Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Penyebab Nyeri Pada Tumit

Penyebab Nyeri Pada Tumit

Rabu, 17/10/2018 | 16:58 WIB

General

Share this article

PENYEBAB NYERI PADA TUMIT

Definisi Nyeri Tumit

Nyeri tumit adalah kondisi yang mana penderita mengalami rasa nyeri pada tumit saat berat badan bertumpu pada salah satu atau kedua tumit. Misalnya pada saat berjalan dan berdiri, nyeri tumit merupakan kondisi yang sering dialami antara 1 dari 10 orang pernah mengalami kondisi ini setidaknya sekali seumur hidupnya.

Penyebab Nyeri Tumit

Nyeri tumit biasanya tidak disebabkan oleh cedera tunggal, seperti terpelintir atau jatuh, tetapi umumnya disebabkan oleh ketukan tumit yang terjadi secara berulang.

Penyebab umum nyeri tumit meliputi:

  1. Plantar fasciitis, atau peradangan pada plantar fasia: adalah ligamentum seperti tali yang kuat yang berjalan dari calcaneum (tulang tumit) ke ujung kaki.
  2. Tumit bursitis: Peradangan dapat terjadi di bagian belakang tumit, di bursa, kantung fibrosa penuh cairan. Ini bisa terjadi karena mendarat dengan canggung atau keras di tumit atau dari tekanan dari alas kaki. Nyeri bisa dirasakan jauh di dalam tumit atau di bagian belakang tumit. Kadang-kadang, tendon Achilles bisa membengkak. Seiring berjalannya hari, rasa sakit biasanya semakin memburuk.
  3. Benjolan tumit: Juga dikenal sebagai benjolan pompa, ini umum terjadi pada remaja. Tulang tumit belum sepenuhnya matang, dan menggosok secara berlebihan, sehingga pembentukan tulang terlalu banyak. Biasanya ini terjadi karena mulai memakai sepatu hak tinggi sebelum tulang sepenuhnya matang.
  4. Sindrom terowongan tarsal: Sebuah saraf besar di belakang kaki menjadi terjepit atau terperangkap (terkompresi). Ini adalah jenis neuropati kompresi yang dapat terjadi baik di pergelangan kaki atau tangan.
  5. Peradangan kronis dari pada tumit

Selain penyebab diatas beberapa penyebab lain yang mengakibatkan nyeri tumit adalah : kista calcaneal, massa jaringan lunak, robek tendon fleksor pendek, artritis sistemik (lupus, rheumatoid arthritis, psoriatic arthritis),memar tulang, postur yang buruk saat berjalan atau berlari, kista tulang, kista berisi cairan soliter di tulang, ketika kadar asam urat dalam darah naik sampai kristal urat mulai terbentuk di sekitar sendi, menyebabkan peradangan dan nyeri hebat, osteomielitis, dan infeksi tulang.

Tanda Dan Gejala Nyeri Tumit

Nyeri tumit biasanya dimulai secara bertahap dari yang gejala ringan sampai menjadi lebih parah. Jika anda merasakan gejala –gejala berikut ini segera periksakan kedokter:

  1. Bengkak pada tumit dan terasa kaku, yang mungkin menandakan adanya radang sendi.
  2. Kaki terasa panas disertai demam yang mencapai 38°C. Hal ini mungkin mengindikasikan adanya infeksi pada tulang.
  3. Rasa nyeri pada tumit yang berlangsung selama beberapa minggu.
  4. Ada rasa sensasi mati rasa atau kesemutan pada kaki, yang bisa menjadi tanda adanya kerusakan saraf pada telapak kaki dan betis .

Diagnosa Nyeri Tumit

Dokter akan menanyakan tentang rasa sakitnya, tentang seberapa banyak aktivitas berjalan dan berdiri yang dilakukan, jenis alas kaki apa yang mereka gunakan, serta riwayat medis. Melakukan pengujian otot, mulai dari lutut dan mencari bentuk atau perubahan kulit yang tidak biasa. Hal ini dapat membantu membedakan antara pertumbuhan, psoriasis, dan kondisi lainnya. Meremas tumit dapat membantu mendeteksi masalah saraf, keberadaan kista, atau fraktur stres. Pemeriksaan ini cukup untuk membuat diagnosis, tetapi kadang-kadang tes darah atau pemeriksaan penunjang lainya diperlukan.

Pengobatan Nyeri Tumit

Pada umunya perawatan nyeri tumit bersifat konservatif dalam beberapa bulan.

Pilihan perawatan termasuk:

  1. Obat anti-inflamasi non-steroid (NSAID) dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.
  2. Suntikan kortikosteroid dapat bekerja jika NSAID tidak efektif, tetapi ini harus digunakan dengan hati-hati, karena penggunaan jangka panjang dapat memiliki efek samping.
  3. Terapi fisik dapat mengajarkan latihan yang meregangkan plantar fascia dan tendon Achilles dan memperkuat otot kaki bagian bawah, menghasilkan stabilisasi yang lebih baik pada pergelangan kaki dan tumit.
  4. Pemutaran atletik memberikan bagian bawah kaki yang lebih baik.
  5. Orthotics, atau alat bantu, dan sol dapat membantu memperbaiki kesalahan dan bantalan kaki serta mendukung lengkungan selama proses penyembuhan.

Pencegahan Nyeri Tumit

Pencegahan nyeri tumit dapat anda lakukan dengan melibatkan dan mengurangi stres pada bagian tubuh. Berikut tips untuk mencegah nyeri tumit antara lain :

  1. Memakai sepatu saat di tanah yang keras, dan tidak bertelanjang kaki
  2. Menjaga berat badan yang sehat untuk mengurangi stres pada tumit
  3. Memilih alas kaki dengan tumit yang terbuat dari bahan yang dapat menyerap tekanan atau menggunakan bantalan tumit yang disisipkan
  4. Pastikan sepatu benar-benar pas dan tidak memiliki sepatu hak atau sol yang usang yang berpotensi memicu rasa sakit
  5. Istirahatkan kaki anda daripada berdiri jika anda rentan terhadap nyeri tumit
  6. Lakukan pemanasan dengan benar sebelum melakukan olahraga dan aktivitas yang dapat menimbulkan banyak tekanan pada tumit
  7. Pakai sepatu olahraga yang cocok untuk setiap kegiatan olahraga

Daftar Pustaka :

  1. Heel pain. (n.d.). Retrieved from https://www.bofas.org.uk/Patient-Information/Heel-Pain
  2. Heel pain. (n.d.). Retrieved from https://www.acfas.org/content.aspx?id=291
  3. Heel pain: Plantar fasciitis. (n.d.). Retrieved from https://www.acfas.org/footankleinfo/heel-pain.htm
  4. Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/181453.php

POST A COMMENT

0 Comments