Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Keratosis Sebororik

Keratosis Sebororik

Senin, 29/10/2018 | 15:08 WIB

Penyakit K

Share this article

KERATOSIS SEBOROIK

Definisi

Keratosis sebororik merupakan salah satu jenis penyakit kulit dimana pada permukaan kulit tumbuh benjolan seperti kutil. Benjolan tersebut merupakan tumor jinak berwarna coklat sampai kehitaman pada kulit dan umumnya terjadi pada orang tua mulai dekade ke-5. 

Benjolan kehitaman dapat mengganggu penampilan karena lokasi yang umumnya di area yang terlihat.

Penyebab

Penyebab keratosis seboroik belum diketahui secara pasti. Para pakar menduga ada beberapa faktor yang mungkin bisa memicu kondisi ini, di antaranya adalah : 

  • Usia. Penyakit kulit ini pada umumnya mulai terjadi pada usia dewasa di atas 40 tahun dan jumlahnya akan semakin bertambah seiring bertambahnya usia.
  • Paparan sinar matahari. keratosis seboroik lebih sering muncul pada daerah yang terpapar sinar matahari, terutama pada daerah leher dan wajah. Hal ini terjadi seiring dengan ditemukannya mutasi sel tubuh.
  • Riwayat keluarga. Apabila dalam keluarga mempunyai riwayat terkena penyakit kulit ini, maka ada kemungkinan seseorang akan mengalami juga. 
  • Warna kulit. Orang berkulit putih memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit ini. 

Tanda dan gejala

Benjolan-benjolan keratosis seboroik bisa tumbuh di mana saja seperti wajah, dada, bahu, serta punggung. 

Benjolan-benjolan tersebut mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

  • Jumlahnya lebih dari satu. Penyebarannya bisa berkelompok atau satu-satu
  • Bentuknya bulat atau lonjong 
  • Permukaannya licin, rata atau benjolan bersisik
  • Berwarna cokelat muda, cokelat tua, atau hitam.
  • Terkadang bisa gatal atau mengalami iritasi dan berdarah akibat gesekan dengan pakaian.

Diagnosis

Pemeriksaan fisik keratosis seboroik umumnya terdeteksi melalui bentuknya yang unik. Keratosis seboroik tampak seperti lesi berupa plak yang agak menonjol dan menempel pada permukaan kulit.

Pemeriksaan seperti biopsi yaitu mengambil sampel jaringan kulit pada benjolan  bisa dilakukan. 

Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan histopatologi

Pengobatan

Pengobatan keratosis seboroik jarang dilakukan kecuali jika benjolannya mengalami iritasi atau merasa mengganggu penampilan. 

Beberapa terapi juga bisa dilakukan untuk mengatasi keratosis seboroik, diantaranya :

  • Krioterapi, yaitu operasi dengan cara membekukan sel-sel kanker menggunakan cryogen (berupa nitrogen cair) 
  • Bedah listrik yaitu pembedahan atau tindakan dengan menggunakan perantaraan panas arus listrik berfrekuensi tinggi 
  • Laser CO2 yaitu memotong jaringan menggunakan gelombang elektromagnetik tanpa efek radiasi dan tidak tidak berdarah saat memotong
  • Bedah minor. Untuk lesi keratosis seboroik yang berukuran besar dapat  dilakukan bedah dengan pisau bedah. Metode ini memerlukan anestesi lokal untuk mengurangi rasa nyeri.

Daftar pustaka

  1. Mayo Clinic (2018). Diseases and Conditions. Seborrheic Keratosis. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/seborrheic-keratosis/symptoms-causes/syc-20353878
  2. Drugs (2018). Seborrheic Keratosis. https://www.drugs.com/mcd/seborrheic-keratosis

POST A COMMENT

0 Comments