Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Demam Kuning

Demam Kuning

Selasa, 4/09/2018 | 13:28 WIB

Penyakit D

Share this article

Demam Kuning (YELLOW FEVER)

Definisi Demam Kuning

Demam Kuning adalah penyakit virus yang ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk disebarkan oleh jenis nyamuk tertentu terutama jenis nyamuk aedes agepty  yang dapat menyebabkan kerusakan pada saluran hati, ginjal, jantung dan sistem pencernaan. Penyakit ini ditandai dengan demam tinggi, serta kulit dan daerah mata yang menguning.

Hal ini disebabkan karena adanya penurunan fungsi hati. Infeksi ini paling sering terjadi didaerah Afrika dan Amerika Selatan. DiIndonesia kasus demam kuning masih sangat jarang ditemukan, walaupun demikian kita harus mengetahui geajala dari sakit kuning.

Penyebab Demam Kuning

Penyebab dari demam kuning adalah virus yang disebarkan oleh aedes aegpty. Nyamuk ini berkembang dan dekat dengan tempat tinggal manusia berkembang biak. Bahkan nyamuk ini bisa berkembang diair bersih

Baca juga artikel tentang : Demam Berdarah

Tanda Dan Gejala Demam Kuning

Pada 3-6 hari setelah terkena virus ini, anda tidak akan merasakan tanda dan gejala yang menjelaskan bahwa ini adalah terkena demam kuning kondisi ini dinamakan dengan masa inkubasi. Setelah masa inkubasi maka akan memasuki fase akut. Pada masa fase akut demam kuning biasanya menunjukkan tanda dan gejala merasakan sakit kepala, demam, rasa nyeri pada otot, mual muntah, tidak selera makan, mata, lidah, dan wajah menjadi memerah, gejala-gejala ini akan hilang selang beberapa hari.

Meskipun tanda dan gejala sudah hilang bukan berati anda sudah sembuh dari demam kuning. Pada sebagian orang satu dua hari setelah sembuh dari fase akut bisa mengalami yang namanya fase beracun. Pada masa fase beracun gejala dari tanda-tanda fase akut bisa timbul bahkan bisa lebih parah.

Pada fase beracun biasanya ditandai dengan gejala-gejala seperti nyeri pada perut dan muntah bahkan bisa muntah darah, mengeluarkan darah dari hidung, mata dan mulut, putih mata menjadi berwarna kuning, denyut jantung menjadi lambat, kejang bahkan koma. Fase beracun pada orang yang mengalami penyakit kuning dapat berakibat fatal.

Faktor Resiko Demam Kuning

Siapa pun beresiko terkena demam kuning. Namun ada beberapa kondisi yang dapat meningkatkan resiko terkena demam kuning :

  • Jika suatu saat anda bepergian ke daerah, yang mana daerah ini nyamuk aedes agepty membawa virus misalnya daerah Afrika dan Amerika Selatan.
  • Orang dengan usia lanjut memiliki resiko lebih besar  demam kuning yang dialami lebi parah.
  • Jika anda punya niat untuk pergi ke daerah tersebut dan tidak melakukan vaksin terlebih dahulu. Sebaiknya lindungi diri anda dengan melakukan vaksin demam kuning terlebih dahulu beberapa minggu sebelum bepergian.

Diagnosis Demam Kuning

Untuk mendapatkan diagnosa demam kuning dokter tidak cukup hanya menanyakan tanda dan gejala yang anda alami. Selain itu diperlukan untuk melakukan pemeriksaan penunjang seperti melakukan tes darah.

Pengobatan Demam Kuning

Sampai saat ini belum ada obat antivirus yang terbukti dapat meyembuhkan demam kuning. Tetapi pasien mendapatkan perawatan yang bersifat supportif. Misalnya mepertahankan tekanan darah, menyediakan cairan untuk menghindari dehidrasi, memberikan oksigen serta mengobati infeksi lain yang sedang berkembang. Selain itu anda bisa mengisolasikan diri dari yang lain buat sementara sampai demam kuningnya sembuh untuk menghindari penularan ke orang sekitar. Jika anda sudah pernah terkena demam kuning maka seumur hidup anda akan kebal terhadap penyakit ini.

Daftar pustaka :

1. Yellow fever: Frequently asked questions. Centers for Disease Control and Prevention. http://www.cdc.gov/yellowfever/qa/index.html. Accessed March 28, 2017.

2. Kenden,Ratianingsih.Analsis Kestabilan Model Host Vektor penyebaran Demam Kuning Pada Populasi Konstan. Jimt Vol.13 No.1 Juni 2013

POST A COMMENT

0 Comments