Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Mengenal SGOT dan SGPT pada Pemeriksaan Darah

Mengenal SGOT dan SGPT pada Pemeriksaan Darah

Kamis, 30/08/2018 | 15:05 WIB

General

Share this article

Mengenal SGOT dan SGPT pada Pemeriksaan Darah

Dalam pemeriksaan darah lengkap pemeriksaan SGOT dan SGPT menjadi indikator untuk melihat kondisi kesehatan hati. SGOT dan SGPT merupakan enzim yang berfungsi membantu pencernaan protein dalam tubuh.

SGOT merupakan singkatan dari Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase, yaitu enzim yang dihasilkan oleh sel hati dan dapat menyebar hingga jantung, otot, ginjal dan otak.

SGPT merupakan singkatan dari Serum Glutamic Pyruvate Transaminase, berbeda dengan SGOT, SGPT merupakan enzim spesifik yang terdapat dalam hati.

Nilai SGOT normal adalah 3-45 µ/L (Mikro per Liter darah), sementara SGPT normal 3-45 µ/L (Mikro per Liter darah). SGOT dan SGPT dalam darah akan meningkat jika ada kerusakan sel-sel hati.

Dalam pemeriksaan darah kadar nilai SGOT dan SGPT merupakan rujukan untuk menentukan adanya kerusakan dalam hati, namun SGOT bukanlah enzim yang spesifik ada dalam hati, sehingga diperlukan pemeriksaan SGPT  juga untuk menentukan adanya kerusakan hati.

Hasil pemeriksaan laboratorium akan menunjukkan nilai SGOT dan SGPT serta nilai rujukan untuk dibandingkan dengan hasil pemeriksaan.

Baca juga : Kanker Darah

Jika pemeriksaan SGOT dan SGPT menunjukkan nilai yang normal, hal tersebut bukan berarti hati berada dalam kondisi sehat. Hal tersebut dikarenakan pada penyakit hati kronis (menahun dan berlangsung lama), nilai SGOT dan SGPT dapat ditemukan dalam batasan normal atau hanya sedikit meningkat. Kondisi seperti ini dapat terjadi pada kasus hepatitis kronis dimana sel-sel hati rusak dan melepaskan SGOT dan SGPT secara perlahan dan bertahap, sehingga kadar SGOT dan SGPT tidak meningkat secara drastis.

Nilai SGOT dan SGPT  akan meningkat secara drastis jika ada kerusakan hati yang parah dan luas. Tahapan proses kerusakan hati dimulai dari adanya radang pada hati, radang tersebut akan menyebabkan pembengkakan, kemudian sel-sel yang mengalami pembengkakan dalam jangka panjang akan rusak. Jika kerusakan sel-sel tersebut berlangsung luas dan bersamaan, SGOT dan SGPT akan dilepaskan sel-sel hati secara bersamaan dan menyebabkan peningkatan kadar SGOT dan SGPT secara drastis.

Walaupun SGOT dan SGPT bukan satu-satunya faktor untuk menentukan kesehatan organ hati seseorang, patut diwaspadai sedikit kenaikan kadar SGOT dan SGPT merupakan indikasi adanya gangguan fungsi hati. Jika terindikasi adanya gangguan fungsi hati, pemeriksaan hati lanjutan perlu dilakukan.

DAFTAR PUSTAKA :

1.  The clinical significance of the SGOT test https://www.ncbi.nlm.nih.gov
2.  Viral Hepatitis https://www.hepatitis.va.gov
3.  How to Interpret (and Understand) Liver Tests
http://hcvadvocate.org

POST A COMMENT

0 Comments