Silahkan Input Ratting Terlebih Dahulu

×

Anda sudah Mendapatkan Voucher sebelumnya

×
Home / Trauma Uretra Saluran Kencing

Trauma Uretra Saluran Kencing

Senin, 6/08/2018 | 17:34 WIB

Penyakit T

Share this article

DEFINISI

Uretra adalah saluran yang menghubungkan kandung kemih ke luar tubuh. Pada wanita uretra hanya berperan sebagai saluran pembuang urin sedangkan pada pria uretra berperan sebagai saluran pengeluaran air mani. Trauma uretra merupakan cedera yang terjadi pada bagian saluran kelamin. Penyakit ini lebih sering terjadi pada laki-laki daripada perempuan.

PENYEBAB

Trauma uretra terjadi karena adanya cedera internal maupun eksternal, diantaranya : terpukul, tertendang, cedera akibat jatuh, kecelakaan, luka akibat benda tajam, pemasangan kateter, tindakan operasi transureta.

FAKTOR DAN RESIKO

Berikut beberapa faktor yang menyebabkan meningkatnya resiko trauma uretra diantaranya : mengalami uretritis (pembengkakan dan iritasi di uretra), pembengkakan prostat, pernah memasang kateter (selang kecil fleksibel yang dimasukkan ke dalam tubuh untuk mengalirkan air seni ke kandung kemih), dan memiliki satu atau lebih jenis infeksi menular seksual.

TANDA DAN GEJALA

Tanda dan gejala dari trauma uretra adalah kencing berdarah, ketidakmampuan berkemih, memar, nyeri perut bagian bawah, shock karena pendarahan, urin berwarna gelap, merasa terbakar atau nyeri pada saat buang air kecil, adanya darah di air mani atau urin.

DIAGNOSIS

Pemeriksaan radiologi memiliki peran penting dalam diagnosis trauma uretra. Diagnosis cepat dengan mengingat trias gejala darah di meatus uretra, retensi urin akut, dan ketidakmampuan berkemih menjadi pedoman untuk pemeriksaan lebih lanjut. Prosedur diagnostik yang paling sering dilakukan yaitu RUG (Retrograde Uretrografi).

PENGOBATAN

Penanganan dari trauma uretra harus dilakukan oleh dokter. Apabila trauma yang terjadi tidak terlalu berat, maka akan dipasang kateter ke dalam ureter sehingga tidak perlu dilakukan pembedahan. Namun, apabila trauma yang terjadi memerlukan pembedahan salah satu penanganannya yaitu dengan operasi sistostomi.


DAFTAR PUSTAKA :


POST A COMMENT

0 Comments