Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Megakolon (Hirschprung)

Megakolon (Hirschprung)

Rabu, 12/09/2018 | 16:57 WIB

Penyakit M

Share this article

Megakolon (Hirschprung)

Definisi

Megakolon atau disebut juga hirschsprung, merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kolon (usus besar) yang sangat melebar, dan lembek, yang menyebabkan masalah dalam buang air besar. Kondisi ini hadir saat lahir (bawaan) sebagai akibat dari hilangnya sel-sel saraf pada otot usus besar bayi. Selain itu, megacolon terjadi akibat konstipasi kronis dan retensi tinja. Bayi baru lahir yang menderita penyakit megakolon biasanya tidak dapat buang air besar beberapa hari setelah kelahiran. Dalam kasus ringan, kondisi ini mungkin tidak terdeteksi hingga masa kanak-kanak. Penyakit ini jarang terjadi pada orang dewasa.

Megakolon sendiri bukan merupakan penyakit berat, tetapi biasanya akan mengakibatkan obstipasi (ketidakmampuan untuk buang air besar), karena feses ditahan di usus besar dalam diameter yang lebuh besar. Kotoran juga menjadi sangat kering dan keras, karena usus besar menyerap air, pembedahan mungkin diperlukan untuk mengobati kondisi ini setelah perawatan medis tidak berhasil.

Penyebab Megakolon

Penyebab paling umum belum diketahui. Megakolon kadang-kadang terjadi dalam keluarga, dalam beberapa kasus, dikaitkan dengan mutasi genetik. Penyakit megakolon terjadi ketika sel-sel saraf di usus besar tidak terbentuk sepenuhnya. Saraf di usus besar mengontrol kontraksi otot yang memindahkan makanan melalui usus. Tanpa kontraksi, kotoran tetap berasa di usus besar.

Artikel Terkait : Penyakit Hirschprung

Megakolon pada anak-anak merupakan hasil dari kombinasi antara masalah buang dalam latihan buang air besar di toilet, gangguan mental atau emosional yang menyebabkan seorang anak menolak untuk mencoba buang air besar.

Faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit megakolon meliputi :

  • Memiliki saudara kandung yang memiliki penyakit megakolon. Penyakit megakolon bisa diwariskan. Jika Anda memiliki satu anak yang memiliki kondisi tersebut.
  • Pria. Penyakit megakolon lebih sering terjadi pada pria
  • Obstruksi karena fraktul panggul yang tidak sembuh dengan baik, yang menekan saluran pembuangan feses dari panggul dan mencegah pembuangan saluran feses yang normal.
  • Kondisi medis seperti tumor, sindrom down, atau hernia rektum atau anus juga dapat berkontribusi pada pengembangan megakolon atau kosntipasi.

Gejala

Tanda dan gejala penyakit megakolon bervariasi tergantung tingkat keparahan kondisi. Tanda dan gejala muncul segera setelah lahir, tetapi kadang-kadang tidak terlihat sampai pada masa kanak-kanak.

Biasanya, tanda yang paling jelas adalah kegagalan bayi yang baru lahir untuk buang air besar dalam waktu 48 jam setelah lahir. Tanda dan gejala lain pada bayi baru lahir, meliputi:

  • Perut bengkak
  • Muntah, termasuk memuntahkan zat hijau atau coklat
  • Sembelit atau keluar gas, yang mungkin membuat bayi baru lahir rewel
  • Diare

Pada anak-anak, tanda dan gejala dapat termasuk perut bengkak, konstipasi kronis, gas, pertumbuhan terhambat, dan kelelahan.

Diagnosis

Dokter anak Anda akan mengidentifikasi penyakit dengan melakukan pemeriksaan dan mengajukan pertanyaan tentang gejala penyakit termasuk masalah buang air besar anak Anda. Dokter mungkin merekomendasikan Anda untuk melakukan satu atau lebih dari tes diagnosis untuk mendapatkan hasil yang akurat, diantaranya adalah:

  • X-ray perut menggunakan pewarna kontras. X-ray akan sering menunjukkan kontras yang jelas antara bagian usus yang sempit tanpa saraf dan bagian usus yang normal tetapi sering membengkak.
  • Mengukur kendali otot di sekitar rektum. Tes manometri biasanya dilakukan pada anak-anak remaja dan orang dewasa. Dokter mengembangkan balon di dalam rektum. Otot sekitarnya harus rileks sebagai hasil pengembangan balon di rektum, apabila tidak terjadi, penyakit megakolon bisa menjadi penyebabnya.
  • Mengambil sampel jaringan kolon untuk pengujian biopsi. Ini adalah cara yang paling pasti untuk mengidentifikasi penyakit megakolon. Sampel biopsi dapat dikumpulkan menggunakan perangkat hisap, kemudian diperiksa dengan menggunakan mikroskop untuk menentukan apakah ada sel saraf yang hilang.

Penanganan

Megakolon dapat ditangani dengan operasi, sesuai dengan rekomendasi dokter. Operasi ini memotong bagian usus besar yang tidak memiliki sel-sel saraf mengobati penyakit megakolon. Ini biasanya dilakukan dengan menggunakan metode minimal invasif (laparoskopi), beroperasi melalui anus.

Pada anak-anak yang sakit parah, operasi mungkin dilakukan dalam dua langkah. Pertama, bagian abnormal usus besar diangkat dan bagian atas, bagian yang sehat dari usus besar terhubung ke suatu pembukaan yang dibuat oleh ahli bedah di perut anak. Kotoran kemudian dikeluarkan dari tubuh. Operasi ini memerlukan waktu yang cukup lama untuk usus besar dapat pulih.

Prosedur ostomy meliputi :

  • Ileostomy. Dokter mengangkat seluruh usus besar dan menghubungkan usus kecil ke stoma. Kotoran dikeluarkan melalui stoma ke dalam kantung
  • Kolostomi. Dokter meninggalkan bagian usus besar utuh dan menghubungkannya dengan stoma. Kotoran dikeluarkan melalui usus besar

Kemudian, dokter menutup stoma dan menghubungkan badian usus yang sehat ke rektum atau anus.

Perawatan setelah operasi

Jika anak Anda mengalami konstipasi setelah operasi megakolon, diskusikan dengan dokter Anda apakah akan mencoba salah satu atau beberapa perawatan berikut ini:

  • Makan makanan berserat tinggi. Sajikan biji-bijian, buah-buahan dan sayuran, batasi roti putih dan makanan rendah serat lainnya
  • Jika anak Anda belum dibolehkan makan makanan padat, tanyakan kepada dokter Anda tentang formula yang dapat membantu meredakan sembelit
  • Tingkatkan cairan, seperti minum lebih banyak
  • Olahraga. Aktivitas aerobik setiap hari membantu menggerakan usus secara teratur
  • Obat pencahar. Tanyakan dokter apakah Anda harus memberikan obat pencahar anak dan tentang risiko dan manfaatnya

Daftar Pustaka :

  1. Hirschsprung's disease. In : Mayo Clinic. 2018
  2. The Editors of Encyclopaedia Britannica. Megacolon. In : Encyclopaedia Britannica

POST A COMMENT

0 Comments