Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Nyeri Haid

Nyeri Haid

Rabu, 5/09/2018 | 14:31 WIB

Penyakit N

Share this article

NYERI HAID

Defenisi Nyeri Haid

Nyeri haid (dismenorea) adalah nyeri atau kram pada perut bagian bawah dan menjalar sampai ke pinggang yang terjadi menjelang haid atau selama haid disebabkan karena kontraksi otot rahim. Pada beberapa wanita rasa sakit perut yang dialami tidak terasa dan masih bisa melakukan aktivitas secara normal. Namun, sebagian wanita ada yang merasakan nyeri yang tak tertahankan hingga mengganggu aktivitasnya. Nyeri haid ada dua jenis yaitu nyeri haid primer (nyeri haid tanpa patologi) dan nyeri haid sekunder (nyeri haid dengan patologi).

Penyebab Dan Faktor Resiko Nyeri Haid

Nyeri yang terjadi pada saat haid disebabkan oleh kontraksi rahim, dimana rahim mengalami kondisi mengencang dan melemas sehingga darah luruh dari rahim. Nyeri ini biasanya terjadi beberapa hari saat menstruasi. Namun ada beberapa kondisi yang bisa meningkatkan rasa nyeri pada saat haid antara lain :

  1. Perempuan dengan usia 20 tahun, semakin meningkat usia seseorang maka rasa nyeri pada saat haid semakin berkurang.
  2. Memiliki siklus haid yang tidak teratur
  3. Memiliki kebiasaan merokok
  4. Belum memiliki anak
  5. Mempunyai riwayat keluarga dengan nyeri pada saat menstruasi
  6. Mengalami pubertas sebelum usia 11 tahun (pubertas dini)
  7. Mengalami perdarahan yang hebat saat menstruasi.

Gejala Yang Mungkin Terjadi Bersamaan Pada Saat Nyeri Haid

Beberapa kondisi yang mungkin terjadi bersamaan pada saat mengalami menstruasi seperti: kembung pada perut, mual –muntah, berkeringat, pening, diare, sembelit, sakit kepala dan rasa seperti melayang.

Cara Mengatasi Nyeri Pada Saat Haid

  1. Pada saat haid hindari konsumsi makanan yang mengandung kafein dan garam
  2. Beristirahat yang cukup
  3. Hindari minuman alkohol dan rokok
  4. Olahraga, karena dapat mengatasi ras nyeri perut yang berlebihan
  5. Pada saat tidur posisikan kaki keatas
  6. Mandi dengan air hangat
  7. Melakukan relaksasi seperti yoga
  8. Hindari stress
  9. Konsusmi makanan yang bernutrisi
  10. Jika nyeri sangat sakit bisa dengan konsumsi obat pereda rasa nyeri, tapi tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Daftar Pustaka :

  1. Ni Made Sri Dewi Lestari. Pengaruh Dismenorea Pada Remaja. Jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan. Seminar Nasional FMIPA UNDIKSHA III Tahun 2013
  2. Vorvick, et al. US National Library of Medicine, MedlinePlus (2016). Painful menstrual periods. 

POST A COMMENT

0 Comments