Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Fissura Ani

Fissura Ani

Selasa, 25/09/2018 | 15:08 WIB

Penyakit F

Share this article

Fissura Ani

Definisi

Fissura ani merupakan suatu jenis penyakit yang mengalami terjadinya robekan mukosa atau luka epitel dengan nanah pada daerah anus dekat perbatasan dengan kulit, luka tersebut sering terjadi pada bagian belakang walau terkadang lebih jarang juga dapat ditemukan pada bagian depan, lebih jarang lagi pada bagian samping.

Penyebab

Terjadinya fissura ani dikarenakan otot melingkar dari anus yang mengalami kejang. Otot polos yang melingkari pada area dubur berfungsi sebagai katup untuk penutup sehingga kotoran menjadi padat dan cair. Otot ini bersifat involunter (otot yang tidak dapat dikontrol secara sadar), sehingga tidak dapat dipengaruhi oleh kehendak kita. Pada saat dalam keadaan duduk lama otot pada area dubur akan bertambah tegang, dan bila terdapat gangguan buang air besar akan mempermudah timbulnya luka pada selaput lendir.

Faktor-faktor risiko

Adapun faktor-faktor risiko untuk fissura ani, di antaranya:

  1. Bayi
  2. Sembelit
  3. Penuaan
  4. Persalinan
  5. Penyakit chron (penyakit radang usus kronis)
  6. Melakukan hubungan seks melaluianus

Gejala

Gejala yang di timbulkan berupa rasa nyeri dan pendarahan selama atau setelah buang air besar. Nyeri yang ditimbulkan selama beberapa menit hingga beberapa jam akan menghilang sampai saat buang air besar selanjutnya. Rasa sakit yang ditimbulkan sangatlah luar biasa hingga terjadi suatu pendarahan area dubur walaupun pendarahan tersebut tidak sebanyak pada wasir. Terkadang terdapat peradangan di area luka sehingga terbentuklah perianal abses dan  akhirnya menjadi fistula (saluran).

Pencegahan

Pencegahan yang harus dilakukan untuk menghindari terjadinya penyakit fissura ani dengan cara mengubah pola hidup dengan mengkonsumsi jenis makanan yang banyak mengandung serat dan banyak meminum air mineral yang bertujuan mempelancar buang air besar,dan menghindari mengkonsumsi jenis makanan yang dapat menimbulkan terjadinya diare.

Diagnosis

Dokter dapat mendiagnosis pasien yang mengalami fissura ani berdasarkan hasil pemeriksaan di area anus. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan untuk membedakan dari hemoroid  dan wasir. Pemeriksaan yang dilakukan diawali dengan melihat kondisi kulit di area lubang anus, apakah terdapat robekan atau tidak. Kemudian dokter akan melakukan suatu pemeriksaan dengan cara mencolok dubur untuk memeriksa di bagian saluran anus. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendeteksi kelainan pada dinding saluran anus serta melihat kondisi di dalam saluran anus. Dokter dapat melakukan pemeriksaan dengan menggunakan alat seperti tabung dari logam (anuskop) untuk melebarkan lubang anus,sehingga saluran anus dapat terlihat dengan jelas.

Pengobatan

Adapun pengobatan yang harus dilakukan, antara lain :

  1. Dengan cara memberikan pelunak pada tinja (psilium) yang bertujuan untuk mengurangi cedera pada saat buang air besar dengan keadaan tinja yang keras dan sulit.
  2. Pelumas berupa suppositoria (obat yang digunakan dengan cara memasukan kedalam dubur).
  3. Berendam dalam air hangat sambil duduk selama 10-15 menit setelah buang air besar, hal ini bertujuan untuk mengurangi rasa ketidaknyamanan serta membantu meningkatkan aliran darah.
  4. Dilakukan pembedahan jika proses pengobatan yang dilakukan tidaklah berhasil.

Daftar Pustaka

  1. Anal Fissure-Mayo Clinic https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/anal-fissure/symptoms causes/syc-20351424
  2. Anal Fissures-Cleveland Clinic https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/13177-anal-fissures
  3. Lawrente, Gerard. 2004. Anal Fissure. Lange, current surgical diagnosis & treatment. 11th edition. Lange Medical Book. Page 766 –768.
  4. Madalinski, M. H. Current Understanding of Anal Fissure Pathophysiology. Gastroenterology Department The Princes Alexandra Hospital Hamstel Road, Harlow, Essex CM20 1QX U.K
  5. Swarnkar, M., dkk. 2015. Sphincter-Preserving Therapy with Topical 2% Diltiazem for Chronic Anal Fissure: Our Experience. Department of Surgery, Jawaharlal Nehru Medical College, Sawangi, Wardha-442005 (Maharashtra) India. Vol. 4 No. 4

POST A COMMENT

0 Comments