Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Gangguan Tik atau Sindrom Tourette

Gangguan Tik atau Sindrom Tourette

Kamis, 9/08/2018 | 17:04 WIB

Penyakit S

Share this article

Definisi

Tik adalah gangguan pergerakan yang menyebabkan penderita melakuakan gerakan atau suara mendadak dan tidak dapat terkontrol. Tik merupakan sebuah gerakan berulang tidak berirama, yang terjadi tanpa disadari oleh si penderita.

Gangguan tik biasanya paling sering terjadi pada anak-anak antara usia 2 dan 15 tahun. Kurang lebih 3-8 orang per 1.000 anak menderita gangguan ini. Anak laki-laki lebih sering terserang penyakit ini dibandingkan dengan anak perempuan. Biasanya penyakit ini dimulai sebelum usia 18 tahun.

Gangguan tik biasanya berhubungan dengan gangguan lain seperti:

  • Gangguan hiperaktifitas defisit perhatian (ADHD)
  • Gangguan obsesif-kompulsif (OCD)
  • Gangguan belajar (LD)
  • Gangguan tidur
  • Gangguan kecemasan, atau
  • Gangguan mood (terutama serangan kemarahan yang terkait dengan gangguan bipolar)

Penyebab

Dalam beberapa otopsi dilaporkan sebagian besar kelainan terlihat di dalam otak, yaitu ganglia basal yang berfungsi dalam mengonntrol pergerakan. Baru-baru ini, studi MRI otak pada orang dengan sindrom tourette telah menunjukkan beberapa kelainan di daerah otak. Faktor lain yang menyebabkan gengguan tik adalah:

  • Keturunan atau generik

Anak pertama dengan sindrom tourette lebih sering memiliki gangguan tik dan gangguan kompulsif obsesif atau gangguan ADHD. Anak kembar identik lima kali lebih mungkin untuk keduanya memiliki sindrom tourette daripada kembar tidak indentik.

  • Gangguan kekebalan tubuh

Perkembangan gangguan tik terjadi setelah penderita terkena infeksi Streptococcus. Infeksi Streptococcus dapat memicu gangguan autoimun yang dapat menyerang dan merusak ganglia basalis yang melibatkan Syndenham chorea. Penyakit Syndenham chorea merupakan gangguan gerakan yang ditandai dengan beberapa gerakan abnormal, termasuk tik.

Gejala

Beberapa gejala gangguan tik sangat ringan bahkan tidak terlihat.  Ada dua jenis tik:

  • Tik motorik yang melibatkan gerakan, termasuk lengan atau kepala menyentak, berkedip, mulut berkedut, dan mengangkat bahu
  • Tik vokal termasuk, menggonggong atau menjerit, batuk, dengkuran, mengulangi apa yang dikatakan orang lain, berteriak.

Gangguan tik juga dapat menyebabkan msalah dengan kegelisahan, kesulitan belajar seperti disleksia, gangguan obsesif kompulsif dan perilaku yang tidak dapat dikendalikan, seperti mencuci tangan berulang kali.

Diagnosis

Dokter Anda mungkin akan melakukan tes pencitraan otak untuk menyingkirkan kondisi lain yang memiliki gejala seperti tourette. Tes pencitraan otak termasuk:

  • MRI. Menggunakan magnet yang kuat dan gelombang radio untuk memperlihatkan kondisi organ dan struktur di dalam tubuh melalui monitor.
  • CT scan. Merupakan X-ray yang kuat dalam menghasilkan gambar secara detail dari bagian dalam tubuh Anda.

Penanganan

Dalam kebanyakan kasus, pengobatan dengan obat-obatan tidak diperlukan. Namun, jika tingkat keparahan gejala memperngaruhi penyesuaian pasien terhadap lingkungan atau tik dapat sangat menyakitkan atau menghasilkan perilaku yang merugikan diri sendiri, maka percobaan dengan obat mungkin dapat diindikasikan oleh dokter.

Perawatan sindrom tourette juga dapat dilakukan melalui:

  • Terapi sosial
  • Terapi perilaku
  • Apabila tidak membaik, segera konsultasikan ke dokter untuk dilakukan pengobatan


Daftar Pustaka :

  • Park TW, Hyun JP. Tic and Tourette Syndrome and Motor Disorder Korea: College of Medicine, Seoul National University; Hanyang Med Rev; 2016;36:46-54
  • Kaplan HL, Sadock BJ, Grebb JA. Synopsis of Psychiatry. Tangerang: Binarupa Aksara Publishing; 2010
  • Maslim R. Buku Saku Diagnosis Gangguan Jiwa. Jakarta: Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa FK Unika Atmajaya.
  • Bhandari S, MD. Tourette's Syndrome. In : WebMD. 2017
  • Alvarez N, MD. Tourette's Syndrome. In : emedicinehealth. 2018
  • Mayo Clinic Staff. Tourette's Syndrome. In : Mayo Clinic. 2017

POST A COMMENT

0 Comments