Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Hernia Hiatus : Definisi, Penyebab dan Gejala

Hernia Hiatus : Definisi, Penyebab dan Gejala

Senin, 1/10/2018 | 13:43 WIB

Penyakit H

Share this article

HERNIA HIATUS

Definisi

Hernia hiatus adalah terjadinya tonjolan lambung naik ke diafragma. Diafragma adalah otot besar yang terletak di antara rongga perut dan rongga dada Anda. Anda menggunakan otot diafragma ini untuk membantu Anda bernapas. Lambung Anda berada di bawah diafragma, tetapi pada orang dengan hernia hiatus, sebagian lambung Anda didorong ke rongga dada melalui diafragma. Kejadian ini disebut hiatus.

Kondisi hernia hiatus sebagian besar terjadi pada orang yang berusia di atas 50 tahun. Hal ini mempengaruhi hingga 60% pada saat mereka berusai 60 tahun, menurut Esophageal Cancer Awareness Association.

Tipe hernia hiatus

Umumnya terdapat dua tipe hernia hiatus, yaitu:

  • Sliding hernia hiatus. Tipe yang lebih umum dari hernia hiatus. Tipe hernia hiatus ini terjadi ketika lambung dan esofagus masuk dan keluar dari dada Anda melalui pembukaan di diafragma (hiatus). Gangguan ini cenderung tidak menimbulkan gejala apapun. Biasanya sliding hernia hiatus tidak memerlukan perawatan
  • Fixed hernia hiatus. Jenis hernia ini jarang terjadi. Ini juga dikenal sebagai hernia paraesophageal. Pada hernia hiatus, bagian perut Anda mendorong diafragma Anda dan kondisinya permanen. Sebagian besar kasus tipe ini tidak serius. Namun, ada risiko bahwa aliran darah ke perut Anda bisa tersumbat. Jika hal ini terjadi, bisa menyebabkan kerusakan serius dan dianggap darurat medis

Penyebab

Sebagian besar penyebab hernia hiatus tidak diketahui. Hernia hiatus terjadi ketika jaringan otot yang melemah memungkinkan perut Anda membesar melalui diafragma. Selain itu, hernia hiatus dapat disebabkan oleh:

  • Usia. Perubahan terkait usia diafragma Anda. Biasanya, penyakit ini terjadi ketika berusia di atas 50 tahun
  • Cedera pada lambung, misalnya, setelah trauma atau jenis operasi tertentu
  • Terlahir dengan hiatus yang luar biasa
  • Tekanan terus-menerus dan intens pada otot-otot di sekitarnya, seperti ketika batuk, muntah, mengejan daat buang air besar, berolahraga atau mengangkat benda berat
  • Kondisi medis tertentu, seperti kehamilan dan obesitas

Faktor risiko

Hernia hiatus paling sering terjadi pada orang yang berusia 50 tahun ke atas, obesitas, dan merokok

Gejala

Kebanyakan hernia hiatus ringan jarang menyebabkan tanda dan gejala. Jika Anda mengalami beberapa gejala, biasanya disebabkan asam lambung, empedu, atau udara yang memasuki kerongkongan Anda. Gejala umum yang dapat Anda rasakan, termasuk:

  • Mulas yang memburuk ketika Anda membungku atau berbaring
  • Nyeri dada atau nyeri epigastrium
  • Kesulitan menelan
  • Muntah darah atau buang air besar berwarna hitam, yang dapat mengidentifikasikan perdarahan gastrointestinal

Diagnosa

Pada beberapa kasus, hernia hiatus tidak memunculkan gejala. Untuk mendiagnosis penyakit hernia hiatus diperlukan beberapa tes pemeriksaan, diantaranya:

  • Batrium X-ray. Prosedur ini, Anda harus meminum cairan barium yang melapisi dan mengisi lapisan dalam saluran pencernaan Anda sebelum melakukan X-ray. Lapisan ini membantu dokter Anda dalm melihat esofagus, lambung dan usus bagian atas
  • Endoskopi bagian atas. Pada tes ini, dokter Anda akan memasukan tabung tipis dan lentur yang dilengkapi dengan cahaya dan kamera ke tenggorokan Anda, untuk memeriksa bagian dalam esofagus dan perut Anda dan memeriksa peradangan
  • Manometri esofagus. Tes ini mengukur kontraksi otot ritmik di esofagus Anda ketika Anda menelan. Manometri esofagus juga mengukur koordinasi dan kekuatan yang diberilan oleh otot esofagus

Penanganan

Sebagian besar kasus hernia hiatus tidak memerlukan pengobatan. Jika Anda memiliki gejala, dokter dapat menentukan jenis perawatan. Jika Anda mengalami refluks asam dan nyeri ulu hati, dokter Anda memberikan perawatan dengan obat-obatan atau, jika tidak berfungsi, operasi.

  • Obat-obatan. Obat-obatan yang biasanya dapat diresepkan untuk Anda, termasuk andasida untuk menetralisir asam lambung yang dijual bebas, atau obat resep yang dapat menurunkan produksi asam, serta memberikan waktu untuk esofagus Anda sembuh
  • Operasi. Dokter Anda mungkin merekomendasikan Anda untuk melakukan operasi, apabila pengobatan tidak dapat berfungsi. Namun, pembedahan biasanya tidak dianjurkan. Beberapa jenis pembedahan untuk kondisi ini, termasuk menguatkan kembali otot esofagus yang lemah dan mengembalikan perut Anda ke posisi semula dan membuat hiatus Anda lebih kecil

Daftar Pustaka :

  1. Delgado A. Hiatal Hernia. In : Healthline. 2017
  2. DerSarkissian C. An Overview of Hiatal Hernia. In : WebMD. 2017
  3. Hiatal Hernia. In : nhs.uk. 2018
  4. Hiatal Hernia. In : Mayo Clinik. 2018

POST A COMMENT

0 Comments