Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Migrain

Migrain

Selasa, 28/08/2018 | 22:34 WIB

Penyakit M

Share this article

MIGRAIN

Definisi

Migrain atau sakit kepala sebelah merupakan jenis sakit kepala, dengan rasa sakit yang parah di satu sisi kepala Anda. Rasa sakit kepala migrain jauh lebih buruk daripada sakit kepala normal dan biasanya disertai dengan gejala lainnya juga. Tetapi sakit kepala ini hanya dianggap migrain jika gejala yang khas telah terjadi setidaknya lima kali.

Migrain dapat sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Beberapa orang hanya merasakan migrain sekali, sementara yang lain, serangan migrain bisa terjadi dalam beberapa hari maupun setiap bulan.

Migrain lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pada pria. Sekitar 14 dari 100 wanita dan 7 dari 100 pria mengalami migrain berulang. Berbeda pada anak-anak, di mana migrain memiliki angka kejadian yang sama pada anak laki-laki dan perempuan: sekitar 4 hingga 5 dari 100 anak.

Baca juga : Sakit Kepala

Penyebab

Sampai saat ini, penyebab terjadinya migrain masih belum jelas. Menurut teori, hal ini ada hubungannya dengan peradangan pembuluh darah di otak. Adanya riwayat keluarga yang mengalami migrain juga dapat diturunkan kepada keturunannya. Selain itu faktor risiko seperti stres, berhubungan dengan rasa sakit: merasa gugup atau tegang dapat membuat rasa sakit menjadi lebih buruk atau mungkin muncul. Kesibukan tanpa istirahat yang cukup dapat meningkatkan risiko terkena migrain. Migrain juga dapat terjadi setelah ster mereda, misalnya pada akhir pekan atau pada hari pertama liburan.

Faktor resiko lainnya seperti pola makan dan tidur yang tidak teratur, dapat meningkatkan terjadinya migrain. Diet dan olahraga juga memiliki hubungan terjadinya migrain.

Gejala

Gejala awal migrain dapat dirasakan satu hingga dua hari sebelum sakit kepala itu terjadi. Hal ini dikenal dengan tahap prodrome. Pada tahap ini, gejala yang dialami dapat meliputi depresi, kelelahan, sering menguap, hiperaktif, mudah marah, dan leher terasa kaku.

Pada tahap selanjutnya, Anda akan mengalami gangguan aura. Selama gangguan aura ini, Anda mungkin akan memiliki masalah dengan pengelihatan, sensasi rasa nyeri, gerakan, dan ucapan Anda, misalnya kesulitan berbicara dengan jelas, merasakan kesemutan di area wajah, lengan, atau kaki Anda, melihat bentuk, kilat cahaya, atau titik terang.

Fase selanjutnya fase serangan, ini terjadi 1 jam setelah gangguan aura. Fase seranagn merupakan fase yang paling akut atau berat ketika rasa sakit migrain terjadi. Pada beberapa orang, bisa merasakan rasa sakit seperti tertindih beban berat pada kepala. Pada fase serangan ini, gejala dapat berlangsung sekitar beberapa jam, bahkan beberapa hari. Gejala migrain termasuk:

  • Tingkat kepekaan terhadap cahaya dan suara tinggi
  • Mual dan muntah
  • Pusing hingga pingsan
  • Sakit di satu sisi kepala, baik di sisi kiri, sisi kanan, depan, atau belakang, maupun di pelipis Anda
  • Nyeri kepala berdenyut

Pada anak-anak, gejala migrain yang mereka alami dapat berupa sakit kepala, gejala utamanya berupa mual, muntah, atau pusing.

Setelah fase serangan, seseorang akan sering mengalami fase postdrome. Selama fase ini, biasanya ada perubahan suasana hati dan perasaan, seperti perasaan gembira dan sanagt bahagia, sehingga merasa sangat lelah dan apatis.

Diagnosis

Diagnosis sakit kepala migrain ditentukan berdasarkan riwayat medis pasien dan keluarga secara menyeluruh, dan gejala yang dirasakan pasien. Dokter mungkin juga merekomendasikan Anda untuk melakukan pemeriksaan laboratorium seperti CT scan atau MRI.

Penanganan

Migrain tidak dapat disembuhkan, namun dokter dapat membantu Anda dalam menangani serangan migrain. Dokter akan mempertimbangkan perawatan migrain Anda berdasarkan pada usia Anda, seberapa sering Anda mengalami migrain, jenis migraine yang Anda miliki, seberapa parah rasa sakit dan lamanya rasa sakit yang Anda alami.

Dokter Anda mungkin akan merencanakan perawatan migrain dengan kombinasi dari:

  • Manajemen sters dengan perubahan gaya hidup dan menghindari pemicu migrain.
  • Obat nyeri atau migrain OTC, seperti NSAID yang membantu mencegah migrain dan mengurangi kejadian migrain dan rasa sakit kepala.
  • Resep obat migrain yang diminum segera setelah sakit kepala dimulai, agar tidak menjadi parah.
  • Resep obat untuk membantu mengatasi rasa mual dan muntah
  • Perawatan alternative, termasuk meditasi, atau akupuntur.

Pencegahan

Anda dapat mencegah migrain dengan cara:

  • Mencegah pemicu terjadinya migrain
  • Menjaga pola tidur dan pola makan yang sehat
  • Berhenti merokok
  • Berolahraga secara teratur dapat membantu mengurangi stress dan juga menurunkan berat badan. Para ahli percaya bahwa obesitas berkaitan dengan gejala migrain.
  • Beberapa orang mencegah migrain dengan mengonsumsi suplemen maupun produk herbal

Daftar Pustaka :

  1. Nall R. Everything You Want to Know About Migraine. In : Healthline. 2017
  2. Migraine & Headaches Health Center. Migraine Overview. In : WebMD.
  3. IQWiG (Institute for Quality and Efficiency in Health Care). Migraine: Overview. In : PubMed, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmedhealth/PMH0072557/. 2018

POST A COMMENT

0 Comments