Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Definisi dan Pencegahan Abses Payudara

Definisi dan Pencegahan Abses Payudara

Senin, 10/09/2018 | 16:22 WIB

Penyakit P

Share this article

Abses Payudara

Definisi

Abses payudara adalah penumpukan nanah yang menyakitkan pada jaringan payudara yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Abses payudara umumnya terjadi pada wanita yang sedang menyusui, khususnya pada wanita yang berusia 15 hingga 45 tahun. Segera konsultasikan pada dokter Anda jika payuda Anda terdapat ruam merah dan merasa sakit.

Penyebab

Abses payudara terbentuk jika Anda mengalami infeksi payudara (mastitis) yang sering terjadi pada wanita yang menyusui dan tidak segera diobati. Namun abses payudara juga dapat terjadi pada wanita yang tidak menyusui walaupun angka kejadian ini sangat jarang.

Baca juga : Infeksi Payudara

Infeksi dapat terjadi ketika bakteri dari permukaan kulit atau mulut bayi memasuki saluran susu melalui areola (area gelap disekitar puting), kulit puting, atau melalui pembukaan saluran susu. Jika infeksi tidak diobati, dapat terbentuk abses. Selain itu, saluran susu yang tersumbat juga bisa menyebabkan infeksi.

Fakor yang menyebabkan meningkatkan risiko abses pasyudara meliputi:

  • Cedera pada payudara
  • Puting retak
  • Menderita diabetes atau masalah dengan sistem kekebalan tubuh Anda
  • Operasi implan payudara

Gejala

Gejala umum abses payudara adalah benjolan keras dan nyeri di payudara. Gejala lain yang mungkin terjadi:

  • Terdapat ruam merah dan bengkak pada area payudara
  • Payudara terasa panas
  • Memiliki nanah atau cairan nanah keluar melalui puting
  • Demam, menggigil dan perasaan tidak sehat

Diagnosis

Dokter akan memastikan diagnosa dengan menanyakan gejala dan melakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan fisik dilakukan dengan melihat adanya pembengkakan dan menempatkan jarum pada area yang bengkak, untuk memeriksa apakah benjolan berisi nanah atau tidak. Dokter mungkin merujuk Anda untuk melakukan pemindaian ultrasound payudara Anda, untuk memastikan apakah nyeri dan pembengkakan disebabkan oleh abses payudara atau tidak.

Penanganan

Untuk penanganan pertama, perlu rujukan dari dokter. Dokter Anda akan merujuk Anda ke rumash sakit utnuk perawatan jika Anda mengalami abses payudara. Perawatan untuk abses payudara termasuk:

  • Dokter biasanya meresepkan antibiotik yang sesuai dengan kondisi dimana Anda saat ini sedang menyusui. Jenis bakteri yang menyebabkan abses payudara adalah Staphylococcus aureus. Anda wajib menghabiskan obat antibiotik ini sesuai dengan anjuran dokter. Dokter juga akan meresepkan obat untuk meredakan nyeri, seperti paracetamol, dan obat anti-inflamasi non-steroid (NSAID)
  • Operasi. Nanah pada abses payudara biasanya perlu dikeluarkan dan dikeringkan. Pengeluaran cairan nanah dilakukan dengan bantuan pemindaian ultrasound, untuk menemukan posisi abses dan memandu jarum ke area yang tepat.
  • Perawatan diri. Selain beristirahat yang banuak dan minum banyak cairan, Anda juga dapat melakukan kompres dingin untuk membantu mengurangi rasa sakit.
  • Menyusui juga dapat membantu mengeluarakan nanah, namun tidak dapat menggangu kesehatan bayi Anda

Pencegahan

Pencegahan abses payudara, termasuk:

  • Pastikan bahwa bayi Anda menempel pada puting Anda dengan benar
  • Cobalah untuk membiasakan bayi Anda untuk mengganti payudara untuk mengosongkan payudara sampai payudara pertama benar-benar kering
  • Menjaga payudara Anda bersih dengan mencucui payidara setiah hari denagn sabun ringan dengan air. Bersihkan air susu yang telah mengering di area puting Anda dan keringkan secara halus dengan handuk bersih
  • Setelah menyusui, bersihkan puting dan areola dengan kapas steril yang dicelupkan ke dalam air mendidih.
  • Oleskan krim lanolin setiap hari ke puting dan areola Anda untuk mencegah payudara retak.

Daftar Pustaka :

  1. Breast abscesses.myDr. 2016
  2. Breast abscesses. Health Navigator. 2018
  3. Breast abscess . NHS. 2017

POST A COMMENT

0 Comments