lebih tua, insomnia dapat mempengaruhi pria dari segala usia. Ada banyak penyebab insomnia, termasuk alasan fisik, emosional, dan psikologis.

6. Depresi

Depresi adalah kondisi medis yang mempengaruhi banyak pria. Gejala-gejala depresi mungkin berbeda pada pria dan wanita. Pria dengan depresi mungkin merasa seolah-olah mereka memiliki energi yang sangat rendah. Mereka dapat kehilangan minat di bidang kehidupan mereka, seperti pekerjaan, keluarga, atau hobi. Depresi pada pria dapat menyebabkan gejala berikut: kesedihan dan iritabilitas, kemarahan atau agresi, kesulitan tidur, kesulitan berkonsentrasi, kesulitan melakukan tugas sehari-hari, masalah dengan hasrat dan kinerja seksual dan menarik diri dari teman dan keluarga.

7. Anemia

Anemia defisiensi besi adalah kekurangan gizi umum yang disebabkan oleh kurangnya zat besi. Sementara itu juga ditemukan pada wanita, perdarahan pada saluran pencernaan pada pria, seperti dari maag atau gastritis, adalah penyebab paling umum dari anemia jenis ini.

8. Gangguan tiroid

Kelenjar tiroid menghasilkan hormon yang mengontrol metabolisme tubuh dan fungsi penting lainnya. Ketika kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon tertentu, itu menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai hipotiroidisme. Wanita jauh lebih mungkin memiliki hypothyroidism, tetapi pria dari segala usia juga dapat mengembangkan kondisi ini. Gejala gangguan tiroid meliputi: kelelahan, kabut otak perubahan nafsu makan serta intoleransi terhadap dingin.

9. Kondisi medis

Ada beberapa kondisi medis dan faktor terkait yang juga dapat menyebabkan kelelahan. Di antara yang paling umum adalah: diabetes, penyakit jantung dan beberapa obat tertentu.

Gejala energi rendah pada pria

Kesulitan berkonsentrasi dapat terjadi bersamaan dengan tingkat energi yang rendah.

Seseorang yang mengalami energi rendah mungkin merasa lelah sepanjang waktu dan mungkin tidak dapat menyelesaikan tugas-tugas dasar tanpa merasa lelah atau kelelahan. Gejala lain yang terkait dengan energi rendah atau kelelahan meliputi:

1. Merasa mengantuk di siang hari

2. Kabut otak, atau kesulitan berkonsentrasi

3. Kurang motivasi

Bagaimana pria dapat meningkatkan level energi

Energi rendah dapat muncul ketika seseorang mengalami stres yang signifikan, berolahraga terlalu banyak atau terlalu sedikit, atau memiliki pola makan yang buruk. Ketika hal diatas adalah penyebabnya, orang harus menemukan bahwa perubahan gaya hidup sederhana menyebabkan dorongan signifikan dalam tingkat energinya. Setiap pria yang secara konsisten mengalami gejala-gejala ini harus menemui dokter untuk mendapatkan pelayanan kesehatan mereka untuk menyingkirkan kondisi kesehatan yang mendasarinya. Dalam banyak kasus, orang dapat menggunakan metode berikut untuk meningkatkan tingkat energi harian mereka:

1. Diet yang bagus

Makan dengan kandungan tinggi lemak, atau tinggi gula dapat menyebabkan kekurangan nutrisi dan kelelahan. Untuk itu perlu untuk memastikan mereka memenuhi kebutuhan nutrisi harian anda. Makan makanan yang sehat dan kaya energi dapat membantu meningkatkan tingkat energi. Diet kaya buah, sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian akan memberikan banyak energi yang sehat.

2. Olahraga yang cukup dan teratur

Aktivitas fisik meningkatkan kadar hormon, termasuk testosteron dan adrenalin, yang akan memberi seseorang dorongan energi. Olahraga yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan tingkat energi anda adalah bisa dilakukan dengan melakukan latihan ringan misalnya jalan-jalan dan bersepada dengan rutin. Seiring waktu, latihan rutin dapat meningkatkan tingkat energi dan mengurangi kelelahan. Olahraga teratur juga dapat meningkatkan kualitas tidur dan membantu seseorang untuk lebih banyak beristirahat.

3. Tidur yang cukup

Orang dengan kualitas tidur yang cukup dan baik dapat meningkatkan tingkat nergi nya. Untuk itu disarankan seseorang itu untuk bisa tidur 7-8 jam setiap malam.

4. Mendapatkan kebutuhan air yang cukup.

Tubuh membutuhkan banyak air agar tetap fit. Dehidrasi dapat menurunkan tingkat energi dan menyebabkan kelelahan. Sangat mudah bagi pria untuk mengalami dehidrasi, terutama jika mereka adalah orang dewasa yang lebih tua atau sangat aktif.

Daftar pustaka :

1. Medical news today. 2018. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323377.php.

2. Camaschella, C. (2015, May 7). Iron-deficiency anemia. New England Journal of Medicine, 372(19), 1832–1843. Retrieved from http://iacld.ir/DL/elm/94/irondeficiencyanemia.pdf

3. Men and depression. (2017, January). Retrieved from https://www.nimh.nih.gov/health/publications/men-and-depression/index.shtml

POST A COMMENT

0 Comments