Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Kenapa Luka Diabetes Sulit Sembuh

Kenapa Luka Diabetes Sulit Sembuh

Jumat, 31/08/2018 | 15:11 WIB

Penyakit D

Share this article

Kenapa Luka Diabetes Sulit Sembuh

Diabetes atau yang juga dikenal dengan kencing manis merupakan suatu kondisi dimana kadar gula dalam darah sangat tinggi. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi jika tidak ditangani dengan tepat. Salah satu masalah yang banyak ditemui adalah luka terutama di bagian kaki yang sulit sembuh.

Luka pada penderita diabetes yang tidak ditangani dengan baik dapat memicu infeksi bakteri, luka infeksi atau yang dikenal dengan borok pada penderita diabetes sangat sulit diobati, dan jika kondisi sudah teralalu parah terkadang amputasi dipilih sebagai tindakan terakhir.

Sulitnya penyembuhan luka pada penderita diabetes disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain :

  • Terhambatnya sirkulasi darah
  • Kadar gula yang tinggi dalam darah menyebabkan berbagai komplikasi, salah satunya adalah hilangnya elastisitas dan penyempitan pembuluh darah. Kondisi ini menyebabkan sel-sel di area luka tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi untuk mendapatkan energi dan meregenerasi sel-sel yang rusak.
  • Jika kondisi tersebut bertambah parah, luka akan semakin sulit sembuh bahkan dapat bertambah parah.
  • Neuropati (kerusakan saraf) Terhambatnya sirkulasi darah menyebabkan sistem saraf tidak mendapatkan suplai nutrisi dan oksigen. Kondisi ini menimbulkan gejala seperti kesemutan, jika terjadi dalam jangka waktu lama, hal ini dapat menyebabkan kerusakan saraf yang bersifat permanen.

Baca juga : Diabetes Pada Kehamilan atau Diabetes Melitus Gestasional (DMG)

Kerusakan saraf menyebabkan fungsi saraf mengirim sinyal ke otak menjadi terganggu, sehingga otak tidak dapat merespon adanya luka pada tubuh. Dalam kondisi normal otak akan memerintahkan sistem kekebalan tubuh untuk mencegah adanya infeksi dan meregenerasi sel-sel yang rusak akibat luka.

Kekebalan tubuh lemah

Tingginya kadar gula dalam darah menyebabkan penurunan fungsi sel darah putih. Sel darah putih berfungsi sebagai system pertahanan tubuh yang akan melawan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi. Jika fungsi sel darah putih menurun, pertahanan tubuh tidak akan bekerja optimal untuk melawan bakteri penyebab infeksi, akibatnya luka sulit sembuh dan bertambah parah.

Untuk mencegah kondisi luka lebih buruk berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk merawat luka diabetes :

Jangan meremehkan luka

Luka kecil akan menjadi momok menakutkan bagi penderita diabetes, karena jika tidak ditangani dengan benar luka kecil dapat menjadi semakin parah.

Langsung bersihkan luka.

Jika terdapat luka segera bersihkan dengan cairan pembersih luka dan gunakan salep antibiotik untuk mencegah infeksi, dan tutup dengan kasa atau perban steril agar terhindar dari kontaminasi bakteri

Rajin ganti perban dan cek lukanya.

Gantilah perban dan periksa kondisi luka apakan semakin membaik atau tidak. Selanjutnya bersihkan kembali luka dengan cairan pembersih luka, dan berikan salep antibiotik, kemudian tutup kembali dengan perban baru. Jika kondisi tidak membaik, konsultasikan ke dokter.

Kontrol gula darah Anda

Untuk memperbaiki kondisi luka, kontrol kadar gula darah anda, karena kadar gula yang tinggi justru dapat memperparah kondisi

Untuk melakukan tips perawatan luka tersebut, berkonsultasilah dengan dokter sebelum melakukannya, dan jika kondisi memburuk segera konsultasikan dengan dokter.

DAFTAR PUSTAKA :

  1. Treatment of the diabetic foot – to amputate or not?. Diakses dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov. pada tanggal 8 Agustus 2018.
  2. Hyperbaric oxygen in diabetic gangrene treatment. Diakses dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov pada tanggal 8 Agustus 2018.
  3. Gangrene. Diakses dari https://www.webmd.com pada tanggal 8 Agustus 2018

POST A COMMENT

0 Comments