Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Depresi Klinis

Depresi Klinis

Jumat, 2/11/2018 | 15:39 WIB

Penyakit D

Share this article

Depresi Klinis

Definisi

Depresi klinis adalah bentuk depresi yang lebih berat dari depresi biasanya, penyebabnya tidak sama seperti kehilangan, seperti kematian orang yang dicintai, atau kondisi medis, seperti gangguan tiroid. Depresi klinis dikenal juga dengan gangguan depresi mayor. Depresi klinis lebih dari sekadar merasa tidak bahagia atau jenuh selama beberapa hari.

Beberapa orang berpikir depresi adalah hal yang sepele dan bukan kondisi kesehatan yang serius, padahal depresi adalah penyakit yang jelas ada dan memiliki gejala yang nyata. Depresi bukanlah tanda kelemahan, depresi perlu diobati, dan kini sudah ada perawatannya sehingga seseorang yang mengalami depresi klinis dapat pulih sepenuhnya.

Gejala

Gejala depresi klinis dapat bertahan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan dan mengganggu aktivitas dalam hidup seseorang seperti bekerja, hubungan social dan lainnya. Ada banyak gejala depresi klinis, Anda bisa merasakan gejala semua atau salah satunya saja.

  • Gejala psikologis

Merasa sedih terus-menerus, merasa putus asa dan tak berdaya, tidak percaya diri, mudah menangis, terus merasa bersalah, mudah kesal dan intoleran terhadap orang lain, tidak memiliki motivasi atau minat, sulit untuk membuat keputusan, sulit senang atau bahagia, merasa cemas atau khawatir, memiliki pikiran untuk bunuh diri atau pikiran untuk melukai diri sendiri.

  • Gejala fisik

Lambat dalam bergerak dan berbicara, perubahan nafsu makan dan berat badan (menjadi kurus atau lebih gendut), sembelit, sakit dan nyeri yang tidak dapat dijelaskan, kekurangan energi, kehilangan libido, perubahan siklus menstruasi, tidur terganggu.

  • Gejala social

Tidak bekerja dengan baik, menghindari kontak dengan teman dan menarik diri dari kegiatan social, mengabaikan hobi dan minat, mengalami kesulitan dalam kehidupan rumah dan keluarga.

  • Keparahan depresi

Depresi memiliki tingkat keseriusan, dokter membaginya menjadi :

    1. depresi ringan - memiliki dampak sedikit pada kehidupan sehari-hari
    2. depresi moderat - memiliki dampak yang signifikan terhadap kehidupan sehari-hari
    3. depresi berat – membuat seseorang merasa hampir mustahil dalam menjalani kehidupan sehari-hari, beberapa orang dengan depresi berat mungkin memiliki gejala psikotik.

Depresi klinis dapat terjadi pada orang-orang dari segala usia, termasuk anak-anak. Namun, gejala dari depresi klinis meskipun sudah pada tingkat depresi berat dapat membaik dengan konseling psikologis, obat antidepresan atau kombinasi keduanya.

Penyebab

Depresi klinis dapat disebabkan oleh berbagai alasan dan memiliki banyak pemicu yang berbeda, diantaranya :

  • Kejadian yang menegangkan : seperti terlalu berkabung, putusnya suatu hubungan.
  • Kepribadian : seseorang dengan kepribadian merasa harga diri rendah dan teralu kritis terhadap diri sendiri, lebih rentan terhadap depresi klinis.
  • Riwayat keluarga : jika seseorang di keluarga pernah mengalami depresi di masa lalu, seperti orang tua atau saudara lainnya, kemungkinan besar Anda juga akan mengembangkannya.
  • Melahirkan ; beberapa wanita sangat rentan terhadap depresi setelah kehamilan, perubahan hormonal dan fisik, serta tanggung jawab tambahan dari kehidupan baru, dapat menyebabkan depresi pascanatal.
  • Kesendirian : terpisah dari keluarga dan orang terdekat dapat meningkatkan risiko depresi.
  • Alkohol dan obat-obatan : minum terlalu banyak alkohol atau mengonsumsi narkoba, dapat menyebabkan spiral depresi.
  • Penyakit : risiko depresi lebih tinggi jika Anda memiliki penyakit yang sudah lama atau mengancam jiwa, seperti penyakit jantung koroner atau kanker dan cedera kepala.

Diagnosa

Tidak ada tes fisik ntuk mendiagnosis depresi klinis, tetapi dokter mungkin memeriksa Anda dan melakukan tes urine atau darah untuk menyingkirkan kondisi lain yang memiliki gejala serupa, seperti tiroid yang kurang aktif.

Cara utama dokter akan memberi tahu apakah Anda mengalami depresi adalah dengan mengajukan banyak pertanyaan tentang kesehatan umum Anda dan bagaimana kondisi itu dapat memengaruhi Anda secara mental dan fisik. banyak dokter menggunakan kriteria gejala untuk gangguan depresi utama dalam Diagnostik dan Statistik Manual Gangguan Mental (DSM-5), yang diterbitkan oleh American Psychiatric Association.

Pengobatan

Pengobatan mengkombinasikan dari berbagai cara dan sesuai tingkat depresinya, diantaraya :

  • Depresi ringan

Jika Anda mengalami depresi ringan, perawatan berikut mungkin disarankan.

Tunggu dan lihat

Dokter akan menunggu dalam waktu yang singkat untuk melihat apakah itu membaik dengan sendirinya. Dalam hal ini, Anda akan dipantau oleh dokter selama 2 minggu untuk melihat kemajuan. Ini dikenal sebagai penungguan waspada (watchful waiting).

Olahraga

Ada bukti bahwa olahraga dapat membantu depresi, dan ini adalah salah satu perawatan utama untuk depresi ringan.

Swadaya

Berbicaralah dengan teman atau kerabat atau kepada GP atau layanan terapi psikologis lainnya seperti mencoba buku-buku bantuan mandiri atau terapi perilaku kognitif online (CBT) dapat membantu mengurangi depresi yang Anda alami.

Aplikasi kesehatan mental

Anda juga dapat menemukan aplikasi dan alat kesehatan mental di pustaka aplikasi NHS.

    • Depresi ringan hingga sedang

Jika Anda mengalami depresi ringan hingga sedang yang tidak membaik, Anda perlu menemui terapi berbicara. Ada berbagai jenis terapi bicara untuk depresi, termasuk terapi perilaku kognitif (CBT) dan konseling. Dokter dapat merujuk Anda untuk perawatan berbicara, atau Anda dapat dating langsung ke layanan terapi psikologis.

    • Depresi sedang hingga berat

Jika Anda mengalami depresi sedang hingga berat, perawatan yang mungkin disarankan, diantaranya :

1.  Antidepresan (disarankan oleh dokter)

2. Terapi kombinasi : dokter mungkin menyarankan Anda untuk perawatan antidepresan dan terapi bicara. Kombinasi antidepresan dan CBT biasanya bekerja lebih baik daripada hanya memiliki satu dari perawatan ini.

3. Tim kesehatan mental : jika Anda mengalami depresi berat, Anda mungkin akan dirujuk ke tim kesehatan mental yang terdiri dari psikolog, psikiater, perawat spesialis, dan ahli terapi okupasi. Tim-tim ini sering memberikan perawatan berbicara spesialis yang intensif serta obat yang diresepkan.

DAFTAR PUSTAKA :

POST A COMMENT

0 Comments