Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / First Aid Pingsan

First Aid Pingsan

Kamis, 9/08/2018 | 16:25 WIB

General

Share this article

DEFINISI

Pingsan adalah kondisi dimana kesadaran hilang sementara, dan umumnya terjadi mendadak seingga seringkali menyebabkan seseorang terjatuh. Pingsan atau dalam istilah medis sering disebut sinkop, merupakan kondisi yang dapat dialami semua orang tidak memandang usia dan jenis kelamin. Untuk orang yang berusia di atas 40 tahun pingsan dapat menjadi pertanda adanya masalah kesehatan.

PENYEBAB

Pingsan dapat terjadi karena suplai oksigen dan nutrisi untuk otak yang dibawa oleh darah berkurang. Berkurangnya suplai ini dapat diakibatkan oleh gangguan aliran darah ke otak.

Turunnya tekanan darah dapat terjadi karena beberapa hal antara lain :

1. Gangguan saraf otonom, saraf otonom adalah saraf yang berfungsi secara otomatis, seperti saraf jantung dan aliran darah. Jika saraf otonom yang mengatur jantung terganggu, aliran darah yang membawa suplai oksigen untuk otak juga terganggu, hal ini dapat menjadi salah satu penyebab pingsan.

2. Turunnya tekanan darah secara mendadak, dapat terjadi karena terlalu lama berdiri, perubahan posisi tubuh yang terlalu cepat seperti berdiri tiba-tiba dari posisi tidur atau duduk, dehidrasi dan penggunaan obat antihipertensi.

3. Kurangnya asupan glukosa, glukosa merupakan sumber energi bagi otak, kurangnya asupan glukosa akan menurunkanfungsiotak, dan merupakan salah satu faktor pemicu pingsan

Tidak semua orang yang mengalami pingsan memiliki masalah kesehatan. Sehingga penanganan pingsan pada orang yang tidak memiliki masalah kesehatan tidak memerlukan penanganan khusus.

TANDA DAN GEJALA

Beberapa tanda dan gejala seseorang akan pingsan atau hilang kesadaran adalah:

1. Letih dan lesu secara mendadak

2. Timbul rasa kantuk yang sangat berat

3. Keseimbangan tubuh terganggu

4. Pandangan kabur

5. Telinga berdengung

Umumnya penderita akan kembali sadar dalam waktu kurang dari 5 menit, dan setelah sadar, orang tersebut akan merasa lemas dan hilang ingatan sesaat.

PENANGANAN

Prinsip penanganan pingsan adalah dengan cara meningkatkan aliran darah ke otak sehingga kebutuhan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan otak terpenuhi. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk penanganan pingsan.

1. Pastikan saluran pernapasan tidak terhambat

2. Posisikan orang yang pingsan dalam keadaan berbaring, kendurkan pakaian seperti ikat pinggang atau kancing jika dirasa dapat menghambat aliran darah.

3. Angkat atau posisikan kaki penderita lebih tinggi dari letak jantung dan pastikan posisi kaki tetap lurus.

4. Beri rangsangan seperti pijatan lembut atau wangi-wangian.

5. Umumnya orang yang pingsan akan sadar kurang dari 5 menit.

6. Setelah sadar biarkan penderita tetap pada posisi berbaring untuk beberapa saat, berikan air putih atau larutan gula bila perlu untuk memulihkan energi

7. Jika tidak kunjung sadar, hubungi tenaga medis terdekat.

PENCEGAHAN

Pingsan dapat dicegah dengan cara menghindari faktor penyebab pingsan, berikut adalah tips untuk terhindar dari pingsan:

1. Pastikan asupan makanan sebagai sumber energi terpenuhi sebelum menjalankan rutinitas sehari-hari.

2. Hindari perubahan posisi tubuh mendadak yang dapat menyebabkan turunnya aliran darah dari kepala.

3. Segera duduk atau berbaring secara perlahan jika merasakan tanda dan gejala pingsan.

4. Kenali tanda dan gejala pingsan


Daftar Pustaka

  • Freeman R. Syncope. Dalam : Longo DL, Kasper DL, Jameson JL, Fauci AS, Harrison Principle of Internal Medicine. 18th Edition. New York : McGraw Hill; 2012
  • Pingsan : Ketahui Gejala dan Penanganannya. Diakses dari http://tbmmpanacea.fk.ugm.ac.id pada tanggal 27 Juli 2018.

POST A COMMENT

0 Comments