Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Penyakit Lou Gehrig

Penyakit Lou Gehrig

Selasa, 18/09/2018 | 16:38 WIB

Penyakit P

Share this article

PENYAKIT LOU GEHRIG

Defenisi

Penyakit Lou Gehrig sering disebut dengan Amyotrophic Lateral Sclerosis  (ALS) adalah penyakit saraf progresif yang serius yang menyebabkan kelemahan otot, kecacatan, dan akhirnya kematian. Penyakit Lou Gehrig atau Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) adalah gangguan yang menyerang saraf motorik di otak dan tulang belakang. Kerusakan pada saraf motorik mengakibatkan tubuh kehilangan kemampuan untuk menggerakkan otot, sehingga otot menjadi lumpuh dan kemudian mengecil. Nama penyakit Lou Gehrig diambil dari nama atlet baseball ternama Amerika Serikat yang mengalami penyakit ini sekitar tahun 1940-an.

Pada banyak kasus, penderita akan menghadapi kematian pada 3 sampai 5 tahun setelah gejala muncul. Namun ada pula sebagian penderita yang bertahan hidup hingga puluhan tahun.

Penyebab Penyakit Lou Gehrig

Belum diketahui pasti apa penyebab kerusakan sel saraf pada penyakit ini.

  1. Pengaruh kelainan genetik yang diturunkan
  2. Gangguan sistem kekebalan tubuh. Dalam kondisi tertentu, sistem kekebalan tubuh seseorang justru menyerang sel-sel yang sehat di dalam tubuh dan menyebabkan kerusakan pada sel-sel saraf.
  3. Stres oksidatif. Kadar radikal bebas yang berlebihan akan menyebabkan stres oksidatif, dan menyebabkan kerusakan pada berbagai sel tubuh.

Faktor Risiko Penyakit Lou Gehrig

Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko penyakit Lou Gehrig, di antaranya:

  1. Usia. Hasil studi menemukan bahwa seseorang dengan usia 40-60 tahun lebih berisiko mengalami penyakit Lou Gehrig.
  2. Jenis kelamin. Pria berusia 65 tahun berisiko mengalami penyakit Lou Gehrig dibandingkan wanita dengan usia yang sama.
  3. Merokok. Rokok bisa memicu kemunculan penyakit Lou Gehrig, terutama pada perempuan yang sudah menopause.
  4. Paparan zat kimia beracun. Paparan zat kimia beracun secara terus-menerus bisa memicu terjadinya penyakit Lou Gehrig.

Gejala Penyakit Lou Gehrig

Gejala penyakit ALS ini memang tidak menyakitkan dan tak terlihat. Tanda-tanda awal kemunculan penyakit Lou Gehrig biasanya dimulai dari tangan, lalu ke kaki, dan menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Gejalanya terdiri dari:

  1. Tangan terasa lemas dan sering menjatuhkan barang.
  2. Lemah pada tungkai dan kaki, sehingga sering jatuh atau tersandung.
  3. Sulit berjalan dan melakukan aktivitas normal sehari-hari.
  4. Sulit menegakkan kepala.
  5. Sulit menjaga posisi badan.
  6. Bicara tidak jelas.
  7. Sulit menelan

Pengobatan Penyakit Lou Gehrig

Pengobatan dilakukan untuk menghambat perkembangan penyakit serta mencegah komplikasi. 

Serangkaian terapi yang bisa dilakukan untuk penderita penyakit Lou Gehrig :

  1. Terapi fisik. Untuk menjaga kebugaran tubuh, kesehatan jantung, dan meningkatkan kekuatan otot
  2. Terapi okupasi. Membantu penderita melakukan aktivitas rutin sehari-hari dengan bantuan alat dan teknik khusus, untuk tetap menjaga kemampuan fungsional dan kemandirian penderita.
  3. Terapi bicara. Membantu penderita untuk bisa berkomunikasi dengan baik (terutama verbal) dengan mengajarkan teknik-teknik tertentu.
  4. Terapi pernapasan. Apabila kelemahan sudah terjadi pada otot-otot pernapasan, maka pernapasan akan dibantu oleh mesin, terutama pada waktu tidur.

Daftar Pustaka

  1. Miller RG et al. Prcatice Parameter Update : The Care of the Patient with Amyotrophic Lateral Sclerosis : drug, nutritional, and respiratory therapies (an evidence-baced medicine). American Academy of Neurology.2009;73;1218-1226

POST A COMMENT

0 Comments