Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Definisi Koma

Definisi Koma

Rabu, 31/10/2018 | 16:28 WIB

Penyakit K

Share this article

KOMA

Definisi

Koma merupakan suatu kondisi medis dimana seseorang tidak sadar dan tidak memberi respons terhadap suara maupun nyeri atau sakit dalam jangka waktu yang lama.  Ketidaksadaran ini disebabkan karena menurunnya aktivitas di dalam otak sebagai akibat dari berbagai hal seperti cedera otak parah, keracunan, atau infeksi otak. Jaringan otak mengalami pembengkakan ataupun pendarahan menyebabkan otak dalam tengkorak terhimpit, sehingga tekanan dalam otak meningkat drastis. Darah dan oksigen juga terhambat masuk ke otak.

Fungsi otak sudah terganggu. Otak jadi tak mampu membuang sisa cairan dan zat beracun keluar dari tubuh. Akibatnya, cairan tersebut akan menggenang di otak. Inilah yang menyebabkan seseorang hilang kesadaran dan koma, tetapi masih hidup.

Penyebab

Banyak hal dapat menyebabkan seseorang dalam kondisikoma, seperti :

1.  Infeksi, seperti radang selaput otak atau meningitis

2.  Trauma, seperti cedera kepala

3.  Keracunan, misalnya keracunan zat karbon monoksida

4.  Overdosis obat-obatan dan alkohol

5.  Tumor otak

Tanda dan gejala

Tanda yang tampak ketika seseorang berada dalam kondisi koma di antaranya:

1.  Mata menutup

2.  Pupil mata tidak memberi respons terhadap cahaya

3.  Tidak ada respons tubuh, termasuk tangan dan kaki, terhadap stimulus nyeri

4.  Napas tidak teratur

Diagnosis

Langkah awal yang dilakukan dokter untuk mendiagnosis koma adalah :

1.  Memeriksa ukuran pupil mata.

2.  Memeriksa refleks dan gerakan, misalnya gerakan pada mata atau suara-suara yang mungkin dikeluarkan oleh penderita.

3.  Memeriksa adanya tanda-tanda cedera pada kepala.

4.  Memeriksa pola napas penderita.

5.  Memeriksa reaksi penderita terhadap rasa sakit.

Pemeriksaan lebih detail mungkin diperlukan, misalnya :

1.  Tes darah untuk mengetahui adanya pemicu koma, misalnya overdosis alkohol atau obat-obatan, keracunan karbon dioksida, dan gangguan organ hati.

2.  Elektroensefalografi atau EEGuntuk mengetahui apakah koma dipicu oleh kejang.

3.  MRI dan CT untuk mengetahuiapakah koma disebabkan oleh tumor, stroke, atau pun perdarahan di dalam otak.

4.  Pungsi lumbal.Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui adanya infeksi pada sistem saraf.

Pengobatan

Kesembuhan otak merupakan kunci kesembuhan pasien koma karena otak merupakan pusat dari segala fungsi tubuh. Dokter akan melakukan operasi untuk mencegah pembengkakan pada otak lebih lanjut, menyedot cairan, menyuplai oksigen, memperbaiki jaringan yang rusak.

Dokter tidak bias memprediksi kapan pasien koma akan tersadar dari koma. Namun peluang sadar kan semakin tipis apabila koma berlangsung lebih dari satu tahun.

Daftar pustaka :

  1. Mayo Clinic (2015). Diseases and Conditions. Coma. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/coma/symptoms-causes/syc-20371099
  2. NHS Choices UK (2015). Health A-Z. Coma. https://www.nhs.uk/conditions/coma/

POST A COMMENT

0 Comments