Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Kudis atau Skabies

Kudis atau Skabies

Jumat, 31/08/2018 | 15:56 WIB

Penyakit K

Share this article

KUDIS atau SKABIES

DEFINISI

Kudis atau yang dalam istilah medis dikenal dengan skabies merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infeksi tungau (Sarcoptes scabiei) kedalam lapisan kulit yang akan menimbulkan ruam kulit yang sangat gatal. 

PENYEBAB

Tungau merupakan hewan parasit berukuran mikro yang bersifat parasit, salah satunya sebagai parasit manusia.

Tungau masuk dengan menggali terowongan dan bersarang dibawah lapisan kulit luar (epidermis). Adanya tungau di bawah lapisan kulit menyebabkan rasa gatal akibat reaksi alergi tubuh terhadap tungau yang dianggap sebagai benda asing.

Gatal akibat tungau disebabkan karena kandungan protein dalam tubuh tungau dan kotoran yang dihasilkan oleh tungau menyebabkan reaksi berlebihan oleh sistem kekebalan tubuh.

Tungau dapat menyerang hampir seluruh bagian tubuh, terutama kulit kepala, lipatan tubuh, sela-sela jari, telapak tangan, telapak kaki, bahkan leher dan wajah.

PENULARAN

Tungau penyebab kudis menular antar manusia melalui kontak kulit yang lama seperti berhubungan seks. Tungau juga dapat menular melalui baju, handuk, tempat tidur yang digunakan bersama dengan penderita.

Selain menular antar manusia, kudis juga dapat menular melalui kontak dengan hewan yang mengidap kudis, seperti anjing dan kucing.

DIAGNOSIS

Dokter akan melakukan diagnosis melalui wawancara dengan pasien, dilanjutkan pemeriksaan fisik pasien.

Pemeriksaan fisik juga dapat dilakukan dengan uji tinta, dimana tinta khusus akan dioleskan di daerah terjadinya ruam kemudian dibilas dengan kapas beralkohol, jika timbul motif berupa garis-garis kecil sisa tinta, itu merupakan pertanda sarang tungau.

Pemeriksaan lanjutan berupa pemeriksaan mikroskopik dapat dilakukan untuk lebih memperkuat diagnosa, meskipun jarang dilakukan.

PENGOBATAN

Jika tidak ditangani segera, tungau penyebab kudis dapat berkembang biak di bawah lapisan kulit. Tungau penyebab kudis ini tidak dapat mati dengan sabun.

Jika pasien positif menderita kudis, umumnya dokter akan memberikan obat luar berupa salep yang mengandung insektisida untuk membasmi tungau penyebab kudis.

Salep yang biasa diberikan oleh dokter antara lain salep dengan zat aktif Permethrin, Lindane dan Crotamiton.

Untuk mengurangi gatal umumnya dokter juga memberikan kombinasi salep golongan steroid seperti betametason, hydrokortison dan mometason, atau kombinasi dengan obat oral antihistamin.

PENCEGAHAN KUDIS

  1. Jaga kebersihan hewan peliharaan, dan hindarkan hewan peliharaan kontak dengan hewan liar untuk mencegah penularan dari hewan liar.
  2. Jangan menggunakan pakaian, handuk, dan tidur bersama dengan penderita kudis
  3. Jika ada anggota keluarga terserang kudis, cuci barang-barang seperti pakaian, handuk dan seprai yang digunakan penderita dengan air panas.
  4. Untuk barang-barang yang tidak dapat dicuci, bungkus dengan kantong plastik dan jauhkan dari jangkauan orang-orang, paling tidak 14 hari agar tungau mati, karena tungau penyebab kudis tidak dapat bertahan lebih dari 3 hari diluar tubuh manusia atau hewan.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Scabies. Diakses dari https://www.nhs.uk pada tanggal 10 Agustus 2018.
  2. Scabies. Diakses dari https://www.aad.org pada tanggal 10 Agustus 2018

POST A COMMENT

0 Comments