Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Parafimosis : Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan

Parafimosis : Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan

Jumat, 26/10/2018 | 14:25 WIB

Penyakit P

Share this article

PARAFIMOSIS

Definisi

Parafimosis adalah suatu kondisi dimana kulit penutup penis tidak dapat ditarik ke depan hingga ke kepala penis. Kondisi ini hanya terjadi pada pria yang belum disunat dan menyebabkan kulit menjadi bengkak, akibatnya peredaran darah ke ujung penis dapat menjadi lambat atau terhenti. Parafimosismerupakan sebuah situasi gawat darurat.  

Penyebab Parafimosis

Faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan parafimosis :

1.  Mengalami cedera sekitar alat kelamin

2.  Kulup seringkali tidak ditarik lagi setelah buang air kecil atau dibersihkan

3.  Menderita infeksi

4.  Menjalani kateter

5.  menarik kulit pada penis terlalu kuat

Tanda dan gejala

Gejala umum parafimosis adalah :

1.  Kulit penutup penis tidak dapat kembali ke ujung depan kepala penis

2.  Kulit penutup penis bengkak

3.  Kulit penutup penis terasa nyeri

4.  Ujung kepala penis yang berwarna merah tua atau biru karena kurang peredaran darah

Diagnosis

Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik terhadap penis dan wawancara untuk mengetahui gejala yang dirasakan penderita bertujuan untuk menentukan diagnosis parafimosis

Pengobatan Parafimosis

Penanganan parafimosis dapat dilakukan dengan cara mengembalikan kulup penis pada posisi normal secepatnya.

Prosedur sederhana yang dapat dilakukan untuk menangani parafimosis adalah :

1.  Mengompres bagian yang bengkak dengan es.

2.  Membungkus erat penis penderita dengan perban.

3.  Mengeluarkan darah atau nanah menggunakan jarum.

4.  Menyuntikan obat yang dapat mengurangi pembengkakan

Pencegahan Parafimosis

1.  Membasuh penis menggunakan air hangat secara rutin  misalnya ketika mandi
2.  Menghindari penggunaan bedak atau deodoran pada penis karena dapat memicu iritasi
3.  Tidak menarik atau membuka kulup bayi maupun balita karena dapat menyebabkan rasa sakit dan cidera.
4.  Menggunakan sabun tanpa kandungan parfum atau dengan bahan kimia ringan agar terhindar dari iritasi.

Daftar pustaka :

  1. NHS Choices UK (2018). Health A-Z. Tight Foreskin (Phimosis and Paraphimosis). https://www.nhs.uk/conditions/phimosis/
  2. Ellis, et al. Healthline (2016). Paraphimosis.

POST A COMMENT

0 Comments