Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Konjungtivitis

Konjungtivitis

Jumat, 21/09/2018 | 14:57 WIB

Penyakit K

Share this article

Konjungtivitis

Definisi

Konjungtivitis merupakan penyakit mata paling umum didunia. Penyakit konjungtivitis ini termasuk jenis penyakit yang sering terjadi dan dialami oleh manusia yang dimana penyebarannya sangat cepat. Penyakit ini bervariasi mulai dari hiperemia ringan dengan mata berair sampai berat dengan sekret purulen kental.

Konjungtivitis adalah radang selaput lendir yang menutupi area belakang kelopak dan bola mata yang dibedakan kedalam bentuk akut dan kronis. Konjungtivitis (pink eye) merupakan peradangan pada konjungtiva (lapisan luar mata dan lapisan dalam kelopak mata) yang disebabkan oleh mikro-organisme (virus, bakteri, jamur, chlamidia), alergi, iritasi dari bahan-bahan kimia seperti terkena serpihan kaca yang dimana serpihannya tersebut dapat mengenai area mata sehingga dapat menyebabkan iritasi, sedangkan konjungtivitis disebabkan oleh mikroorganisme (terutama virus dan kuman atau campuran keduanya) ditularkan melalui kontak dengan udara.

Penyebab Konjungitivitis

Penyebab konjungtivitis ini dibagi menjadi konjungtivitis infeksi dan noninfeksi. Pada konjungtivitis infeksi biasanya disebabkan oleh virus dan bakteri, sedangkan pada kelompok non-infeksi disebabkan oleh alergi, reaksi toksik, dan inflamasi sekunder lainnya. Konjungtivitis juga dapat dikelompokkan berdasarkan waktu yaitu akut dan kronik.

Gejala Konjungitivitis

Konjungtivitis keberadaannya dirasa cukup mengganggu karena penderita akan mengalami beberapa gejala umum, di antaranya :

  1. Mata terasa perih
  2. Berair pada mata
  3. Terasa ada yang mengganjal disertai dengan adanya sekret atau kotoran pada mata

Faktor-Faktor Risiko Konjungitivitis

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko mata merah akibat konjungtivitis, yaitu :

  1. Kontak langsung dengan air mata,  jari, dan sapu tangan orang yang terjangkit sakit konjungtivitis
  2. Sering memakai soft lens terutama pemakaian selama seminggu (biasanya digunakan terus selama 7 hari dan tidak dilepas sebelum tidur).

Pencegahan Konjungtivitis

Ada beberapa cara yang dilakukan untuk pencegahan terjadinya penyebaran konjungntivitis, antara lain :

  1. Sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan mengganti sarung bantal.
  2. Menggunakan handuk yang bersih dan jangan pernah memakai handuk orang lain.
  3. Membuang riasan mata yang sudah terpakai dan jangan berbagi pemakaian riasan dengan orang lain.
  4. Jangan menggosok atau menyentuh bagian mata yang terinfeksi.
  5. Sebelum membersihkan mata, lebih baiknya menggunakan kapas dan cuci tangan dengan sabun.
  6. Jangan menggunakan obat tetes mata yang sudah pernah dipakai,jika dipergunakan kembali akan menyebabkan infeksi.
  7. Apabila mengalami infeksi mata jangan pergi bekerja atau bersekolah untuk mencegah penularan.
  8. Menghindari penggunaan lensa kontak saat terserang infeksi pada mata.

Pengobatan Konjungitivitis

Ada beberapa langkah untuk pengobatan konjungtivitis, yaitu :

1. Konjungtivitis disebabkan oleh bakteri

Memberikan obat tetes mata atau salep antibiotik pada mata yang bertujuan untuk mengurangi nyeri. Adapun pengobatan rumahan jika mata bengkak cukup dengan kompres hangat.

2. Konjungtivitis disebabkan oleh virus

Memberi memberikan obat tetes mata  untuk membantu meningkatkan kelembapan mata dan kompres hangat yang bertujuan mengurangi bengkak pada mata.

3. Konjungtivitis disebabkan oleh alergi

Memberikan obat tetes mata dan antihistamin untuk mengurangi peradangan, dekongestan, dan es juga bisa dapat membantu mengurangi gatal.

Daftar Pustaka

  1. Hutagalung, P. Y., dkk. 2011. Karakteristik Penderita Konjungtivitas Rawat Jalan Di RSUD Dr. Pirngadi Medan Tahun 2011. Departemen Epidemiologi FKM USU, Medan
  2. Sitompul, R. 2017. Konjungtivitis Viral: Diagnosis Dan Terapi Di Pelayanan Kesehatan Primer. Departemen Ilmu Kesehatan Mata FK Universitas Indonesia RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. Vol. 5 No. 1

POST A COMMENT

0 Comments