Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Penyakit Meniere

Penyakit Meniere

Senin, 27/08/2018 | 10:25 WIB

Penyakit M

Share this article

PENYAKIT MENIERE

Definisi

Penyakit meniere merupakan penyakit terkumpulnya cairan dalam telinga yang dapat menyebabkan vertigo, jenis pusing dimana Anda merasa seolah-olah berputar. Penyakit ini mengambil nama dari seorang dokter Prancis bernama Porsper Ménière, yang memutuskan bahwa gejala tersebut berasal dari telinga bagian dalam, bukan berasal dari otak, seperti yang diyakini kebanyakan orang.

10-150 kasus terjadi setiap 100.000 jiwa. Penyakit ini biasa menyerang orang dengan usia di atas 50 tahun.

Penyebab

Cairan yang menumpuk pada bagian telinga dalam Anda disebut labirin, yang menahan struktur yang membantu pendengaran dan keseimbangan. Cairan ekstra mengganggu sinyal yang diterima otak Anda, menyebabkan vertigo dan masalah pendengaran.

Sampai saat ini belum diketahui bagaimana orang bisa terserang penyakit meniere. Menurut para peneliti, penyakit ini kemungkinan dipengaruhi oleh:

  • Gangguan metabolisme endolimfe (cairan dalam telinga) karena penyumbatan atau struktur abnormal di telinga.
  • Gangguan hormonal
  • Reaksi alergi
  • Trauma pada membran labirin telinga
  • Infeksi virus
  • Sakit kepala migran
  • Autoimun. Terjadi ketika sistem pertahanan tubuh Anda salah menyerang sel yang sehat.

Gejala

Penyakit meniere adalah penyakit progresif, yang artinya penyakit ini akan semakin memburuk dari waktu ke waktu. Fase awal dari gejala penyakit meniere adalah serangan gangguan pendengaran, seperti suara berdenging atau menderu pada telinga. Seiring dengan adanya gejala utama, beberapa orang akan mengalami serangan tiba-tiba seperti:

  • Kehilangan pendengaran, pada kasus yang lebih parah dapat menyebabkan tuli.
  • Mual dan muntah
  • Rasa penuh di telinga
  • Pandangan kabur
  • Keringat dingin dan ritme jantung cepat

Baca juga : Detak Jantung Normal

Serangkaian tes diagnostik dapat memeriksa pendengaran Anda. Tes diagnostik yang mungkin dokter rekomendasikan pada Anda diantaranya:

  • Tes Audiometri: ini termasuk tes untuk mengukur kemampuan Anda untuk membedakan perbedaan antara kata-kata. Metode ini disebut diskriminasi bicara.
  • Electronystagmogram: ENG mengevaluasi keseimbangan Anda. Anda akan ditempatkan di ruang yang gelap dan gerakan mata Anda diperiksa ketika telinga Anda dihembuskan oleh udara dingin dan hangat.
  • Electrocochleography: mengukur tekanan cairan di telinga bagian dalam Anda.
  • Tes pencitraan tambahan: MRI atau CT scan mungkin disarankan untuk mengetahui kemungkinan penyakit lain selain meniere yang telah menyebabkan gangguan dari gejala yang Anda miliki.

Penanganan

Penanganan penyakit meniere memerlukan bantuan dokter spesialis THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan) untuk mengambil tindakan medis yang tepat. Penaganan pertama direkomendasikan oleh dokter seperti obat untuk mengatasi vertigo, dan obat antimual dapat mengurangi muntah.

Perawatan lain yang mungkin dapat direkomendasikan oleh dokter termasuk:

  • Perawatan obat diuretik: untuk mengurangi cairan di telinga Anda, dokter Anda mungkin meresepkan obat diuretik yang menjaga tubuh Anda dari cairan yang tertahan di dalam telinga. Dokter biasanya akan menyarankan Anda untuk diet garam selama meminum obat ini
  • Perawatan obat steroid: jika dokter Anda berpikir Anda memilki masalah sistem kekebalan tubuh, Anda mungkin direkomendasikan meminum obat steroid jangka pendek.
  • Suntikan: suntikan langsung ke telinga dan dapat meringankan vertigo. Prosedur ini dilakukan di ruang dokter, di mana Anda akan diberi injeksi penghilan rasa sakit. Atau dokter mungkin memilih untuk menyuntikan steroid.
  • Apabila obat tidak berpengaruh, penanganan dilanjutkan dengan pembedahan dengan memotong atau menghilangkan bagian telinga dalam, sehingga berhenti mengirim sinyal keseimbangan yang salah ke otak.

Pencegahan

Perubahan gaya hidup dapat membantu mencegah penyakit meniere, diantaranya:

  • Diet rendah garam dan kafein
  • Menghindari rokok dan alkohol

Daftar Pustaka :

  1. Radji, Maksum. Uji Mutagenitas dan Anti Kanker Ekstrak Aseton dan N-Heksana dari Kulit Batang Sesoot (Garcinia picrorrhiza Miq.). Majalah Ilmu Kefarmasian Volume 1, Nomor 2. Halaman 69-78. ISSN : 1693-9883. 2004 (https://scholar.google.co.id)
  2. Utami, Sri. Etiologi Infertilitas pada Pria Akibat dari Mutasi DNA Mitokondria (MtDNA). Jurnal Kesehatan Masyarakat. Fakultas Kedokteran Universitas Maranatha. Volume 9, Nomor 1. Halaman 85-94. 2009 (https://sholar.google.co.id)
  3. Hadjar E, Bashruddin J. Penyakit Meniere. Dalam: Soepardi EA, Iskandar N, Bashruddin J, Restuti RD. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga dan Tenggorokan, Kepala dan Leher. Edisi ke 7; Balai Penerbit FKUI: 2004
  4. Lalwani AL. Vestibular Testing. Dalam: Current Diagnosis and Treatment: otolaryngology, head and neck surery. Edisi ke 2 New York: McGraw Hill. 2007
  5. Marcelena R, Bramantyo. Neuritis Vestibularis. Dalam Kapita Selekta Kedokteran. Edisi ke 4. Jakarta Media Aesculapius; 2014
  6. Blahd W, MD. What Is Meniere's Disease?. In WebMD. 2016

POST A COMMENT

0 Comments