Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Infeksi E. Coli

Infeksi E. Coli

Rabu, 19/09/2018 | 11:19 WIB

Penyakit I

Share this article

Infeksi E. Coli

(Escherichia coli)

Definisi

E. Coli (Escherichia coli) adalah sejenis bakteri yang biasanya hidup di usus manusia dan beberapa usus hewan. Kebanyakan jenis E. Coli tidak berbahaya dan bahkan membantu menjaga saluran pencernaan tetap sehat. Tetapi jika makan makanan yang terkontaminasi atau minum air kotor maka kram  dan diare dapat terjadi. Fakta menyebutkan bahwa 75% hingga 95% infeksi saluran kemih disebabkan oleh E. Coli.

Jenis E. Coli yang sangat buruk adalah O157: H7, dapat membuat seseorang sangat sakit. Ini menyebabkan kram perut, muntah, dan diare berdarah. Ini adalah penyebab utama gagal ginjal akut pada anak-anak.

Gejala

Gejala infeksi usus umumnya dimulai antara 3 sampai 4 hari setelah terinfeksi E. Coli. Ini dikenal sebagai masa inkubasi. Begitu gejala muncul, biasanya sakit berlangsung sekitar 5 hingga 10 hari.

Gejala dapat termasuk:

  1. Kram perut
  2. Tiba-tiba, diare berair berat yang dapat berubah menjadi tinja berdarah
  3. Kehilangan nafsu makan atau mual
  4. Muntah (tidak umum)
  5. Kelelahan
  6. Demam

Gejala infeksi E. Coli yang parah diantaranya:

  1. Air kencing berdarah
  2. Penurunan intensitas urin
  3. Kulit pucat
  4. Memar
  5. Dehidrasi

Hubungi dokter jika mengalami salah satu gejala parah ini.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, sekitar 5 hingga 10% dari mereka yang terinfeksi berpotensi terkena sindrom uremik hemolitik (HUS), suatu kondisi di mana sel-sel darah merah rusak. Ini dapat menyebabkan gagal ginjal, yang dapat mengancam jiwa, terutama untuk anak-anak dan orang tua. HUS biasanya dimulai sekitar 5 hingga 10 hari setelah onset diare.

Penyebab

Strain E. Coli biasanya menjadi penyebab sakit pencernaan seperti diare biasa. Namun jenis E. Coli O157: H7 dapat menghasilkan racun kuat yang dapat merusak lapisan usus kecil sehingga meyebabkan diare berdarah.

Sumber-sumber yang berpotensi seseorang terkontaminai E.Coli :

  1. Pengolahan makanan yang tidak benar, cara memasak yang salah, peralatan yang tidak steril.
  2. Sanitasi yang buruk.
  3. Air yang terkontaminasi sengaja atau tidak yang terminum.
  4. Bakteri yang menyebar dari satu orang ke orang lain.
  5. Beraktivitas yang membuat kontak dengan hewan

Faktor Resiko

  1. Usia. Anak kecil dan orang tua berisiko lebih tinggi mengalami penyakit yang disebabkan oleh E. Coli dan komplikasi yang lebih serius dari infeksi.
  2. Sistem kekebalan tubuh melemah. Orang yang memiliki sistem kekebalan yang lemah - dari AIDS atau obat-obatan untuk mengobati kanker dan adanya transplantasi organ - lebih mungkin menjadi sakit karena menelan E. Coli.
  3. Jenis makanan tertentu. Makanan berisiko termasuk hamburger yang kurang matang; susu yang tidak dipasteurisasi, jus apel atau sari buah apel; dan keju lunak yang terbuat dari susu mentah.
  4. Musim. Meskipun tidak jelas mengapa, sebagian besar infeksi E. Coli di Amerika Serikat terjadi dari Juni hingga September.
  5. Penurunan kadar asam lambung. Asam lambung menawarkan beberapa perlindungan terhadap E. Coli. Jika meminum obat untuk mengurangi kadar asam lambung, seperti esomeprazole, pantoprazole, lansoprazole dan omeprazole, maka dapat meningkatkan risiko infeksi E. Coli.

Diagnosa

Untuk mendiagnosis penyakit yang disebabkan oleh infeksi E. Coli, dokter akan memeriksa sampel tinja ke laboratorium untuk menguji keberadaan bakteri E. Coli. Bakteri akan diolah untuk mengkonfirmasi diagnosis dan mengidentifikasi racun tertentu, seperti yang dihasilkan oleh E. Coli O157: H7.

Pengobatan

  1. Perawatan di rumah yang diperlukan untuk mengobati infeksi E. Coli: Minum banyak air untuk membantu mencegah dehidrasi dan kelelahan dan banyak-banyak beristirahat.
  2. Untuk beberapa jenis E.coli yang terkait dengan diare biasa. antibiotik dapat meringankan gejalanya.
  3. Jika mengalami diare berdarah atau demam, konsultasikan dengan dokter
  4. Sebelum mengonsumsi obat antidiare yang dijual bebas. Terlebih pada anak-anak dan bayi, konsultasikan dahulu pada dokter sebelum memberikan obat.
  5. Jika infeksi E. Coli bertambah serius yang menyebabkan sindrom uremik hemolitik, maka akan dilakukan rawat inap di rumah sakit dan diberikan perawatan pendukung, termasuk cairan IV, transfusi darah dan dialisis ginjal.

Kasus pada umumnya, lima hingga tujuh hari setelah timbulnya infeksi, jika tidak berpotensi parah maka akan segera mengalami pemulihan penuh, namun tetap waspadai gejala yang lebih parah yang memerlukan tindakan medis.

DAFTAR PUSTAKA

  1. June 23, 2018. E. Coli. MAYO CLINIC. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/e-coli/symptoms-causes/syc-20372058. Accsessed August 29. 2018.
  2. What is E. Coli. WebMD. https://www.webmd.com/food-recipes/food-poisoning/what-is-e-coli#1. Accsessed August 29. 2018.
  3. August 17, 2017. Jill Seladi-Schulman, PhD. E. Coli Infection. healthLine. https://www.healthline.com/health/e-coli-infection. Accsessed August 29. 2018.

POST A COMMENT

0 Comments