Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Hipoksia

Hipoksia

Kamis, 30/08/2018 | 13:41 WIB

Penyakit H

Share this article

HIPOKSIA

DEFINISI

Hipoksia adalah kondisi dimana tubuh kekurangan oksigen yang menyebabkan fungsi organ tubuh terganggu. Oksigen yang dihirup saat bernapas akan diangkut oleh darah dari paru-paru menuju jantung, dari jantung inilah darah yang membawa oksigen akan dipompa dan diedarkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah.

PENYEBAB

Berdasarkan penyebabnya hipoksia dapat dibagi menjadi 3 jenis : 

1.Hipoksia hipoksik. 

Hipoksia tipe ini terjadi karena kadar oksigen dalam darah turun yang disebabkan kurangnya pasokan oksigen dari lingkungan sekitar seperti saat terjadi kebakaran, berada di ketinggian, dan gangguan pernapasan yang membuat seseorang sulit menghirup udara.

2.Hipoksia stagnan 

Hipoksia stagnan terjadi akibat adanya gangguan aliran darah, seperti penyakit jantung dan penyumbatan pembuluh darah. Kondisi ini menyebabkan aliran darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh terhambat.

3.Hipoksia anemik

Hipoksia anemik dapat terjadi pada saat anemia, dimana jumlah sel darah merah dalam tubuh menurun, sehingga jumlah oksigen yang dapat diangkut oleh darah dari paru-paru berkurang. Kondisi lain yang dapat menyebabkan hipoksia anemik adalah tingginya kandungan karbon monoksida pada udara yang dihirup, hal ini karena daya ikat sel darah merah lebih kuat mengikat karbon monoksida dibanding dengan oksigen.

FAKTOR RESIKO

Hipoksia dapat timbul karena faktor dari luar dan dalam tubuh, berikut adalah beberapa faktor resiko hipoksia : 

1.Faktor dari dalam tubuh

  • Gangguan sistem pernapasan seperti asma.
  • Gangguan sistem sirkulasi darah dan jantung, seperti penyakit jantung dan penyumbatan pembuluh darah.

2.Faktor dari luar tubuh 

  • Dataran tinggi dimana kadar oksigen di udara sangat rendah.
  • Lingkungan yang dipenuhi gas karbon monoksida. 

GEJALA

Gejala yang muncul saat hipoksia adalah sebagai berikut : 

  • Napas menjadi cepat dan pendek karena secara otomatis otak memerintahkan tubuh untuk mengambil oksigen dari udara secara cepat.
  • Detak jantung menjadi cepat karena seluruh jaringan tubuh memerlukan oksigen, dan untuk mengantarkan darah pembawa oksigen secara cepat, secara otomatis kecepatan jantung memompa darah lebih cepat.
  • Tubuh menjadi lemas serta konsentrasi menurun karena kekurangan oksigen
  • Timbul rasa sesak

Segera konsultasikan dengan dokter jika mengalami gejala-gejala tersebut untuk mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat

DIAGNOSA

  • Pemeriksaan dengan pulse oximetry, yaitu alat yang digunakan untuk memeriksa kadar oksigen dalam darah
  • Pemeriksaan darah untuk mengetahui kandungan gas yang terdapat dalam darah.
  • Tes fungsi paru untuk mengetahui adanya gangguan pada organ pernapasan.

PENANGANAN

Segera konsultasikan dengan dokter jika mengalami gejala-gejala tersebut untuk mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat. Prinsip penanganan hipoksia adalah mengembalikan pasokan oksigen ke dalam tubuh.

Hipoksia dapat ditangani dengan mengobati penyebabnya. Umumnya langkah awal yang diambil untuk menangani hipoksia adalah pemberian oksigen tambahan, hingga kadar oksigen dalam tubuh kembali normal. 

PENCEGAHAN

Hipoksia dapat dicegah dengan beberapa tips berikut : 

  • Hindari lingkungan dengan kadar oksigen kecil seperti lingkungan yang dipenuhi asap, dan dataran tinggi dengan kadar oksigen rendah.
  • Kenali faktor resiko hipoksia, terutama bila ada riwayat penyakit gangguan pernapasan.

DAFTAR PUSTAKA

  1. The biology of hypoxia: the role of oxygen sensing in development, normal function, and disease. Diakses dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov pada tanggal 1 Agustus 2018.
  2. Hypoxia and Oxygenation. Diakses dari http://dhss.alaska.gov pada tanggal 1 Agustus 2018.
  3. Hypoxia and Hypoxemia. Diakses dari https://www.webmd.com pada tanggal 1 Agustus 2018

POST A COMMENT

0 Comments