Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Kerusakan Gigi

Kerusakan Gigi

Kamis, 30/08/2018 | 14:14 WIB

General

Share this article

KERUSAKAN GIGI

Tanda-tanda kerusakan gigi

  1. Bintik-bintik putih atau coklat pada gigi adalah tanda pertama, yang dapat berkembang dan membuat gigi berlubang
  2. Gigi menjadi lebih sensitive, terutama setiap kali makan atau minum sesuatu yang dingin ataupun manis.
  3. Gigi menjadi lebih sering sakit

Penyebab Kerusakan Gigi

Kerusakan gigi (juga disebut rongga atau karies) disebabkan oleh :

  1. Bakteri
  2. Makanan manis dan minuman,
  3. Kurangnya kebersihan mulut.
Baca juga : Kanker Mulut

Kerusakan gigi sering merupakan hasil dari kombinasi tiga hal :

  1. Plak
  2. Kebersihan mulut yang buruk
  3. Banyak makan gula.

Plakat menutupi gigi Anda seperti film dan terasa agak “kabur” saat Anda menyentuhnya dengan lidah Anda. Ini terdiri dari bakteri, air liur dan partikel makanan. Ketika bakteri memecah partikel makanan dan gula di dalamnya, asam terbentuk di permukaan gigi Anda. Jika gigi tidak dibersihkan atau diobati, asam ini menyerang lapisan enamel gigi dan secara perlahan menghancurkannya. Bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi dapat menyebar melalui air liur.

Kerusakan gigi paling sering dialami oleh :

  1. Bayi, karena email gigi bayi (gigi susu) lebih sensitif daripada email gigi permanen. Makanan manis dan minuman merupakan bahaya bagi gigi bayi. Kebersihan mulut dapat menjadi tantangan, terutama bagi anak-anak yang lebih muda. Balita yang sangat sering minum teh atau jus manis dari botol bayi juga berisiko tinggi mengalami kerusakan gigi.
  2. Anak-anak yang telah memiliki gigi permanent. Gigi permanen juga cukup peka pada awalnya: Ketika mereka putus, email mereka belum sepenuhnya mengeras, membuatnya rentan terhadap pembusukan.

Cara penanganan

  1. Perlu dilakukan diagnosis kerusakan gigi yang dilakukan dengan melihat gigi Anda dari dekat.
  2. Sinar-X juga dapat digunakan untuk mengetahui berapa banyak gigi yang telah membusuk - dan apakah ruang di antara gigi Anda atau di bawah tambalan apa pun terpengaruh.
  3. Jika Anda memiliki lubang di gigi Anda, yang dikenal sebagai rongga, Anda akan diberi isian. Di sini dokter gigi akan menggunakan bor untuk menghilangkan bahan yang membusuk, dan kemudian mengisi rongga dengan resin sintetis (resin komposit), amalgam, bahan keramik atau logam mulia.
  4. Jika kerusakan gigi lebih parah, mahkota sebagian atau penuh mungkin diperlukan untuk gigi. Saluran akar biasanya dianjurkan jika saraf juga terpengaruh. Terkadang gigi perlu ditarik (diekstraksi).
  5. Kemudian dapat diganti dengan tampalan atau gigi tiruan tetap yang didukung oleh implan.

Cara perawatan kerusakan gigi secara modern

Selain cara-cara konvensional merawat kerusakan gigi, ada sejumlah prosedur yang lebih baru, beberapa di antaranya tidak lagi menggunakan bor. Ini termasuk teknik yang disebut "infiltrasi karies" untuk mengobati kerusakan gigi pada tahap awal, yang melibatkan penggunaan plastik untuk mengeraskan gigi.

Cara mencegah kerusakan gigi :

  1. Menjaga kebersihan gigi dan mulut. Dilakukan dengan menggosok gigi minimal 2x sehari.
  2. Menggunakan pasta gigi berfluroide yang dapat mencegah gigi berlubang.

Daftar Pustaka :

  1. In Pubmed. Tooth decay: Overview https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmedhealth/PMHT0023279/ diakses tanggal 03 Agustus 2018
  2. In Pubmed. Early childhood caries update: A review of causes, diagnoses, and treatments. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3633299/ diakses tanggal 03 Agustus 2018

POST A COMMENT

0 Comments