Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Mikrosefalus : Gejala, Penyebab dan Pengobatan

Mikrosefalus : Gejala, Penyebab dan Pengobatan

Selasa, 30/10/2018 | 15:04 WIB

Penyakit M

Share this article

Microcephaly

Definisi

Microcephaly adalah kondisi neurologis yang langka di mana ukuran kepala bayi yang dilahirkan lebih kecil dibandingkan dengan bayi lainnya. Terkadang terdeteksi saat lahir. Anak-anak dengan microcephalysering mengalami masalah perkembangan. Umumnya tidak ada pengobatan untuk microcephaly, tetapi intervensi dini dengan terapi yang mendukung, seperti terapi bicara dan okupasi, dapat membantu meningkatkan perkembangan anak dan meningkatkan kualitas hidup.

Penyebab

Ada banyak penyebab potensial microcephaly, tetapi seringkali penyebabnya masih belum diketahui.

Penyebab paling umum termasuk :

  • Infeksi selama kehamilan: toksoplasmosis (disebabkan oleh parasit yang ditemukan pada daging setengah matang), Campylobacter pylori, rubella, herpes, sifilis, cytomegalovirus, HIV dan Zika;
  • Paparan obat-obatan dan bahan kimia beracun: paparan pada logam berat seperti arsen dan merkuri, alkohol, radiasi, dan merokok;
  • Cedera pra dan perinatal pada otak yang sedang berkembang (hipoksia-iskemia, trauma);
  • Kelainan kromosom. Down syndrome dan kondisi lain dapat menyebabkan mikrosefali.
  • Malnutrisi berat. Tidak mendapatkan nutrisi yang cukup selama kehamilan dapat mempengaruhi perkembangan bayi.
  • Fenilketonuria yang tidak terkontrol juga dikenal sebagai PKU, pada ibu. PKU adalah cacat lahir yang menghambat kemampuan tubuh untuk memecah asam amino fenilalanin.
  • Craniosynostosis. Peleburan sendi yang prematur (jahitan) di antara lempeng tulang yang membentuk tengkorak bayi membuat otak tidak bertumbuh.
  • Penurunan oksigen ke otak janin (cerebral anoxia).

Berdasarkan tinjauan sistematis literatur hingga 30 Mei 2016, WHO telah menyimpulkan bahwa infeksi virus Zika selama kehamilan merupakan penyebab kelainan otak bawaan, termasuk microcephaly; dan bahwa virus Zika adalah pemicu sindrom Guillain-Barré.

Baca Juga : HidrosefalusAchondroplasia

Gejala

Tanda utama microcephaly adalah ukuran kepala jauh lebih kecil daripada anak-anak lain yang memiliki usia dan jenis kelamin yang sama. Seorang anak dengan microcephaly yang lebih berat mungkin juga memiliki dahi miring ke belakang.

Bayi yang lahir dengan microcephaly dapat berpotensi kejang dan menderita cacat fisik dan belajar saat mereka tumbuh dewasa.

Diagnosa

Microcephaly dapat didiagnosis selama kehamilan atau setelah bayi lahir.

Selama masa kehamilan

Selama masa kehamilan, microcephaly terkadang dapat didiagnosis dengan tes ultrasonografi/ USG. Untuk melihat microcephaly selama kehamilan, tes ultrasound harus dilakukan di akhir trimester ke-2 atau di awal trimester ketiga.

Setelah Bayi Lahir

Untuk mendiagnosis microcephaly setelah lahir, penyedia layanan kesehatan akan mengukur lingkar kepala (HC) bayi 24 jam setelah lahir dan kemudian membandingkannya dengan dengan standar populasi berdasarkan jenis kelamin dan usia  dan dengan standar pertumbuhan WHO, dan terus mengukur laju pertumbuhan kepala pada masa awal bayi.

Pengobatan

Tidak ada pengobatan khusus untuk microcephaly. Namun penting untuk menilai dan merawat bayi dan anak-anak dengan microcephaly intervensi dini dengan terapi yang mendukung, seperti terapi bicara dan okupasi, dapat membantu meningkatkan perkembangan anak dan meningkatkan kualitas hidup.

DAFTAR PUSTAKA :

  1. 14 October 2016. Microcephaly. World Health Organization. http://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/microcephaly. Accsessed Sept. 21 2018.
  2. April 26, 2018. Microcephaly. MAYO CLINIC. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/microcephaly/diagnosis-treatment/drc-20375056/. Accsessed Sept. 21 2018.
  3. November 21, 2017. Facts about Microcephaly. CDC- Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/ncbddd/birthdefects/microcephaly.html. Accsessed Sept. 21 2018.

POST A COMMENT

0 Comments