Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Anosmia

Anosmia

Selasa, 28/08/2018 | 21:50 WIB

Penyakit A

Share this article

ANOSMIA

Definisi

Anosmia adalah keadaan dimana seseorang mengalami gangguan pada indera penciuman sehingga tidak bisa membedakan bau. Keadaan ini sangat mengganggu dan dapat mempengaruhi psikis dan kualitas hidup seseorang.

Penyebab Anosmia

Anosmia dapat terjadi karena :

a.  Pukulan keras pada kepala
b.  Kelainan bentuik tulang hidung
c.  Polip yang menghambat saluran pernapasan
d.  Flu yang tidak kunjung sembuh
e.  Zat kimia beracun

Diagnosis Anosmia

Diagnosis penyebab anosmia dilakukan untuk mengetahui penyebab sehingga pengobatan dapat efektif. Pemeriksaan fisik dilakukan oleh dokter pada bagian hidung untuk mendeteksi adanya pembengkakan, peradangan, nanah atau polip. Selain itu dokter akan pengecekan saraf otak dan kondisi mental pasien untuk mengetahui kondisi otak pasien.

Sebagai langkah diagnosis pendukung, pasien dapat menjalani pemeriksaan melalui:

a.  MRI, dilakukan untuk mendeteksi adanya gangguan atau penyakit yang berhubungan dengan otak, terutama pada pasien yang tidak terdeteksi mengalami gangguan pada hidung dan sinus.

b.  CT scan, untuk mendeteksi adanya gangguan sinus, tumor, atau patah pada tulang hidung.

Pengobatan Anosmia

Pengobatan anosmia bergantung kepada penyebabnya. Anosmia dapat disembuhkan dengan pemberian antibiotik jika penyebabnya akibat infeksi hidung dan sinus oleh bakteri. Tetapi anosmia tidak dapat disembuhkan karena cacat lahir.

Bahaya Anosmia

Anosmia bisa membahayakan penderita karena tidak bisa mendeteksi bau, misalnya :

  1. Tidak dapat mencium bau makanan yang sudah rusak atau basi, hal ini dapat menyebabkan keracunan.
  2. Tidak dapat mencium bau gas berbahaya. Saat leluasa menghirup racun yang melayang-layang di udara, sedangkan racun sudah menyusup hingga ke paru-paru
  3. Tidak mencium bau bahan kimia atau bau bahan berbahaya lain
  4. Tidak mampu merasakan aroma makanan sehingga mengalami penurunan nafsu makan.

Daftar Pustaka :

  1. Gaines G. A. Anosmia and hyposmia. Allergy Asthma Proc 2010; 31: 185-9
  2. Rouby C, Danguin TT, Vigouroux M, Ciuperca G, Jiang T, Alexanian J, et all. The lyon clinical olfactory test: Validation and measurement of hyposmia and anosmia in healthy and diseased population. International Journal of otolaryngology 2011; 23:1-9.

POST A COMMENT

0 Comments